http://api.beritasatumedia.com/beritasatu/apiweb/article/type:detail/id:597056/ http://api.beritasatumedia.com/beritasatu/apiweb/article/type:popular/cat:global/limit:5/ http://api.beritasatumedia.com/beritasatu/apiweb/article/type:terkini/offset:0/limit:7/ http://api.beritasatumedia.com/beritasatu/apiweb/article/type:moresuggest/id:597056/cat:megapolitan/limit:1 http://api.beritasatumedia.com/beritasatu/apiweb/sosmed PDIP-Gerindra Sepakat Koalisi, PKS Kerucutkan Tiga Nama - BeritaSatu.com

Pilwalkot Depok

PDIP-Gerindra Sepakat Koalisi, PKS Kerucutkan Tiga Nama

PDIP-Gerindra Sepakat Koalisi, PKS Kerucutkan Tiga Nama
Ilustrasi Pilkada ( Foto: Beritasatu.com )
Bhakti Hariani / JAS Sabtu, 25 Januari 2020 | 14:40 WIB

Depok, Beritasatu.com - Geliat perhelatan Pilkada Depok atau Pemilihan Wali Kota (Pilaalkot) Depok yang akan digelar 23 September 2020 mulai memanas di awal tahun. Sejumlah partai mulai menjalin koalisi.

Partai-partai tersebut adalah PDI Perjuangan (PDIP) yang menyepakati koalisi dengan Partai Gerindra dalam Pilkada Depok 2020. Kesepakatan ini terumuskan Jumat (24/1/2020) malam di Rumah Makan Betawi Ngumpul, Jalan Raya Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Depok Ikravany Hilman mengatakan, koalisi ini sudah mendapat amanat dari kedua Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Karena pertama ada kesamaan ideologi antara PDIP dengan Gerindra.

Kemudian yang kedua, adalah kedua parpol melihat tidak ada jalan lain selain berkoalisi dalam memecahkan masalah yang ada.

"Kami masih menunggu DPP. Untuk tingkat DPC menyatakan sikap untuk komitmen berkoalisi menyelesaikan masalah dan membangun Depok bersama-sama," ujar Ikravany saat dihubungi Sabtu, (25/1/2020) di Depok, Jawa Barat.

Dalam rapat antara PDIP dan Gerindra ini kata dia, ada kesepakatan bahwa Gerindra mengusulkan wali kota, sementara PDIP mengusung wakil wali kota. Calon wali kota yang akan diusung oleh kedua partai ini adalah Pradi Supriatna. Sedangkan untuk calon wakil wali kota belum ada satu nama yang pasti karena masih melalui proses penggodokan.

Lebih lanjut diungkap Ikravany, meskipun PDIP dan Gerindra telah menandatangani komitmen berkoalisi di Pilkada Depok 2020, kedua parpol membuka peluang bekerja sama dengan parpol lain untuk berkoalisi.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok Hamzah mengatakan bahwa koalisi ini sudah lama direncanakan dan kesepakatan untuk berkoalisi di Pilkada Depok diperkuat oleh DPP dan DPD Partai Gerindra. Bahkan Ketua DPD Gerindra Jawa Barat telah menandatangani MoU untuk berkoalisi dengan PDIP di Pilkada 2020 di seluruh Jawa Barat.

"Untuk seluruh Jawa Barat yang melaksanakan pilkada sudah mendapat mandat dari ketua DPD kami untuk berkoalisi dengan PDIP. Baik PDIP dan Gerindra sudah clear, bahwa kami diperintahkan berkoalisi di Pilkada Depok 2020 ini," kata Hamzah.

Dia juga mengundang partai lain yang ingin bergabung membangun koalisi yang lebih besar. "Kami akan ajak diskusi kembali rekan-rekan dari partai-partai lain untuk bisa bergabung juga dengan kami, untuk bisa mencurahkan pikiran dan visi-misi partainya untuk bersama-sama membangun Kota Depok ke depannya," tutur Hamzah.

Terpisah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok telah merilis tiga nama bakal calon wali kota di Pilkada Depok 2020. Mereka yakni anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Imam Budi Hartono, anggota DPRD Kota Depok Tengku Farida Rachmayanti, dan anggota DPRD Kota Depok Hafid Nasir.

Tiga nama tersebut adalah kader PKS yang sudah melalui proses pemilihan internal raya (Pemira) PKS dan sudah dilakukan sosialisasi dan survei elektabilitas kepada masyarakat sejak Desember 2019.

"Sebelumnya ada lima balon yang lulus Pemira PKS beberapa waktu lalu. Sekarang dikerucutkan menjadi tiga nama yaitu Imam Budi Hartono, Farida Rachmayanti, Hafid Nasir," kata Sekretaris Umum DPD PKS Kota Depok TM Yusufsyah Putra.

PKS, lanjut Yusufsyah Putra, akan menugaskan kepada ketiga bakal calon ini untuk melakukan sosialisasi dan komunikasi ke masyarakat, parpol, komunitas, dan ormas. Tujuannya untuk memperluas jaringan untuk kemudian diukur kembali kelayakannya sebagai bakal calon wali kota.

Ketua DPD PKS Kota Depok Hafid Nasir menambahkan bahwa ketiga nama calon hasil Pemira PKS sudah mendapat rekomendasi dari DPW PKS Jawa Barat berdasarkan hasil uji publik.

"Penetapan siapa calon wali kotanya nanti, kami taat pada keputusan di tingkat pusat," pungkas Hafid.



Sumber: Suara Pembaruan