Anies Imbau Warga di Bantaran Sungai Waspada Banjir

Anies Imbau Warga di Bantaran Sungai Waspada Banjir
Foto udara suasana wilayah bantaran sungai Ciliwung di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Minggu (5/1/2020). Rencana pembangunan tanggul normalisasi atau naturalisasi yang menjadi program Gubernur Anies Baswedan hingga saat ini belum mencapai target yaitu hanya 16,19 km dari total 33,69 km dikarenakan terkendala pembebasan lahan. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja )
Hotman Siregar / FER Kamis, 20 Februari 2020 | 20:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengimbau warganya untuk tetap waspada banjir menyusul tingginya intensitas hujan di wilayah Bogor sejak semalam. Bahkan, pintu air di Bendungan Katulampa terus meninggi.

Warga Jakarta dan Bekasi Diimbau Waspada Banjir

"Ketinggiannya 150 centimeter, sekitar dua jam. Jadi diperkirakan air itu akan sampai di Jakarta," kata Anies ditemui di GOR UNJ, Jakarta Timur, Kamis (20/2/2020).

Anies mengatakan, meningkatkan ketinggian air telah disampaikan kepada warga agar tetap waspada. Sehingga jika jika banjir datang masyarakat sudah siap dan siaga. "Kita sudah mengabarkan kepada semua masyarakat di bantaran sungai untuk waspada," katanya.

Anies menjelaskan, meskipun tinggi air meningkat di Katulampa akan tetapi tidak begitu dikhawatirkan. Sebab, permukaan air laut sejauh ini masih landai sehingga aliran sungai Kali Ciliwung bisa dialirkan agar tidak terjadi banjir.

Warga Bantaran Sungai Waspada Banjir

"Ciliwung bisa dikosongkan, bisa dialirkan, Manggarai dikosongkan sehingga Insyaallah siap untuk mengantisipasi air yang datang dari kawasan hulu. Dan mudah-mudahan bisa terkendali dengan baik," lanjutnya.

Dia menyebut, ketinggian air di pintu air Manggarai dalam kondisi normal yakni 695 centimeter. "Artinya dalam kondisi siaga 4, itu normal. Kemudian kita melakukan pengosongan supaya bisa menampung air yang dikirim dari hulu," tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com