Menteri Rini Dorong BRI-PNM Genjot Pembiayaan

Menteri Rini Dorong BRI-PNM Genjot Pembiayaan
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. ( Foto: Dok Kementerian BUMN )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 11 September 2019 | 12:28 WIB

Lumajang, Beritasatu.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno terus mendorong sinergi antar-BUMN dalam meningkatkan perbaikan kesejahteraan masyarakat. Kali ini, Menteri Rini bertemu masyarakat Desa Ranupani, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (jJtim) yang mendapat bantuan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hasil sinergi PT Bank Rakyat Indonesia (Pesero) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) pada Rabu (10/09/2019).

Dalam sinergi ini, BRI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro kepada nasabah Mekaar naik kelas di mana nasabah Mekaar yang telah dinyatakan lulus dalam proses pembinaan yang dilakukan oleh PNM untuk mendapatkan akses pembiayaan KUR Mikro BRI. Para nasabah Mekaar yang menerima KUR umumnya memiliki usaha yang bergerak di bidang perdagangan, peternakan, dan pertanian. “Kita terus mendorong agar kapasitas nasabah bisa meningkat sehingga lebih produktif dan mampu bersaing," ungkap Menteri Rini Soemarno dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Di tempat yang sama, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengungkapkan, kriteria nasabah Mekaar naik kelas di antaranya menjadi nasabah aktif, tidak pernah mempunyai tunggakan, memiliki prospek usaha baik serta mempunyai catatan baik.

BRI memberikan kemudahan syarat bagi nasabah Mekaar naik kelas yang akan mengajukan pembiayaan. Syaratnya cukup direkomendasi oleh PNM, memiliki kegiatan usaha, dan tidak diminta agunan tambahan. Syarat lain yakni nasabah tidak sedang memiliki kredit produktif di bank lain.

BRI melalui program “BRIncubator” juga melakukan pendampingan kepada seluruh nasabah Mekaar yang naik kelas secara berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi. “Harapan kami, mereka dapat meningkatkan daya saing,“ kata Catur.

PT PNM mencatat, saat ini sudah terdapat 1.146.647 nasabah Mekaar di Provinsi Jawa Timur dengan total dana penyaluran Rp 1,96 triliun. Sementara di Kabupaten Lumajang tercatat ada 35.154 nasabah Mekaar dengan total penyaluran dana Rp 51,32 miliar dimana terdapat 15 nasabah sudah mendapat KUR naik kelas dan 50 nasabah tercatat sebagai nasabah potensial.

Sementara BRI pada Januari hingga Juni 2019, berhasil menyalurkan KUR senilai Rp 50,3 triliun kepada lebih dari 2,4 juta debitur, atau setara 57,8 persen dari target penyaluran KUR BRI yang di breakdown pemerintah di tahun 2019 yakni sebesar Rp 86,97 triliun.

Revitalisasi Danau Ranu Pane
Di tempat yang sama, Menteri Rini juga mendorong BUMN untuk meningkatkan kepedulian bagi masyarakat melalui program pemberdayaan lingkungan dan ekonomi masyarakat. Di Danau Ranu Pane, Bank BRI kembali menyalurkan CSR BRI Peduli lingkungan dan sarana umum kepada masyarakat di sekitar danau.

Dana digunakan untuk revitalisasi Danau Ranu Pane berupa pengerukan tanah atau pelebaran danau yang menyempit karena sedimentasi. Selain itu dilakukan penghijauan dengan menggandeng Perhutani/Balai Lingkungan Hidup serta pembangunann Rest Area yang akan digunakan sebagai tempat istirahat para pendaki sebelum memulai pendakian Gunung Semeru. Infrastruktur yang akan dibuat antara lain pembangunan pintu gerbang, pembangunan area parkir kendaraan bermotor, mini landscape, lapangan olahraga, MCK, kios UMKM, hingga gazebo.

Dalam rangkaian yang sama, Menteri Rini juga ikut melakukan penanaman 5.000 bibit pohon Cemara Gunung di sekitar hutan lindung gunung Semeru dan merevitalisasi shelter yang digunakan oleh para pendaki.



Sumber: BeritaSatu.com