86 RW di Jakarta Rawan Banjir

86 RW di Jakarta Rawan Banjir
Ilustrasi banjir akibat luapan Sungai Ciliwung. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / MPA Kamis, 14 November 2019 | 18:13 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat masih ada sebanyak 86 Rukun Warga (RW) di 25 kelurahan di 17 Kecamatan di empat wilayah DKI Jakarta yang rawan banjir.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Subedjo membenarkan masih ada 25 kelurahan yang berpotensi rawan banjir disaat musim penghujan terjadi pada pertengahan Desember 2019. Jumlah kelurahan yang rawan banjir didapatkan berdasarkan analisa selama tiga tahun terakhir ini.

“Jumlah 25 kelurahan yang rawan banjir ini timbul berdasarkan analisa kami selama tiga tahun terakhir,” kata Subedjo di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Puluhan kelurahan ini ditentukan rawan banjir berdasarkan tiga kriteria. Yaitu ketinggian air banjir diatas 100 centimeter (cm), durasi banjir lebih dari 24 jam dan ada pengugnsi.

“Jadi wilayah rawan banjir ini pada umumnya berada di daerah cekungan dan bantaran kali,” ujar Subedjo.

Untuk mengantisipai banjir yang berpotensi terjadi di 86 RW ini, Subedjo mengungkapkan telah menyusun peta rawan banjir. Didalam peta tersebut, telah dimasukkan rute ke lokasi pengungsian, lokasi pengungsian warga hingga dapur umum dan kebutuhan logistik.

“Dalam peta tersebut juga ada prediksi ketinggian airi. Dan dalam minggu-minggu ini, kami akan melakukan survei kunjungan ke 25 kelurahan tersebut. Untuk memastikan untuk mengkonfirmasikan data di peta sesuai dengan di lapangan,” jelas Subedjo.

Selain telah membuat peta rawan banjir, BPBD DKI juga memiliki inovasi layanan yang menggunakan teknologi informasi. Antara lain menyediakan DWS (Disaster Warning System) di beberapa kelurahan rawan banjir. Lalu, pengiriman sms blast sebagai bentuk peringatan dini kepada masyarakat yang berada di bantaran sungai. Dan aplikasi Jakarta Aman yang terdapat fitur tombol darurat dan tombol lapor sebagai kanal pengaduan masyarakat yang terintegrasi dengan Call Center 112.

Kemudian, lanjutnya, ada inovasi Pena Berkarib (petabencana.id bersama kurangi risiko bencana) yakni sebuah platform yang mengumpulkan informasi dari masyarakat (crowdsourcing) terkait informasi banjir secara real time. Informasi tersebut berasal dari twitter, telegram, dan qlue.

Untuk penanganan bencana, Subedjo menambahkan, BPBD Provinsi DKI Jakarta telah membentuk Tim Pendukung Penanganan Bencana yang dipimpin oleh pejabat eselon III sesuai Korwil masing-masing.

“Tim tersebut melakukan piket 24 jam untuk memantau situasi atau kejadian kebencanaan di seluruh wilayah dan melakukan penanganan apabila terjadi bencana. Tim Pendukung Penanganan Bencana melakukan pendistribusian bantuan ke lokasi kejadian dan melakukan koordinasi dengan SKPD terkait serta LSM/relawan untuk penanganan banjir,” papar Subedjo.

Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi kebencanaan atau peringatan dini bencana yang disampaikan oleh instansi terkait seperti BMKG atau BPBD melalui media elektronik atau media sosial. “Hubungi Call Center 112 atau gunakan aplikasi Jakarta Aman untuk melaporkan kejadian kegawat daruratan di sekitar Anda,” tuturnya.

Data 86 RW rawan banjir :

Jakarta Barat

1. Kecamatan Cengkareng

a. Rawa Buaya (RW 01, 02, 04, 11)

2. Kecamatan Kalideres

a. Tegal Alur (RW 03, 04, 05, 09, 012).

3. Kecamatan Kebon Jeruk

a. Kedoya Selatan (RW 05).

b. Kedoya Utara (RW 02, 08)

4. Kecamatan Kembangan

a. Kembangan Utara (RW 03, 04,05,010).

Jakarta Selatan

1. Kecamatan Kebayoran Baru

a. Cipete Utara (RW 02,06,07)

b. Petogogan (RW 02,03)

2. Kecamatan Kebayoran Lama

a. Cipulir (RW 010)

b. Pondok Pinang (RW 02, 03)

3. Kecamatan Pancoran

a. Rawajati (RW 01, 07).

4. Kecamatan Pesanggrahan

a. Ulujami (RW 05).

5. Kecamatan Cilandak

a. Pondok Labu (RW 01, 03, 07, 09, 10).

6. Kecamatan Mampang Prapatan

a. Bangka (RW 02, 03, 04).

7. Kecamatan Pasar Minggu

a. Pejaten Timur (RW 01, 03, 05, 06, 07, 08, 09, 010).

b. Jati Padang (RW 02, 03, 04, 05, 06, 08, 09, 010)

Jakarta Timur

1. Kecamatan Jatinegara

a. Bidara Cina (RW 05, 07, 011, 014, 015).

b. Kampung Melayu (RW 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 08)

2. Kecamatan Kramat Jati

a. Cawang (RW 01, 02, 03, 05, 08, 012).

b. Cililitan (RW 06, 07)

3. Kecamatan Makasar

a. Cipinang Melayu (RW 03, 04).

b. Makasar (RW 05, 07).

4. Kecamatan Ciracas

a. Rambutan (RW 02, 03, 06)

Jakarta Utara

1. Kecamatan Pademangan

a. Pademangan Barat (RW 05)

2. Kecamatan Penjaringan

a. Pluit (RW 01, 05, 011, 016, 020, 021)

b. Penjaringan (RW 017).



Sumber: Suara Pembaruan