Logo BeritaSatu

Kemenkes: 71,7% Pasien Omicron Sudah Peroleh Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap

Senin, 24 Januari 2022 | 17:04 WIB
Oleh : Wilsa Azmalia Putri / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), per Sabtu (22/1/2022) diketahui 71,7% pasien Omicron telah mendapatkan vaksinasi lengkap. Sementara 18,9% belum tahu status vaksinasi, 6,1% belum melakukan vaksinasi, dan 3,3% vaksinasi tidak lengkap.

Menanggapi data tersebut, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa data tersebut menunjukkan adanya efektivitas vaksin dalam mengurangi gejala varian Omicron.

“Walaupun terinfeksi tetapi karena sudah banyak yang mendapatkan vaksinasi, maka banyak dari mereka yang tidak bergejala atau bergejala ringan,” kata Nadia ketika dihubungi Beritasatu.com, Senin (24/1/2022).

Adapun dalam tersebut disebutkan 18,9% di antara pasien varian Omicron belum tahu status vaksinasi. Nadia menjelaskan, persentase tersebut merupakan jumlah dari status vaksinasi yang masih dalam proses pengecekan ulang atau dalam penyelidikan epidemiologi.

“Itu belum ada informasinya. Karena merupakan data lab tetapi tidak diketahui statusnya jadi masih kita lakukan PE (penyelidikan epidemiologi),” jelas Nadia.

Untuk tingkat keparahan gejala Omicron, dikutip dari berbagai sumber, terdapat beberapa perbedaan gejala varian Omicron bagi yang sudah divaksin dan yang belum. Diketahui bagi mereka yang positif varian Omicron dan sudah divaksininasi tidak menimbulkan gejala yang parah. Gejalanya juga akan cenderung lebih ringan jika sudah divaksinasi penuh seperti pilek dan kelelahan. Bahkan di beberapa kasus ada yang tidak bergejala.

Sementara bagi mereka yang tidak atau belum divaksinasi, secara umum gejala varian Omicron sama dengan gejala yang ditimbulkan virus-virus lainnya. Seperti, demam, batuk, sesak nafas, anosmia, sakit kepala, dan nyeri otot. Adapun kondisi paling parah yaitu sesak nafas sehingga membutuhkan oksigen tambahan untuk bernafas teratur.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kanada Akan Larang Peralatan Teknologi 5G Huawei dan ZTE

Kanada akan mengumumkan larangan penggunaan peralatan Huawei Technologies Co Ltd dan ZTE Corp 5G Tiongkok

NEWS | 20 Mei 2022

Angkut Susu Formula Bayi, AS Kerahkan Jet Militer

Amerika Serikat (AS) akan mengangkut susu formula bayi dengan jet militer. Departemen Pertahanan AS juga akan mengontrak pesawat komersial

NEWS | 20 Mei 2022

Tingkatkan Budaya Literasi, Website Denny JA World Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website Denny JA's World untuk meningkatkan budaya literasi di Indonesia yang dinilai masih rendah.

NEWS | 20 Mei 2022

Sekretaris KONI Kabupaten Bogor Diperiksa Terkait Ade Yasin

Sekretaris KONI Kabupaten Bogor Rieke Iskandar alias Akew dipanggil oleh tim penyidik KPK terkait kasus dugaan suap yang menjerat Ade Yasin.

NEWS | 20 Mei 2022

Peringatan Harkitnas Diharapkan Tak Sekadar Seremonial

Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro memimpin langsung upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

NEWS | 20 Mei 2022

Kasus Demam Berdarah Kota Bogor Naik 570% Dibanding 2021

alam 5 bulan terakhir, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mencatat 563 kasus demam berdarah dengue (DBD). Jumlah itu naik 570% dibanding 2021.

NEWS | 20 Mei 2022

KPK Periksa Rombongan Kepala Dinas soal Izin Alfamidi Ambon

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap rombongan kepala dinas pada Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

NEWS | 20 Mei 2022

Afrika Alami Wabah Cacar Monyet Selama Pandemi Covid

Afrika telah mengalami wabah cacar monyet selama Covid. Sejumlah kasus virus kini telah dilaporkan di Inggris, Amerika Serikat (AS), Portugal, dan Spanyol.

NEWS | 20 Mei 2022

Finlandia Tolak Tampung Senjata Nuklir dan Pangkalan NATO

Finlandia menolak Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk menampung senjata nuklir atau mendirikan pangkalan militer di wilayahnya.

NEWS | 20 Mei 2022

Sindir Koalisi Indonesia Bersatu, PDIP: Terlalu Awal

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto merespons terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu. PDIP menilai koalisi tersebut terlalu awal.

NEWS | 20 Mei 2022


TAG POPULER

# Deddy Corbuzier


# UAS


# Timnas Indonesia


# Minyak Goreng


# Lin Che Wei


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IKA UII Gelar Halalbihalal dan Syukuran Milad Ke-55

IKA UII Gelar Halalbihalal dan Syukuran Milad Ke-55

NEWS | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings