Logo BeritaSatu

Jadi Pemilik Twitter, Elon Musk Janji Patuhi Aturan Hukum Kebebasan Bicara

Kamis, 28 April 2022 | 12:50 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

California, Beritasatu.com- Pemilik Twitter yang baru Elon Musk meyakinkan pemerintah Amerika Serikat (AS) bahwa dia akan mematuhi aturan hukum kebebasan bicara. Seperti dilaporkan RT, Selasa (26/4/2022), Musk akan mematuhi pembatasan ujaran pengguna Twitter sesuai dengan kehendak. dari orang-orang yang dipimpin.

Setelah menyombongkan diri bahwa reaksi antibodi ekstrem dari mereka yang takut kebebasan berbicara, taipan Tesla menjelaskan bahwa apa yang dimaksud dengan "kebebasan berbicara" bukanlah definisi biasa.

Musk membalas cuitnya sendiri : "Dengan kebebasan berbicara pidato , maksud saya hanya yang sesuai dengan hukum. ika orang ingin lebih sedikit kebebasan berbicara, mereka akan meminta pemerintah untuk mengeluarkan undang-undang untuk itu,” lanjut Musk, menjelaskan sikap terbarunya.

“Oleh karena itu, melampaui hukum bertentangan dengan kehendak rakyat,” ujarnya.

Miliarder pembeli Twitter, Elon Musk telah memenuhi syarat pelukan "kebebasan berbicara" yang sangat digembar-gemborkan pada hari Selasa, hari penuh pertamanya sebagai pemilik platform. Musk meyakinkan pemerintah dunia bahwa dia akan mematuhi pembatasan ujaran pengguna dengan alasan bahwa pejabat tersebut berperilaku sesuai dengan kehendak dari orang-orang yang mereka pimpin.

Meskipun tidak menjelaskan undang-undang negara mana yang ingin dihormati, Musk diingatkan akan serangkaian peraturan baru-baru ini yang disahkan di Eropa dengan nama 'Undang-Undang Layanan Digital'. UU itu bertujuan untuk memaksa platform jejaring sosial untuk mengawasi konten mereka secara lebih agresif.

UU dapat mengungkapkan algoritme kepemilikan mereka kepada regulator dan menjelaskan cara mereka bekerja untuk lebih mematuhi aturan UE tentang ujaran kebencian dan informasi yang salah.

Komisaris Uni Eropa untuk Pasar Internal Thierry Breton menyatakan bahwa Musk harus mengikuti aturan baru Eropa yang ketat atau menghadapi denda berat atau bahkan larangan di seluruh benua.

“Musk diterima tetapi ini adalah aturan kami. Bukan aturanmu yang akan berlaku di sini,” katanya kepada Financial Times.

Komentar Musk pada Selasa mewakili langkah mundur yang signifikan dari klaimnya pada hari sebelumnya bahwa kebebasan berbicara adalah dasar dari demokrasi yang berfungsi dan deskripsi Musk tentang dirinya sebagai "absolut kebebasan berbicara.

Pada Senin (25/4), pendiri SpaceX itu membeli Twitter untuk nilai US$ 44 miliar (Rp 641 triliun), bersumpah untuk mengambilnya pribadi dan mengembalikannya ke akarnya sebagai sayap kebebasan berbicara dari partai kebebasan berbicara.

Twitter berkantor pusat di Amerika Serikat (AS). Eropa memiliki aturan yang jauh lebih ketat yang menggambarkan batas kebebasan berbicara, sementara peraturan AS sendiri memberikan platform seperti Twitter perlindungan dari kewajiban atas konten yang dibuat pengguna.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tren Makeup Berani dan Percaya Diri Jadi Pilihan

Tren makeup yang lebih berani untuk mengekspresikan diri seseorang, belakangan banyak digemari kalangan perempuan di Indonesia.

LIFESTYLE | 30 Juni 2022

Intip Kebiasaan Selebritas K-Pop Rawat Kesehatan Gigi

Kalangan selebritas Korea Selatan memiliki totalitas tinggi dalam menjaga penampilan. Salah satu yang paling mereka jaga adalah kesehatan gigi.

LIFESTYLE | 30 Juni 2022

Kompor Kaca Niko Bikin Gebrakan Lagi, Ramaikan PRJ 2022

Niko memboyong kompor kaca andalan di ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2022, seperti Niko Kokana Black Series 2.0 dan Kokana Black 3.0.

LIFESTYLE | 30 Juni 2022

Ayu Anjani Siap Laporkan Pengelola Kapal Wisata di TN Komodo

Artis Ayu Anjani menyatakan akan melaporkan pengelola kapal wisata yang menyebabkannya kehilangan ibu serta adiknya.

LIFESTYLE | 30 Juni 2022

Etika, Kunci Utama Membangun Kredibilitas di Dunia Digital

Interaksi di dunia digital mempertemukan berbagai perbedaan kultural hingga menciptakan standard baru dalam beretika.

LIFESTYLE | 30 Juni 2022

Deddy Corbuzier dan Raffi Ahmad Gagal Berangkat Haji

Deddy Corbuzier dan Raffi Ahmad gagal berangkat haji tahun ini. Sebelumnya, mereka diajak penceramah Gus Miftah menunaikan ibadah haji.

LIFESTYLE | 30 Juni 2022

Bermula dari Freelancer, Marsuki Kini Jadi Analis SEO Andal

Marsuki dulu seorang freelancer, tetapi sekarang sudah menjadi analis SEO atau search engine optimization (pengoptimalan mesin telusur) andal.

LIFESTYLE | 30 Juni 2022

Uhamka Berhasil Meraih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

Uhamka kembali membuktikan dapat meningkatkan mutu pendidikan terbaik dengan meraih akreditasi unggul BAN-PT.

LIFESTYLE | 30 Juni 2022

Upaya Erick Thohir Menyulap Kota Tua Dapatkan Apresiasi

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana untuk menyulap Kota Tua menjadi pusat ekonomi dan budaya.

LIFESTYLE | 30 Juni 2022

Waspada Berinternet, Jangan Sampai Data Pribadi Bocor

Perlu diketahui bahwa Jejak digital (digital footprint) tertinggal secara sadar dan tidak sadar saat kita berselancar di internet.

LIFESTYLE | 30 Juni 2022


TAG POPULER

# Jokowi Ukraina


# Pengawasan Intelijen


# MyPertamina


# Roy Suryo


# Mars


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
DPR Pertimbangkan Minta Ganja Dikeluarkan dari Narkotika Golongan I

DPR Pertimbangkan Minta Ganja Dikeluarkan dari Narkotika Golongan I

NEWS | 48 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings