Menpora Puji Penampilan Pegolf Indonesia

Menpora Puji Penampilan Pegolf Indonesia
Pegolf putri Lydia H Sitorus memukul bola pada turnamen The 8th Pondok Indah International Junior Championship di lapangan golf Pondok Indah, Jakarta, Rabu (18/12/2019). ( Foto: Istimewa )
Alexander Madji / AMA Rabu, 18 Desember 2019 | 20:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali memuji penampilan para pegolf junior Indonesia yang mengikuti turnamen The 8th Pondok Indah International Junior Championship sejak Selasa (17/12/2019) lalu hingga Kamis (19/12/2019) besok. Menurutnya, para pegolf muda ini punya harapan untuk bisa tampil di Olimpiade 2032.

“Saya punya harapan untuk masa depan golf kita, karena sudah ada kesadaran dari masing-masing lapangan golf untuk menyediakan fasilitas bagi pemain junior,” katanya seusai menyaksikan langsung pertandingan hari kedua The 8th Pondok Indah International Junior Championship di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Menurutnya, atlet-atlet junior yang sekarang masih berusia sekitar 10-11 tahun itu punya peluang untuk bisa bermain di Olimpiade. “Saya pernah berbicara dengan salah satu pemain junior kita dan saya liat dia punya bakat yang bagus. Saya bilang harus ada niat untuk bisa main di Olimpiade. Tahun 2020 tentu mereka belum bisa. Mungkin 2024, 2028. Doakan saja, kita mudah-mudahan bisa menjadi tuan rumah di tahun 2032. Anak-anak ini lah yang punya potensi untuk bisa bermain di Olmpiade nantinya,” kata politisi Partai Golkar tersebut.

Mantan anggota DPR yang suka melakukan berbagai aktivitas olahraga termasuk golf itu lebih jauh menjelaskan, para atlet golf Indonesia sebenarnya tidak kalah dibandingkan dengan negara-negara lain. “Secara teknis kita tidak kalah, tetapi secara mental memang masih harus diperbaiki,” jelasnya.

Hingga hari kedua penyelenggaraan turnamen ini, dua pegolf junior Indonesia masih memimpin puncak klasemen sementara. Amadeus C. Susanto memimpin di divisi putra dan Lydia H. Sitorus memimpin di divisi putri.

Amadeus saat ini mengumpulkan 139 pukulan atau 5 di bawah par. Di Sembilan hole pertama dia mencetak 66 pukulan dan di sembilan hole terakhir 73 pukulan. Di hari pertama, pegolf asal Jawa Tengah ini bermain total 66 pukulan atau 6 di bawah par. Adapun Lydia memimpin divisi putri dengan mengumpulkan 143 pukulan atau 1 di bawah par.

Sementara terkait kejuaraan ini, Ketua Perkumpulan Golf Pondok Indah Anton Tjahjono menjelaskan, kejuaraan tersebut digagas dan diselenggarakan oleh Perkumpulan Golf Pondok Indah yang didukung oleh pengelola Pondok Indah Golf Course.

“Awalnya kami melihat belum ada turnamen untuk pembinaan atlet junior. Setelah mendapat dukungan dari pengelola Pondok Indah Golf Course, kami langsung menyelenggarakan turnamen tingkat internasional. Dulu peminatnya belum banyak, tetapi sekarang kami terpaksa harus membatasi peserta dari luar negeri maksimal 60 orang saja,” katanya.

Untuk tahun ini, selain tuan rumah Indonesia, ada 10 negara yang mengirimkan atletnya ke ajang ini, yaitu Taiwan, Republik Ceko, India, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Singapura, Australia, Thailand.



Sumber: Suara Pembaruan