Pimpinan Proyek Pastikan Pompa Bulak Cabe Beroperasi 24 Jam

Pimpinan Proyek Pastikan Pompa Bulak Cabe Beroperasi 24 Jam
Pompa Bulak Cabe, Cilincing, Jakarta Utara. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Yustinus Paat / FER Rabu, 26 Februari 2020 | 22:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pompa Bulak Cabe dipastikan beroperasi dengan baik. Tergenangnya area Cilincing, Jakarta Utara, disebabkan oleh curah hujan ekstrem yang terjadi selama 23-26 Februari 2020.

Anies: Seluruh Wilayah Genangan Sudah Surut

"Kondisi hujan ekstrem yang terjadi di beberapa wilayah Jakarta membuat area Cilincing tergenang,” kata pimpinan proyek Pompa Bulak Cabe, Guntur Gultom, saat dikonfirmasi Beritasatu.com, di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Guntur menyesalkan sikap warga yang menuding pompa menjadi penyebab banjir di wilayah tersebut. Guntur mengatakan, Rumah Pompa Bulak Cabe berkapasitas 7250 liter per detik.

Artinya, kata Guntur, dalam satu jam pompa air mampu memindahkan air 26.000 meter kubik (m3). Seluruh pompa bahkan beroperasi selama 24 jam tanpa henti.

Ini Upaya Menteri Basuki Antisipasi Banjir Jakarta

"Namun air yang datang ekstrem jumlahnya, sehingga dibutuhkan waktu untuk mengeringkannya,” ujar Guntur.

Guntur menegaskan, perusakan rumah pompa bukan solusi banjir surut. Pihaknya meminta warga bersabar sampai seluruh air yang ada di kali Cakung lama bisa dikeringkan dengan Pompa Bulak Cabe tersebut.

"Merusak fasilitas Rumah Pompa Bulak Cabe bukan solusi, tetapi akan menambah masalah bagi masyarakat itu sendiri dengan semakin lamanya pemukiman mereka tergenang, akibat pengerusakan fasilitas penanggulangan banjir Pompa Bulak Cabe,” tegas Guntur.



Sumber: BeritaSatu.com