Sindikat Pemalsu Dolar di Mangga Dua Dibekuk

Sindikat Pemalsu Dolar di Mangga Dua Dibekuk
Sejumlah barang bukti uang dolar palsu ditunjukkan Polres Metro Jakarta Utara di Mapolsek Pademangan, Kota Jakarta Utara Jumat (22/11/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta Barus )
Carlos Roy Fajarta / WBP Jumat, 22 November 2019 | 19:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Utara mengamankan lima tersangka pelaku sindikat pemalsuan uang Dolar Amerika serikat (AS) di WTC Mangga Dua Jakarta Utara dan Kabupaten Bogor pada 13-14 November 2019 lalu.

"Awal mula pengungkapan, tim mendapatkan informasi ada seseorang menawarkan uang dolar AS dengan harga murah yakni Rp 8.000 per dolar AS. Padahal kurs saat itu Rp 14.000. Alasan mereka saat itu karena uang dolar tersebut merupakan seri lama," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, di Mapolsek Pademangan Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Untuk itu kepolisian melakukan undercover buy. Hasilnya, aparat mengamankan DS, JK, TH serta barang bukti 1.000 lembar uang US$ 100 palsu (total US$ 100.000) seri 2009.

Kemudian setelah itu dilakukan pengembangan dan menciduk ES & DM di Ranca Bungur, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Selain itu, aparat mengamankan 300 lembar pecahan US$1 00 seri 2006, dan lima lembar tiruan kertas pecahan Brazil.

"Kami juga mengamankan sebuah alat sinar UV, bahan 20 rol kertas pencetak uang palsu. Para pelaku dijerat Pasal 245 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara," kata Budhi Herdi Susianto, didampingi Kasat Reskrim Kompol Wirdhanto Hadicaksono.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Pademangan, AKP Mohammad Fajar menyebutkan para pelaku diketahui kerap beraksi di sejumlah wilayah pusat perbelanjaan di ibu kota, salah satunya di Jakarta Utara. "Kami masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini," kata AKP Mohammad Fajar.

Kelima pelaku dijerat dengan Pasal 245 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara 15 tahun.



Sumber: Suara Pembaruan