Revitalisasi Trotoar Cikini, DKI Remajakan Pohon Pelindung

Revitalisasi Trotoar Cikini, DKI Remajakan Pohon Pelindung
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) menempati lokasi penampungan usaha kaki lima di Jalan Stiabudi Tengah, Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2018. ( Foto: Suara Pembaruan / Ruth Semiono )
Lenny Tristia Tambun / CAH Kamis, 12 September 2019 | 13:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melakukan peremajaan pohon pelindung di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Peremajaan tersebut menjadi bagian dari revitalisasi trotoar Jalan Cikini Raya yang saat ini sedang dilakukan Dinas Bina Marga DKI.

Dinas Kehutahan DKI, Suzi Marsitawati mengatakan peremajaan pohon pelindung di Jalan Cikini Raya dilakukan terhadap pohon angsana dan pohon beringin. Karena posisinya tidak tepat, seperti menghalangi jalur pejalan kaki, berada diatas saluran serta berpotensi merusak sistem drainase dan fasilitas pedestrian.

“Selain itu, kondisi pohon yang sudah tidak layak dan tidak aman, seperti semakin tua, telah keropos, rapuh, dan mudah tumbang, sehingga dapat membahayakan pengguna jalan,” kata Suzi Marsitawati, Kamis (12/9/2019).

Pohon-pohon pelindung yang tinggi tersebut akan dipindahkan untuk ditanam di ruang terbuka hijau (RTH) yang ada di wilayah DKI Jakarta. Sehingga apabila pohon tersebut tumbang, tidak mencederai warga.

Sebagai ganti pohon pelindung yang tinggi tersebut, lanjut Suzi Marsitawati, pihaknya sudah memiliki program penataan kawasan dengan menanam pohon pelindung yang memiliki karakteristik tumbuh tidak terlalu besar.

“Dengan tinggi maksimalnya kurang dari 10 meter, akarnya tidak merusak konstruksi fasilitas pedestrian, dan memiliki keindahan dengan warna-warna bunga yang menarik, selain juga memiliki kemampuan untuk menyerap polutan,” ujar Suzi Marsitawati.

Selain menanam pohon pelindung berbunga, Dinas Kehutanan juga akan menanam tanaman semak berbunga sebagai pengaman bagian bawah pohon. Tanaman pengaman ini memiliki fungsi untuk menyerap polutan, seperti Soka ataupun Bougainvillea.

“Pohon pelindung yang ditanam di Cikini nanti adalah Tabebuya bunga pink dan semaknya jenis Soka. Tujuannya adalah agar polusi dari kendaraan bermotor dapat langsung diserap. Mulai dari level bawah oleh tanaman semak tersebut sampai level atas yaitu oleh pohon pelindung,” terang Suzi Marsitawati.

Penanaman pohon pelindung berbunga dan tanaman semak berbunga ini akan dilaksanakan secara simultan atau bersamaan dengan pelaksanaan pekerjaan penataan fasilitas pedestrian di Jalan Cikini Raya. Harapannya, kawasan Cikini akan semakin indah, tertata, dan dapat berkontribusi untuk mengurangi polusi kendaraan bermotor di Jakarta

 



Sumber: BeritaSatu.com