Wagub Pastikan Aturan Pelarangan Kantong Plastik Berjalan Baik

Wagub Pastikan Aturan Pelarangan Kantong Plastik Berjalan Baik
Pengunjung mall menggunakan kantong plastik ramah lingkugan saat berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat, Rabu, 1 Juli 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Yustinus Paat / FER Minggu, 5 Juli 2020 | 20:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) memastikan, pelarangan kantong plastik sekali sekali pakai berjalan dengan baik di mal, toko swalayan dan pasar rakyat.

Baca Juga: Gunakan Kantong Plastik Sekali Pakai, Ini Sanksinya

Para pengelola dan pedagang, umumnya sudah mematuhi ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Pengguaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan dan Pasar Rakyat.

Hal ini disampaikan Ariza seusai meninjau pusat perbelanjaan, yaitu Mal Senayan City dan Mal FX Sudirman, serta pasar Bendungan Hilir yang dikelola oleh BUMD Perumda Pasar Jaya, pada Minggu (5/7/2020).

Baca Juga: Hanya 25% Sampah Plastik yang Laku Dijual

"Tadi juga saya ke tempat-tempat perbelanjaan untuk memastikan (pelaksanaan) Pergub Nomor 142/2019 tentang penggunaan kantong ramah lingkungan, untuk tidak lagi menggunakan plastik. Alhamdulillah tadi kami cek di beberapa tempat, dilaksanakan dengan baik,” ujar Ariza.

Sebagai informasi, Pergub Nomor 142 Tahun 2019 ini resmi berlaku sejak 1 Juli 2020 lalu dan ditujukan kepada dua subjek, yaitu pertama pemilik toko swalayan dan pedagang serta kedua, pengelola pusat perbelanjaan (mal) dan pasar.

Baca Juga: Anies Harap Jakarta Semakin Bersih

Ariza meminta agar kedua subjek tersebut dapat melaksanakan ketentuan dalam Pergub Nomor 142 Tahun 2019 dengan tertib dan disiplin sehingga, seluruh komponen di dalam pusat perbelanjaan, baik pengelola mal, pasar, pertokoan, toko modern, ritel hingga pasar rakyat, menggunakan kantong ramah lingkungan dan tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai.

"Jadi ketentuannya harus disiapkan oleh kios, oleh pedagang, yang dapat diperoleh oleh pengunjung. Alhamdulillah tadi sudah dilaksanakan,” pungkas Ariza.



Sumber: BeritaSatu.com