20 Pekerja Swalayan Mitra 10 Bogor Positif Covid-19

20 Pekerja Swalayan Mitra 10 Bogor Positif Covid-19
Mitra 10. (Foto: Dok Mitra 10)
Vento Saudale / HS Minggu, 5 Juli 2020 | 10:32 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Pekerja swalayan (toko bangunan) Mitra 10 yang terinfeksi Covid-19 bertambah 5 orang. Dengan demikian, klaster pekerja Mitra 10 yang terkonfirmasi positif berjumlah 20 orang.

"Bertambah 5 kasus dari klaster Mitra 10. Tiga warga Kota Bogor dan dua warga Kabupaten Bogor. Jadi kalau kita bicara klaster totalnya 20 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno, Minggu (5/7/2020).

Berdasarkan laporan Dinkes Kota Bogor, rincian pekerja yang terpapar yakni 11 karyawan bagian pengadaan (supplier) yang merupakan warga Kota Bogor dan dua anggota keluarganya yang kontak erat. Sisanya, tujuh karyawan yang berdomisili di Kabupaten Bogor.

"Yang domisili Kabupaten Bogor, saya sudah diberikan assessment untuk alihkan ke Pemkab Bogor. Kalau dari pengunjung sudah ada beberapa kita swab, tidak ada yang positif," jelasnya.

Dengan terus bertambahnya kasus positif Covid-19 dari klaster tersebut, pihaknya belum dapat merekomendasikan agar toko kembali beroperasi sampai seluruh hasil spesimen tes swab keluar.
"Belum diperkenankan buka. Sampai saya pastikan semua hasil tes swab keluar. Sekarang masih menunggu 18 spesimen lagi yang hasilnya belum keluar," tutup Retno.

Pertengahan Juni lalu, Pemkot Bogor melalui Dinkes melakukan tes swab terhadap 73 pekerja swalayan Mitra 10 yang berada di Jalan Soleh Iskandar. Hal itu dilakukan setelah tiga orang pada awal Juni diketahui positif terinfeksi Covid-19.
Selain meminta untuk menutup Mitra 10, Bima juga meminta rekaman kamera pengamat (circuit closed television/CCTV) yang ada di toko untuk melakukan pemantauan apakah protokol kesehatan sudah dijalankan dan melakukan tracing lebih lanjut.

Sementara, di Kabupaten Bogor dilaporkan terdapat enam penambahan kasus baru dan satu orang positif meninggal dunia. Berdasarkan data, Sabtu (4//7/2020), jumlah pasien positif bertambah enam orang.

“Dari enam kasus baru, lima orang berasal dari Cibinong dan satu asal Bojonggede. Hingga saat ini, jumlah pasien positif aktif menjadi 248 kasus,” kata Ketua Gugus Tugas Kabupaten Bogor, Ade Yasin.

Selain bertambah kasus positif baru, dilaporkan juga satu pasien positif meninggal dunia, yakni lak-laki 55 tahun asal Cibinong. Dengan penambahan satu kasus baru itu, jumlah pasien positif meninggal 19 orang. Untuk kasus positif sembuh tidak ada penambahan. Laporan terkini berjumlah 113 orang.



Sumber: BeritaSatu.com