Pemkot Tangerang Siapkan Stimulus untuk Pelaku UMKM

Pemkot Tangerang Siapkan Stimulus untuk Pelaku UMKM
Pemkot Tangerang menyiapkan rencana pemberian stimulan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). (Foto: Beritasatu Photo / Chairul Fikri)
Chairul Fikri / FER Minggu, 5 Juli 2020 | 23:17 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berupaya mendorong perekonomian masyarakat khususnya kalangan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Baca Juga: Layanan Konsultasi Bantu UMKM Naik Kelas

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang, Teddy Bayu Putra mengatakan, stimulus yang disiapkan berupa pemberian bantuan materi dan pelatihan bagi para pelaku UMKM. Stimulus tersebut, diharapkan bisa mendorong kalangan pelaku UMKM tetap bertahan di tengah himpitan pandemi Covid-19.

"Dalam masa pandemi ini, program kami bagi pelaku UMKM adalah dengan memfasilitasi akses permodalan, memfasilitasi pelaku UMKM dengan marketplace, melakukan pelatihan daring (online) dan pendampingan pelaku UMKM," ungkap Teddy, di Tangerang, Minggu (5/7/2020).

Sementara itu, Kepala Bidang UKM Kota Tangerang, Katrina Iswandari menjelaskan, pendataan pelaku UMKM di Kota Tangerang akan segera dilakukan.

Baca Juga: Ganjar Ajak UMKM Bangkitkan Ekonomi

"Kita menargetkan pendataan bagi pelaku UMKM selesai di bulan Juli 2020 ini. Pendataan bertujuan untuk validasi data serta rencana penyaluran dana stimulus. Berkoordinasi dengan Dinas Kominfo, kami menyiapkan aplikasi berbasis digital untuk memudahkan pendataan," jelas Katrina.

Menurut Katrina, berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang, hingga kini sudah ada 302 pelaku UMKM yang diberikan pelatihan, termasuk pelatihan pemasaran dengan metode daring.

"Setelah mereka di berikan pelatihan, langkah selanjutnya adalah melakukan evaluasi dan pengawasan kepada pelaku UMKM sehingga materi yang diberikan bisa dipraktekan. Kami juga melakukan pengawasan terhadap mereka yang telah ikut serta, untuk melihat potensi bisa berkembang atau tidak. Sebagai modal awal, mereka diberikan peralatan komputer untuk memasarkan produk yang dihasilkannya," tandas Katrina.



Sumber: BeritaSatu.com