Logo BeritaSatu

Wiku: Optimistis, Indonesia Bisa Cegah Puncak Penularan Omicron

Kamis, 20 Januari 2022 | 23:16 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, prediksi adanya potensi puncak kasus Covid-19 akibat varian Omicron terjadi pada Februari dan awal Maret 2022 mendatang perlu disikapi dengan bijak. Pasalnya, prediksi tersebut agar semua pihak selalu waspada, namun tetap harus optimistis bahwa Indonesia bisa mencegah adanya lonjakan kasus Omicron.

“Prediksi masih bisa kita ubah dengan usaha yang sungguh-sungguh yaitu dengan melakukan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak),” ucapnya pada konferensi pers tentang “Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia”, Kamis (20/1/2022) malam.

Ia menambahkan, bagi sektor- sektor esensial yang masih beroperasi harus memperhatikan protokol kesehatan (prokes) secara menyeluruh sesuai dengan peraturan pemerintah melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) sesuai dengan aktivitas masyarakat.

Adanya peraturan tersebut, lanjut Wiku, semata- mata dilakukan untuk melindungi tiap lapisan masyarakat sesuai tingkat kerentanannya. Selain itu, berbagai intervensi pencegahan harus dilakukan di waktu yang bersamaan untuk menghasilkan proteksi yang optimal.

Selanjutnya, Wiku menuturkan, terkait tempat isolasi dan karantina terpusat berdasarkan data, Rabu (20/1/2022), diketahui bahwa fasilitas karantina terpusat tersebar di wisma dan hotel, di antaranya; Rusun Nagrak Cilincing dengan jumlah keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) 24,9% dari 7.040 kapasitas tempat tidur tersedia dan Rusun Pasar Rumput Manggarai dengan 58% dari 5.946 kapasitas tempat tidur tersedia.

Sedangkan Wisma Atlet Pademangan dengan BOR 56,6% dari 5.796 kapasitas tempat tidur yang tersedia serta 134 hotel dengan total BOR 45,8% dari total kapasitas 16.513 kamar.Wiku juga menyebutkan, berdasarkan data per 16 Januari 2022, diketahui bahwa fasilitas isolasi terpusat ditempatkan di rumah sakit rujukan Covid-19 tertentu dan beberapa hotel rujukan yang hanya difungsikan untuk tempat isolasi sebagai fasilitas tambahan dengan rincian jumlah BOR ; RSDC Wisma Atlet Kemayoran sebanyak 5.939 tempat tidur.

Adapun rumah sakit (RS) isolasi untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yakni Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr Sulianti Saroso, RS Ciputra Garden, RS Mitra Keluarga Kalideres, dan RS Siloam Mampang dengan total kapasitas tempat tidur sebanyak 286 tempat tidur.

Sementara itu, untuk hotel isolasi di antaranya C'One Hotel Pulomas, Matsuri Hotel, Grand Cempaka, Hotel Alia Cikini, Hotel Arcici Al Hijrah dan D'Arcici Hotel Plumpang dengan total kapasitas tempat tidur sebanyak 565 tempat tidur.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ali Ghufron: Achmad Yurianto Berkontribusi Besar pada JKN

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti turut berduka cita atas meninggalnya Achmad Yurianto.

NEWS | 21 Mei 2022











TAG POPULER

# DNA Pro


# CPO


# PDSI


# SEA Games


# Hari Kebangkitan Nasional


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Guardiola Ingin Manchester City Fokus Lawan Aston Villa

Guardiola Ingin Manchester City Fokus Lawan Aston Villa

BOLA | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings