Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dam‎pak Kekeringan Kali Bekasi, Produksi Air Bersih PDAM Berkurang

Jumat, 9 Agustus 2019 | 11:07 WIB
Oleh : Mikael Niman / CAH

Bekasi, Beritasatu.com - Kekeringan yang melanda Kali Bekasi sejak beberapa bulan ini berdampak terhadap penurunan produksi air bersih kepada pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot, Kota Bekasi. Normalnya, PDAM milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi ini memproduksi air bersih 500 liter per detik, namun dampak kekeringan tersebut berimbas menjadi 420 liter per detik, dengan jumlah 31.000 sam‎bungan pelanggan (SL).

"‎Normalnya, produksi air baku 490-500 liter per detik, menurun menjadi 420 liter per detik," ujar Kasubag Humas PDAM Tirta Patriot, Uci Indrawijaya, Jumat (9/8/2019).

Dia menjelaskan, penunuran produksi air bersih disebabkan karena menurunnya kualitas air baku‎ di Kali Bekasi. Selain karena debit Kali Bekasi yang menurun drastis, juga karena pencemaran limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

"Penurunan air baku terjadi pada pertengahan Juli ini, dampak dari musim kemarau dan pencemaran limbah berat," tuturnya.

Kali Bekasi yang hulunya berada di Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi, berkaitan langsung kualitas air di kedua sungai tersebut. Terutama, di Sungai Cileungsi, ‎dampak pembuangan limbah berbahaya mempengaruhi kualitas air baku Kali Bekasi. Bahkan, kerap terjadi busa (buih) di sekitar Bendung Kali Bekasi, karena limbah salah satu pabrik keramik di Cileungsi. "Busa di Kali Bekasi terjadi akibat turbulensi air kali yang jatuh. Busa sudah diselidiki dari pabrik pembuat keramik di Cileungsi," katanya.

Kondisi seperti ini membuat PDAM ‎Tirta Patriot melakukan berbagai siasat agar pelayanan terhadap pelanggan air bersih, tetap berjalan. Air bersih yang masuk ke rumah-rumah warga, tidak sampai mati alias tetap mengucur walaupun dengan debit sedikit berkurang.

PDAM berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta (PJT) II ‎untuk melakukan buka-tutup Bendung Nowo dan Bendung Palanta.

Bendung Nowo mengalirkan air baku dari Kali Bekasi. Sedangkan, Bendung Palanta mengalirkan air baku dari Kalimalang, yang terbebas dari pencemaran limbah.

‎Air Kali Bekasi‎ dialirkan ke Bendungan Nowo dan ditampung dan sebagian lagi air dibuang ke arah ke Babelan. ‎Kemudian, air dari Bendung Nowo ini akan dicampur dengan air baku dari Kalimalang.

"Kita berkoordinasi dengan PJT II untuk ditutup Bendung Nowo dan dibuka di Bendung Palanta sebanyak 2 meter kubik/detik. Kita melakukan‎ produksi dengan kualitas sumber air baku yang buruk, kita memaksakan juga untuk produksi, dengan biaya yang lebih besar," katanya.

Sehingga dalam kondisi air baku yang tidak bagus dan mengandung kadar limbah serta tidak bisa‎ dinetralisir dari air baku Kalimalang, kata dia, dilakukan penurunan produksi air baku menjadi 420 liter per detik.

Kondisi ini, membuat pendistribusian air bersih yang menga‎lir ke pelanggan menjadi menurun. Bahkan, pada Minggu (4/8/2019) sempat terjadi penghentian produksi air akibat pemadaman listrik PLN, Jawa, Bali dan Banten. ‎Saat listrik mati, kata dia, cadangan air di reservoir (bak penampungan air bersih) masih mencukupi hingga listrik menyatala kembali sekitar pukul 20.00 WIB.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ‎meminta ada pendampingan dari Gubernur Jawa Barat, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk melakukan penegakan hukum terdahap pencemar Sungai Cileungsi-Kali Bekasi. Mengingat, kali tersebut melintasi dua wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

"Harus ada pendampingan Pak Gubernur, Kementerian agar ada law enforcement terhadap perusahaan nakal itu‎," katanya.

Dia menegaskan, Pemerintah Kota Bekasi tidak bisa menindak perusahaan yang berada di daerah Kabupaten Bogor. "Kalau ada di wilayah Kota Bekasi, sudah kita tutup, disegel, malah sudah pindah. Ini bukti konkret konsistennya Kota Bekasi," imbuhnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mobil Listrik Diusulkan Boleh Lewat Jalur Ganjil Genap

Mobil listrik bisa melenggang bebas di ruas jalan yang telah diberlakukan perluasan kebijakan ganjil genap.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019

Bahar Smith Jalani Masa Hukuman di Lapas Bogor

Selama menjalani masa hukuman Habib Bahar akan tetap di lokasi tersebut.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019

Diana Dewi Terpilih Jadi Ketua Kadin DKI

Diana Dewi terpilih menjadi Ketua Kadin DKI Jakarta periode 2019-2024 dalam Musyawarah Provinsi Kadin ke Xlll tahun 2019.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019

Kebakaran Ruko di Cipayung, Tiga Penghuni Tewas

Penanganan kebakaran ini sudah ditangani oleh 15 unit pemadam kebakaran yang dibantu oleh Dishub, Satpol PP, Polsek, Koramil dan sedang dalam proses pemadaman.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019

Polri Bentuk Satgas Antimafia Bola Jilid 2

Satgas Antimafia Bola jilid dua dibentuk karena ekspektasi masyarakat yang cukup tinggi.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019

MRT Jakarta Terbitkan Kartu Uang Elektronik dengan Logo Asean

MRT Jakarta bekerja sama dengan Bank DKI dan BCA meluncurkan kartu uang elektronik dengan menampilkan logo MRT Jakarta dan Asean.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019

PLN Siapkan PLTD Senayan untuk Back Up Listrik MRT

Akan menjadi sumber listrik cadangan untuk MRT sekaligus sebagai suplai pasokan kelistrikan Jakarta pada saat situasi darurat.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019

Perbaiki Kualitas Udara, 25 Ruas Jalan Terkena Sistem Ganjil-Genap

Kepala Dishub DKI Jakarta mengatakan perluasan ganjil-genap merupakan strategi yang bisa diterapkan saat ini untuk memperbaiki kualitas udara.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019

Penyelesaian Polusi Butuh Perbaikan Tata Kota

Pengendalian polusi bersinggungan dengan masalah lingkungan hidup yang harus diatasi tidak secara parsial.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019

Pemprov DKI Gandeng Kadin Jaga Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Anies berjanji akan terus mendengar aspirasi dari dunia usaha.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019


TAG POPULER

# IHSG


# Akidi Tio


# UMKM


# Greysia Polii


# Pesawat Kepresidenan



TERKINI

Jalani Vaksinasi Covid-19, 500 Pelajar Surakarta Dapat Handphone

NASIONAL | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS