Modalku Cairkan Total Pinjaman Rp 10 Triliun ke UMKM

Modalku Cairkan Total Pinjaman Rp 10 Triliun ke UMKM
Kiri ke kanan: Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya bersama Co-Founder & COO Modalku Iwan Kurniawan ( Foto: Beritasatu Photo / Herman )
Herman / FER Kamis, 14 November 2019 | 20:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan peer to peer (P2P) lending Modalku semakin gencar dalam menyalurkan pembiayaan. Hingga November 2019, Grup Modalku mengumumkan telah menyalurkan pinjaman modal usaha sebesar Rp 10 triliun bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, Malaysia, dan Singapura sejak didirikan sekitar empat tahun lalu, di mana mayoritasnya disalurkan untuk UMKM di Indonesia.

Fintech P2P Lending Sumbang Rp 60 Triliun ke PDB

Selain jumlah penyaluran, Modalku juga terus memperluas jangkauan UMKM yang bisa mendapatkan pinjaman. Modalku telah menyalurkan dana ke lebih dari 1,1 juta jumlah transaksi pinjaman UMKM.

"Pencapaian ini merupakan satu hal yang patut kami syukuri karena perkembangan pesat yang dialami Modalku beriringan dengan perkembangan UMKM yang kami dukung. Namun kami tidak berpuas diri, Modalku akan terus melakukan inovasi untuk menjangkau lebih banyak UMKM yang belum tersentuh dan layak mendapatkan kesempatan untuk berkembang," kata Co-Founder & CEO Modalku, Reynold Wijaya dalam keterangan resminya yang diterima Beritasatu.com, Kamis (12/11/2019).

Cashwagon Dorong Edukasi Inklusi Keuangan

Reynold menambahkan, pencapaian Rp 10 triliun modal usaha ini juga didukung oleh para pemberi pinjaman Modalku yang sudah aktif menyalurkan dananya ke UMKM yang terdaftar di Modalku.

Sampai saat ini, jumlah pemberi pinjaman yang terdaftar di Modalku sekitar 150.000 akun yang terdiri dari individu dan institusi. Pemberi pinjaman individu dari kalangan milenial masih mendominasi profil pemberi pinjaman di Modalku.

Modalku sendiri merupakan penyedia layanan P2P lending, di mana peminjam bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan hingga Rp 2 miliar yang didanai oleh pemberi pinjaman platform (individu atau institusi yang mencari alternatif investasi) melalui pasar digital. Selain di Indonesia, Modalku juga beroperasi di Singapura dan Malaysia di bawah nama Funding Societies.



Sumber: BeritaSatu.com