Pelaku Curanmor Ini Kerap Pulang Kampung Usai Mencuri di Kota Bekasi

Pelaku Curanmor Ini Kerap Pulang Kampung Usai Mencuri di Kota Bekasi
Tersangka pencurian sepeda motor asal Lampung diamankan Polsek Bekasi Timur usai beraksi sebanyak lima kali di Kota Bekasi. ( Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman )
Mikael Niman / JAS Rabu, 22 Januari 2020 | 19:21 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Jajaran Reskrim Polsek Bekasi Timur, Polrestro Bekasi Kota membekuk pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Lampung, Senin (20/1/2020). Pelaku menjual motor curiannya seharga Rp 2-2,4 juta kemudian pelaku pulang kampung ke Lampung untuk menikmati hasil curiannya.

“Pelaku ini, seminggu sekali pulang ke kampung. Setelah berhasil menjual sepeda motor curian,” ujar Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Sutoyo, Rabu (22/1/2020).

Setelah uang hasil penjualan motor curian habis, pelaku kembali ke Kota Bekasi untuk beraksi berikutnya. Nahasnya, pelaku yang diketahui bernama Nurdin bin Said (34) alias Komeng alias Komar usai beraksi “kena batunya”.

Saat itu, pelaku melintas di toko Gadai Top, Jalan Raya Jatimulya, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin (20/1/2020) pagi. Pelaku melihat sepeda motor yang kuncinya masih menempel di kontaknya, lalu pelaku mengamati sekitarnya. Setelah dirasa aman, pelaku naik ke atas dan langsung menghidupkan sepeda motornya sambil tancap gas.

“Perbuatan pelaku diketahui oleh saksi Karman, lalu diteriaki maling sambil melempar ban ke arah pelaku. Saat pelaku menikung di jalan berbelok, pelaku tertabrak truk dan terjatuh,” ujarnya.

Kemudian pelaku dan sepeda motor diamankan ke Mapolsek Bekasi Timur. Di hadapan penyidik, pelaku mengaku telah lima kali beraksi mencuri sepeda motor di Kota Bekasi.

Selain itu, kata Sutoyo, pelaku tidak mempunyai rumah tinggal tetap. Ia kerap tertidur di stasiun, terminal dan di mana saja, saat malam tiba. “Pelaku tidak punya tempat tinggal tetap. Ia tidur di stasiun, terminal dan di mana saja,” ujarnya.

Sementara itu, pelaku mengakui uang hasil penjualan sepeda motor digunakan untuk bermain judi.

“Hasil penjualan untuk main judi online,” ujar Nurdin, saat diperlihatkan di Mapolsek Bekasi Timur.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti sepeda motor Honda Vario B 4245 KNS, serta kunci leter T berikut dua buah anak kuncinya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan ancaman hukuman lima tahun penjara. 

 



Sumber: Suara Pembaruan