PNS Muda DKI Diminta Jadi "Relawan" Virus Corona, yang Menolak Dikenakan Sanksi

PNS Muda DKI Diminta Jadi
Petugas medis saat melakukan rapid test di Unit Pelayanan Kesehatan DPR Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 6 April 2020. Rapid test yang diikuti sejumlah karyawan untuk pencegahan penyebaran virus corona atau COVID-19. (Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono)
Hotman Siregar / FMB Selasa, 7 April 2020 | 18:12 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatakan ada sebanyak 146 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diminta Pemprov untuk menjadi relawan dalam penanganan pandemi global virus corona (Covid-19).

Kepala Badan Kepegawaian DKI Jakarta Chaidir membenarkan hal ini. Dia menyebut permintaan relawan corona itu datang dari dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta yang kekurangan tenaga dalam menghadapi penyebaran penyakit menular.

"Kemarin Dinas Kesehatan minta tenaga ada 164 tenaga yang dibutuhkan,"kata Chaidir saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Chaidir mengaku, pihaknya sudah menerbitkan surat kepada para relawan dari unsur PNS ini. Ia menegaskan, bagi yang menolak bakal dikenakan sanksi karena dianggap tak loyal.

Sanksi administrasi itu sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 mengenai kesanggupan Pegawai Negeri Sipil untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan kedinasan yang apabila tidak ditaati atau dilanggar dijatuhi hukuman disiplin.

"Yang menolak nanti akan diberikan sanksi PP 53. Mereka tidak loyal atas dedikasi. Saya pun masuk terus sebagai pegawai negeri," ujar Chaidir.

Chaidir menyebut para relawan ini nantinya ditempatkan di seluruh rumah sakit di Jakarta. Mereka nanti yang akan melakukan entry data pasien.

"Mereka bagian data admin. Bukan buat obat," ucapnya.

Adapun PNS yang diminta menjadi relawan ini adalah pegawai Pemprov DKI yang baru lulus tes pada tahun 2020 ini yang sebagian besar dari mereka adalah anak-anak muda. Sedangkan PNS yang sudah berumur dan memiliki riwayat penyakit tak diikutsertakan menjadi relawan penangan wabah ini

"Usia muda semua yang dipakai yang muda, belia, energik yang siap kerja, sehat, fit. Untuk bertugas membantu data, mem-backup para petugas paramedis yang berjuang di garda terdepan," tutupnya.

Kasus positif corona di Jakarta terus meningkat setiap harinya, pada Senin (6/4/2020) jumlahnya sudah mencapai 1.268 orang. Jumlah tersebut mengalami kenaikan 125 kasus dari sehari sebelumnya yang memiliki total 1.143.



Sumber: BeritaSatu.com