2.000 Personel Gabungan Amankan Aksi Demo PA 212

2.000 Personel Gabungan Amankan Aksi Demo PA 212
Ilustrasi polisi. ( Foto: BeritaSatu Photo/Danung Arifin )
Bayu Marhaenjati / JAS Jumat, 21 Februari 2020 | 13:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya dan TNI, telah siap mengamankan rencana aksi unjuk rasa massa Persaudaraan Alumni (PA) 212, di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat siang ini. Sekitar 2.000 personel diturunkan untuk melakukan pengamanan di lokasi.

"Kesiapan pengamanan dari Polda Metro Jaya bersama teman-teman dari TNI dan Polres Jakarta Pusat, sudah siap, dengan kekuatan sekitar 2.000 personel yang kita turunkan untuk kesiapan pengamanan siang nanti," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/2/2020).

Dikatakan Yusri, rencananya aksi bertajuk, "Berantas Mega Korupsi, Selamatkan NKRI", itu akan digelar di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta Pusat, usia Salat Jumat.

"Pelaksanaan kegiatan setelah Salat Jumat, dan memang dalam pemberitahuan kemarin sampai dengan pukul 18.00 WIB. Hasil koordinasi, ini kegiatan yang damai menurut korlip yang ada. Intinya adalah Polri dalam hal ini siap mengawal dan mengamankan kegiatan ini sampai selesai sesuai yang diatur Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang penyampaian pendapat di muka umum, batas waktu pukul 18.00," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, pengalihan arus bersifat situasional, bergantung jumlah massa yang menyampaikan pendapat apakah memang harus sampai menutup jalan.

"Penutupan jalan situasional, kalau memang harus dengan penutupan, kita siapkan titik-titik pengalihan arus, personel sudah kita atur. Ini bukan baru, sering dilakukan penyampaian pendapat di muka umum, di Monas. Apapun sudah kita siapkan, situasional, kita lihat situasi bagaimana perkembangan di lapangan," katanya.

Menyoal ada berapa estimasi jumlah massa yang akan turun ke jalan, Yusri menyampaikan, diperkirakan tidak sampai 2.000 orang. "Nggak sampai 2.000, 1.000 sampai 2.000 orang," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com