Dianggap Penyebab Banjir, Aeon Mall JGC Dirusak Massa

Dianggap Penyebab Banjir, Aeon Mall JGC Dirusak Massa
Anggota kepolisian melakukan pengamanan dan pembubaran terhadap sejumlah warga yang melakukan tindakan perusakan di kawasan Aeon Mall Jakarta Garden City (JGC), Cakung Jakarta Timur, Selasa (25/2/2020). ( Foto: Ist )
Carlos Roy Fajarta / FMB Selasa, 25 Februari 2020 | 12:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Massa melakukan perusakan di sekitar Aeon Mall kawasan Jakarta Garden City (JGC), Kecamatan Cakung, Kota Jakarta Timur pada Selasa (25/2/2020) karena mal tersebut dianggap sebagai penyebab banjir.

Pihak Polres Metro Jakarta Timur mengerahkan setidaknya 100 personel gabungan polres, polsek dan BKO Brimob Polda Metro Jaya untuk mengendalikan massa.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo menyebutkan bahwa telah terjadi perusakan oleh sejumlah massa di sekitar Aeon Mal.

"Warga merasa perumahan di sekitar JGC ini menimbulkan banjir di permukiman mereka. Kita sudah amankan warga yang melakukan perusakan. Ada perwakilan dari warga yang sedang bernegosiasi dengan pihak pengembang," ujar Hery.

Ia menyebutkan kondisi Aeon Mall saat ini sudah berangsur-angsur kondusif, sudah tidak ada lagi kerusuhan di dalam area mal.

"Kami dari kepolisian menerjunkan 100 anggota kepolisian baik dari polres, polsek, dan bantuan dari Brimob Polda Metro," tambahnya.

Lebih lanjut Hery menjelaskan jumlah warga yang diamankan masih didata oleh anggota kepolisian yang masih berada di sekitar lokasi pengrusakan.

"Data kerusakan ada beberapa kios dipecahkan, kemudian ada pula rambu-rambu di jalan dicabut oleh massa, kita masih hitung jumlah kerusakannya. Penjarahan tidak sempat terjadi," lanjut Hery.

Dikatakannya massa sebagian besar sudah membubarkan diri, ada perwakilan masyarakat bersama kelurahan dan kecamatan untuk berbicara dengan pengembang.

"Pusat perbelanjaan masih buka dan berjalan normal. Korban luka kita belum mendapatkan data. Kerugian masih kita kalkulasikan," tandas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo.



Sumber: BeritaSatu.com