Truk Terguling di Tol Jakarta-Cikampek KM 14 Picu Kemacetan

Truk Terguling di Tol Jakarta-Cikampek KM 14 Picu Kemacetan
Truk pengangkut pelat besi dengan bobot 60 ton terguling di Tol Jakarta-Cikampek KM 14 arah Jakarta, Selasa (22/10/2019). ( Foto: Dok )
Mikael Niman / WBP Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:06 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Kecelakaan tunggal kembali terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (22/10/2019) pagi. Imbas insiden ini, kepadatan masih terasa pada petang ini hingga ke jalan arteri, terutama di Jalan Raya Kalimalang.

Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk‎, Faiza Riani mengatakan kecelakaan tunggal terjadi di KM 14 arah Jakarta, sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, kendaraan truk flatbed bermuatan besi pelat seberat 60 ton menabrak pembatas jalan hingga terbalik dan mengalami patah as roda. "Kecelakaan tunggal diakibatkan oleh pengemudi mengantuk," ujar Faiza Riani, di Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Saat menabrak pembatas jalan, kata dia, truk langsung terbalik ke bahu jalan hingga as rodanya patah. ‎"Truk patah as roda karena overload," tutur Faiza Riani.

Hingga saat ini, petugas Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek masih mengevakuasi truk tersebut dengan dua crane. "Saat ini kami dalam persiapan untuk melakukan pemotongan pada bagian-bagian truk agar mudah dievakuasi," ungkap Faiza Riani.

Sejak kejadian itu, terjadi kepadatan lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta. Bahkan, jalan arteri Kalimalang ikut terimbas kepadatan karena banyak kendaraan yang keluar tol. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan akibat kecelakaan," ucap Faiza Riani.

Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan baik pengusaha logistik maupun kendaraan pribadi untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum memulai perjalanan.

"Kendaraan yang tidak layak operasi berakibat fatal dan merugikan pengguna jalan lainnya, seperti kasus pecah ban atau patah as roda. Jasa Marga juga menegaskan kepada pengguna jalan untuk beristirahat jika lelah dengan memanfaatkan rest area," pungkas Faiza Riani.



Sumber: Suara Pembaruan