Dua Penumpang KRL Asal Bogor Positif Covid-19

Dua Penumpang KRL Asal Bogor Positif Covid-19
Ilustrasi "swab test". (Foto: Antara)
Vento Saudale / JAS Kamis, 9 Juli 2020 | 12:47 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Dalam dua pekan terakhir Pemkot masif melakukan tes Covid-19 di Stasiun Bogor. Dari 1.056 penumpang yang sudah menjalani swab test, dua orang warga Bogor diketahui positif Covid-19.

Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan, setiap pekan pemkot akan melakukan swab test di stasiun. Hal itu dilakukan untuk memonitor tingkat kerentanan penularan Covid-19 antarpenumpang di moda kereta rel listrik (KRL).

“Hal ini dilakukan Pemerintah Kota Bogor untuk menjadi bahan pertimbangan mengenai kebijakan pengaturan penumpang di dalam gerbong,” kata Bima Arya, Rabu (8/7/2020) petang.

Untuk stasiun sendiri, kata Bima Arya, merupakan salah satu titik yang selalu dipadati oleh warga. Hal itu yang kemudian menjadi antisipasi lebih Pemkot Bogor. Makanya itu, perlu diintensifkan swab test di stasiun maupun tempat yang memiliki tingkat keramaian tinggi.

Berdasarkan data Dinkes Kota Bogor, pada Jumat 26 Juni 2020, sebanyak 856 penumpang KRL Commuter Line mengikuti rapid test massal di Stasiun Bogor dan Stasiun Bojonggede. Rinciannya, 500 penumpang di Stasiun Bogor dan 356 penumpang di Stasiun Bojonggede.

Dari jumlah tersebut, terdapat 8 orang reaktif dari Stasiun Bogor dan 7 orang dari Stasiun Bojonggede. Mereka kemudian menjalani swab test untuk memastikan positif atau negatif covid-19.

“Dari 15 orang reaktif itu, 2 orang dilaporkan Pemprov Jabar positif. Satu orang warga Cibinong dan satu orang warga Bojong Gede. Keduanya terdeteksi saat mengikuti tes Covid di Stasiun Bojonggede,” kata Kadinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno.

Selasa kemarin, Pemkot Bogor pun melakukan swab test di Stasiun dengan mengambil 200 sampel. Retno menjelaskan, saat ini sampel-sampel tersebut sudah diserahkan untuk diperiksa di laboratorium dan hasilnya satu pekan kemudian.



Sumber: BeritaSatu.com