Calonkan Diri Jadi Ketua KOI, Oktohari Dapat Dukungan

Calonkan Diri Jadi Ketua KOI, Oktohari Dapat Dukungan
Raja Sapta Oktohari (baju putih) menyambut tim hoki es muda, Badax Indonesia yang baru menjuarai Liga Hoki Es Asia (AYHL) 2019 di BX Rink Bintaro XChange, Tangerang, Sabtu (17/8/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Hendro D Situmorang )
Hendro D Situmorang / JAS Senin, 19 Agustus 2019 | 08:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari secara terang-terangan mencalonkan diri sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Gayung pun bersambut dan cabang olahraga Federasi Hoki Es Indonesia (FHEI) mendukung Oktohari untuk maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2019-2023.

Ketua FHEI, Ronald Situmeang mengatakan memberi dukungan kepada Okto (sapaan akrab Raja Sapta Oktohari) sebagai ketua KOI karena mengenal secara baik. Pengalaman Oktohari di dunia olahraga diyakini mampu membawa prestasi olahraga Indonesia ke depannya.

“Kami tahu track record beliau di dunia olahraga. Itu menjadi jaminan kami mengusungnya sebagai ketua KOI,” kata Ronald pada acara penyambutan tim hoki es muda, Badax Indonesia yang baru menjuarai Liga Hoki Es Asia (AYHL) 2019 di BX Rink Bintaro XChange, Tangerang, akhir pekan kemarin.

Nama Okto terbilang aktif di dunia olahraga. Ia pernah menjadi Chef de Mission (CdM) Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Ketua Umum Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 Jakarta (INAPGOC), dan dua kali memimpin Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI).

Selain itu, Okto juga menjabat sebagai Wakil Ketua Konfederasi Balap Sepeda Asia (ACC) dan salah satu anggota pengurus Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI).

“Beliau juga masih muda. Kami berharap semangatnya dapat menginspirasi kita semua untuk memberi yang terbaik untuk olahraga Indonesia,” ungkap Ronald.

Okto berterima kasih dengan dukungan yang diberikan FHEI. Menurutnya dukungan ini merupakan amanat besar yang dipercayakan kepadanya.

“Semoga dukungan ini bisa saya jaga. Selain FHEI, ada beberapa cabor juga yang mendukung saya. Sesuai nama KOI, pekerjaan paling utama adalah Olimpiade dan ini tinggal setahun lagi,” ujar Okto.

Di sisi lain, Okto juga berharap hoki es Indonesia bisa mengukir prestasi lebih baik. Terutama dengan adanya torehan membanggakan dari Badax Indonesia di AYHL di Tiongkok. Timnas U-15 menjadi juara, sedangkan U-12 menjadi runners-up.

Menurut Okto, torehan prestasi tersebut menunjukkan bakat luar biasa atlet muda hoki es Indonesia. Diharapkan, para pemain muda ini bisa membawa nama Merah Putih ke ajang yang lebih tinggi.

“Saya cukup surprise karena hoki es adalah cabana olahraga baru dan pemain muda kita mampu mengukir prestasi di Tiongkok. Jelas ini merupakan kebanggaan mengingat Indonesia adalah negara beriklim tropis. Semoga ke depan, hoki es Indonesia bisa tampil di Olimpiade Musim Dingin,” tutup Okto.



Sumber: Suara Pembaruan