Telusuri Jejak Korban dan Pelaku, Polisi Cek Ulang TKP Tewasnya Editor Metro TV

Telusuri Jejak Korban dan Pelaku, Polisi Cek Ulang TKP Tewasnya Editor Metro TV
Ilustrasi (Foto: Beritasatu.com)
Bayu Marhaenjati / JAS Sabtu, 11 Juli 2020 | 19:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim gabungan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya, kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jenazah Editor Metro TV Yodi Prabowo, di pinggir tembok Jalan Tol JORR, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Polisi membawa anjing pelacak untuk menelusuri atau merunut jejak korban dan pelaku.

"Kami melakukan pengecekan TKP ulang sehubungan dengan informasi awal hasil autopsi dari korban. Jadi kami koordinasi dengan Mabes Polri Baharkam, Polda, kemudian Polsek. Intinya kami cek ulang, merunut bagaimana korban maupun diduga pelaku pada saat kejadian," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto, Sabtu (11/7/2020).

Dikatakan Irwan, anjing pelacak Tim K-9 Baharkam Polri menelusuri jejak menggunakan sampel barang bukti pisau dan baju korban.

"Jadi kami lihat informasi dari tim K-9, anjing pelacak, kami mengambil sampel dari dua barang bukti. Yang pertama dari alat diduga yang digunakan oleh pelaku yaitu pisau. Kemudian baju korban. Jadi nanti hasilnya seperti apa, kami informasikan lebih lanjut," ungkapnya.

Irwan menyampaikan, penyidik tim gabungan telah memeriksa atau meminta keterangan 16 saksi dari rekan kerja, kerabat, dan keluarga korban.

"Kami tim gabungan dari Polda, Polres, maupun Polsek, itu sekitar 16 saksi. Ada beberapa saksi diperiksa oleh Polda, Polres, maupun oleh Polsek," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Yodi Prabowo yang berprofesi sebagai Editor Metro TV ditemukan meninggal dunia, di pinggir tembok Jalan Tol JORR, Jalan Raya Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.45 WIB, Jumat (10/7/2020). Korban ditemukan dalam kondisi telungkup, masih mengenakan helm sepeda motor, jaket hijau, celana panjang warna hitam, tas, dan sepatu.

Berdasarkan hasil autopsi sementara, korban meninggal dunia akibat luka tusuk di dada kiri yang mengenai jantungnya. Korban juga diduga dianiaya menggunakan benda tumpul.

Dugaan sementara, Yodi merupakan korban pembunuhan. Polisi pun menemukan sebilah pisau dapur, diduga alat yang digunakan pelaku untuk menusuk korban.



Sumber: BeritaSatu.com