Polisi Sebar Sketsa Wajah Penyiram Cairan Kimia di Kebon Jeruk

Polisi Sebar Sketsa Wajah Penyiram Cairan Kimia di Kebon Jeruk
Polda Metro Jaya merilis sketsa wajah terduga pelaku kasus penyiraman cairan kimia terhadap dua siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP), di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (Foto: Beritasatu Photo / Bayu Marhaenjati)
Bayu Marhaenjati / WBP Sabtu, 16 November 2019 | 09:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -Polda Metro Jaya merilis sketsa wajah terduga pelaku kasus penyiraman cairan kimia terhadap dua siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP), di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, membenarkan kalau penyidik telah merilis sketsa wajah terduga pelaku yang masih buron. "Iya benar (sketsa wajah terduga pelaku kasus penyiraman cairan kimia)," ujar Argo, Jumat (15/11/2019).

Pada sketsa itu, pelaku diidentifikasi berjenis kelamin laki-laki, usia sekitar 20 tahun, tinggi badan kurang lebih 168 sentimeter, bentuk muka lonjong, hidung sedang, dan bentuk mata tajam. Kemudian, berambut gondrong ikal, postur badan kurus, alis mata tebal, serta berkumis tipis.

Bagi masyarakat yang mungkin mengetahui keberada pelaku dapat memberikan informasi dengan menghubungi nomor telepon piket Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya: 081397744333 atau 085715542468 atau 082230653425.

Sebelumnya diketahui, dua siswi SMP Aurel dan Prameswari menjadi korban penyiraman cairan kimia oleh orang tak dikenal menggunakan sepeda motor, ketika pulang sekolah, di Jalan Kebon Jeruk Raya, Jakarta Barat, Selasa (5/11/2019) kemarin. Cairan kimia itu membuat korban Aurel menderita luka bakar di bahu, badan dan tangan. Sementara, rekannya Prameswari mengalami luka ringan di bagian tangan.

Sementara itu, tiga hari berselang, Jumat (8/11/2018), seorang pedagang sayur bernama Sakinah (60) juga mengalami peristiwa penyiraman cairan kimia ketika dirinya berjalan pulang ke rumah setelah berdagang, di kawasan Meruya. Korban mengalami luka bakar di punggung, leher dan kening.

Belum diketahui apakah ada keterkaitan antara kasus penyiraman cairan kimia di Kebon Jeruk dengan Meruya. Polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelakunya.



Sumber: BeritaSatu.com