Sayuran Produksi Warga Jakarta Tembus Pasar Modern
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Sayuran Produksi Warga Jakarta Tembus Pasar Modern

Selasa, 21 Juli 2020 | 10:17 WIB
Oleh : HS

Jakarta, Beritasatu.com - Kecenderungan masyarakat perkotaan mengikuti pola hidup sehat dan mengonsumsi hasil pertanian organik mendorong pertanian perkotaan sebagai salah satu cara mendekatkan produsen ke konsumen. Untuk itulah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta. Hasil dari pelatihan tersebut mulai terlihat dengan hadirnya beragam komoditas hidroponik di pasaran.

Sebut saja Suku Dinas KPKP Kota Administrasi Jakarta Selatan memfasilitasi produk pertanian perkotaan model hidroponik yang dihasilkan Karang Taruna Kelurahan Kebon Baru masuk pasar modern. "Untuk menembus pasar modern pastinya sudah memenuhi syarat ketat dari pihak pasar modern," kata Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan Hasudungan Sidabolak.

Produk pertanian hidroponik yang dihasilkan Karang Taruna Kelurahan Kebon Baru berupa aneka sayuran organik seperti selada, pakcoy, bayam dan kangkung. Sayuran organik hidroponik tersebut dikembangkan melalui program pertanian perkotaan yang digalakkan di Kelurahan Kebon baru selama masa pandemi Covid-19.

Baca : Makin Diminati, Hidroponik Jadi Alternatif Pasokan Sayuran di Jakarta

Kini produk tersebut dipasarkan di Galael Tebet, salah satu pasar modern di kawasan Tebet. Produk para pemuda itu masuk pasar modern dengan merek dagang "New Garden Hydro". Tim "New Garden Hydro" dapat memanen 10-15 kilogram (kg) sayuran tiap panen. "Diharapkan prestasi ini dapat memacu petani kota lain yang bertani dengan sistem hidroponik atau organik di lahan sempit agar semakin semangat bercocok tanam," kata Hasudungan.

Tetap Produktif
Bagi Lurah Kebon Baru Fadhila Nursehati, keberhasilan produk hidroponik Karang Taruna menembus pasar modern ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi para pemuda dan warga lainnya untuk tetap produktif walaupun dalam kondisi keterbatasan lahan dan masa PSBB Transisi.
"Apalagi saat masa pandemi seperti ini diharapkan bisa membantu warga yang terdampak ekonominya," kata Fadhilah.

Untuk meningkatkan kualitas produk sayuran organik, penyuluh pertanian dari KPKP Kecamatan Tebet akan terus mendampingi tim "New Garden Hydro" dari Karang Taruna Kebon Baru.
Bukan hanya di Jakarta Selatan, Kelompok Tani Wanita (KTW) RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pun telah memanen sayuran hasil budidaya secara hidroponik dan konvensional.
​​​​​​"Sebanyak 40 kilogram sayuran sawi dipanen oleh anggota kelompok," kata Lurah Sunter Agung, Danang Wijanarko.

Panen itu berasal dari budidaya hidroponik sebanyak 30 kilogram dan budidaya di lahan sebanyak 10 kilogram. Hasil panen tersebut langsung dikirim kepada warga yang sudah memesan. Hasil penjualannya digunakan untuk pengembangan KTW RW 05 dan kas kelompok.
Kegiatan ini merupakan keberhasilan masyarakat dalam merancang ketahanan pangan keluarga dan wilayahnya di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Dengan keberhasilan panen ini, Danang berharap warga terus mengembangkan pola ketahanan pangan di wilayahnya. Pemerintah kelurahan telah berkoordinasi dengan Sudin KPKP Jakarta Utara. Rencananya KTW RW 05 juga akan diberikan pelatihan budi daya ikan dalam ember (budidakber).

Sebagai kota metropolitan yang makin padat dan lahan terasa sempit, tak akan pernah terlihat hamparan lahan pertanian dan perkebunan di Jakarta. Tetapi dengan teknologi dan model budidayanya yang khas, beragam produk kebutuhan dapur potensial dihasilkan warganya di tengah keterbatasan aktivitas publik akibat wabah.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Makin Diminati, Hidroponik Jadi Alternatif Pasokan Sayuran di Jakarta

Sepanjang 2016-2018 DKI sudah mencetak 600 kader melalui program penghijauan gang kota.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Tak Semua Warga Bekasi Patuhi Protokol Kesehatan

Pemkab Bekasi mendukung rencana Gubernur Jawa Barat menerapkan sanksi denda berupa uang bagi warga yang abai mengenakan masker.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Lolos Masa Uji Coba, Mitra 10 Bogor Beroperasi Normal

Setelah sepekan menjalani masa uji coba, Mitra 10 yang sempat menjadi klaster penyebaran Covid-19 di Kota Bogor kembali beroperasi normal

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Ikappi DKI Catat 305 Pedagang DKI Positif Covid-19

Ikappi menilai peningkatan jumlah positif Covid-19 tersebut disebabkan karena minimnya edukasi dan perlindungan terhadap pedagang pasar.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

DPRD Siap Kawal Bantuan Uang Pangkal Siswa Tak Lolos PPDB DKI

Tidak ada alasan pemerintah DKI tidak bisa menggratiskan biaya sekolah. Di daerah lain, pemerintah daerahnya menggratiskan sekolah swasta seperti di Brebes.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Ruko 4 Lantai di Tanjung Duren Terbakar

Sebanyak 23 unit mobil pemadam kebakaran dan kendaraan pendukung dikerahkan untuk memadamkan api.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

DKI Siapkan Uang Pangkal Siswa Tak Lulus PPDB Sebesar Rp 247 Miliar

Siswa yang gagal masuk sekolah negeri dan layak mendapatkan bantuan uang pangkal karena terdampak Covid-19 sebanyak 85.508 siswa.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Pedagang Positif Covid-19, Pasar Asem Reges Ditutup Sementara

Pasar Asem Reges, Jakarta Barat ditutup untuk sementara waktu setelah satu orang pedagang positif terpapar Covid-19.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Pemkot Bogor Masif Sosialisasi Protokol Kesehatan

Dedie melihat, semakin aktivitas dilonggarkan, berarti protokol kesehatan harus lebih diintensifkan guna mencegah penularan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020

Pelanggaran-pelanggaran Ini Jadi Prioritas Ditindak saat Operasi Patuh Jaya

Operasi Patuh Jaya akan digelar mulai tanggal 23 Juli sampai 5 Agustus 2020.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS