Sistem Ganjil-Genap Belum Berlaku

Sistem Ganjil-Genap Belum Berlaku
Ilustrasi sistem ganjil genap (Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)
Yustinus Paat / FMB Senin, 8 Juni 2020 | 12:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan bahwa sistem ganjil genap untuk kendaraan roda empat dan roda dua belum berlaku di masa PSBB transisi ini. Pemberlakuan sistem ganjil-genap tersebut, kata Anies, setelah ditetapkan dalam Keputusan Gubernur sebagaimana amanat Peraturan Gubernur Nomor 51 Tahun 2020.

"Bila ganjil-genap dilakukan maka akan ada Surat Keputusan Gubernur. Selama belum ada Surat Keputusan Gubernur, maka tidak ada ganjil-genap," ujar Anies saat meninjau langsung pelaksanaan PSBB Masa Transisi di Terowongan Kendal, Jakarta Pusat, pada Senin (8/6/2020).

Anies mengatakan pemberlakuan sistem ganjil-genap tergantung situasi dan kondisi jumlah kasus Covid-19 dan tingkat penularan Covid-19 di Jakarta ke depannya. Menurut Anies, ganjil-genap diberlakukan nanti untuk mengendalikan pergerakan orang jika kasusnya Covid-19 di Jakarta kembali meningkat.

"Kebijakan itu (ganjil-genap) dilakukan jika dipandang perlu ada pengendalian jumlah penduduk di luar rumah, karena ternyata yang keluar rumah lebih banyak daripada yang bisa dikendalikan. Jadi selama belum ada kondisi yang mengharuskan pengendalian jumlah penduduk di luar dan selama belum ada Surat Keputusan Gubernur, maka tidak ada Ganjil-Genap," tegas Anies.

Meskipun ganjil-genap sudah diatur dalam Pergub 51 Tahun 2020, kata Anies, bukan berarti otomatis digunakan. Ganjil-genap diberlakukan, jika kasus Covid-19 kembali meningkat di PSBB.

"Sama seperti PSBB. Bila wabahnya ternyata meningkat, jumlah kasus bertambah, maka diterapkan PSBB. Jadi bukan berarti kalau ada dalam aturan pasti dilaksanakan, pasti digunakan," pungkas Anies.



Sumber: BeritaSatu.com