Polisi Telah Periksa Petinggi Garuda yang Laporkan Pencemaran Nama Baik

Polisi Telah Periksa Petinggi Garuda yang Laporkan Pencemaran Nama Baik
Ilustrasi logo Twitter di layar telepon genggam. ( Foto: AFP / Alastair Pike )
Bayu Marhaenjati / AMA Kamis, 12 Desember 2019 | 12:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polresta Bandara Soekarno-Hatta telah memeriksa Vice Presiden Cabin Crew PT Garuda Indonesia Roni Eka Mirsa, sebagai pelapor terkait kasus dugaan pecemaran nama baik yang diduga dilakukan akun Twitter @digeeembok.

"Betul sudah ada laporan dan sejauh ini sudah ada yang kita periksa yakni, pelapor atas nama Roni Eka pada tanggal 6 Desember lalu. Bertepatan saat pelapor membuat laporannya," ujar Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta AKBP Adi Ferdian Saputra, Kamis (12/12/2019).

Dikatakan Adi, Roni Eka membuat laporan terkait dugaan pencemaran nama baik dan fitnah di media sosial. "Dikenakan Pasal 27 ayat 3 Undang-undang tahun 2019 mengenai ITE, dan 310 KUHP, 311 KUHP yang kurang lebih ancaman empat tahun penjara," ungkapnya.

Roni Eka melaporkan pemilik akun Twitter @digeeembok, ke Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, 6 Desember 2019. Akun itu memposting cuitan berseri yang menyebut Roni sebagai "germo", termasuk menuding ijasahnya didapat dari membeli.

Penyidik saat ini masih melakukan penyelidikan dan mendalami siapa pemilik akun @digeeembok itu.



Sumber: BeritaSatu.com