Marciano Gandeng Beberapa Mantan Atlet di Kepengurusan KONI

Marciano Gandeng Beberapa Mantan Atlet di Kepengurusan KONI
Pengurus KONI Pusat periode 2019-2023 di bawah kepemimpinan Marciano Norman berfoto usai pelantikan, Kamis, 1 Agustus 2019. ( Foto: Istimewa )
Hendro D Situmorang / JAS Jumat, 2 Agustus 2019 | 08:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman menggandeng beberapa mantan atlet dan pengusaha dalam kepengurusan periode 2019-2023. Langkah ini disebutnya demi kemandirian organisasi.

"Kepengurusan saat ini disusun untuk siap menghadapi tantangan. Siap menuju kemandirian. Kami tidak ingin organisasi ini menjadi peminta-minta," kata Marciano Norman di sela pengukuhan dan pelantikan pengurus KONI Pusat periode 2019-2023 di Jakarta, Rabu (1/8/2019) yang dilakukan dirinya sendiri.

Diakui, dengan dirangkulnya mantan olahragawan dan pengusaha memiliki alasan tersendiri yakni salah satu terobosan dan tantangan ke depan yang jauh lebih berat. Selain untuk kemandirian, pihaknya juga mengharapkan olahraga menjadi sebuah industri.

Beberapa mantan atlet memang masuk dalam kepengurusan KONI Pusat. Sebut saja mantan petinju nasional Chris John, mantan petenis Yayuk Basuki, mantan pebulutangkis Icuk Sugiarto, atlet tenis meja Lieng Lieng Agustin serta Ade Lukman yang mengemban jabatan sebagai Sekjen KONI.

"Banyak pengusaha yang kami libatkan. Kontribusi mereka diharapkan ada dampak baik untuk kemandirian KONI atau olahraga menuju industri," kata mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu.

Setelah kepengurusan dikukuhkan dan dilantik, kata Marciano, KONI harus langsung bergerak cepat. Sasaran pertama Marciano adalah membenahi internal KONI. Apalagi banyak permasalahan yang ada termasuk kasus yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Dalam 100 hari ke depan saya berjanji harus ada perubahan. Memang semuanya butuh proses dan proses itu harus dilaksanakan. Kami, kepengurusan baru bakal melanjutkan hal positif dari kepengurusan sebelumnya," ucap dia.

Demi memaksimalkan program yang bakal dicanangkan, KONI di bawah pimpinan Marciano Norman menggandeng KPK. Hal ini dilakukan agar akuntabilitas bisa dipantau dengan maksimal. Pihaknya tidak ingin kejadian masa lalu terulang pada kepengurusannya empat tahun ke depan.

Chris John yang dalam kepengurusan KONI Pusat 2019-2023 ditunjuk sebagai Wakil IV Ketua Umum mengaku siap menjalankan tugas yang jauh berbeda dengan aktivitas sebelumnya.

"Saya belum tahu apa saja yang menjadi tugas saya. Setelah ini baru ada koordinasi untuk menentukan tugas dan fungsi saya. Yang jelas saya siap untuk melaksanakan tugas baru ini," katanya.

Begitu juga dengan Icuk Sugiarto. Mantan juara dunia bulutangkis ini berharap KONI kepengurusan baru ini bisa memenuhi tugasnya serta melakukan banyak terobosan demi meningkatkan prestasi atlet Indonesia di kancah internasional. 



Sumber: Suara Pembaruan