Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Dampak Negatif Popok Menggumpal untuk Kesehatan Bayi

Kamis, 2 Desember 2021 | 17:28 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menggunakan popok bayi yang menggumpal ternyata berpengaruh negatif terhadap anak.

Menurut penelitian dalam jurnal ilmu kebidanan oleh Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang (Poltekkes Kemenkes Semarang) November 2019, masalah yang sering ditemukan pada kulit bayi adalah ruam popok.

Ruam bisa terjadi karena iritan eksternal seperti kotoran, bahan dari popok, urine, mikroorganisme, dan gesekan yang disebabkan oleh popok yang berulang. Setidaknya lebih dari 50% bayi yang menggunakan popok mengalami ruam popok.

Kondisi ini biasanya mulai terjadi pada usia beberapa minggu hingga 18 bulan, namun kebanyakan terjadi pada bayi usia 6-9 bulan. Hal tersebut karena kurangnya kesadaran orangtua di Indonesia terhadap pemilihan popok yang tepat bagi si kecil.

Agar para orang tua lebih memperhatikan kesehatan kulit bayinya khususnya ruam popok, Makuku mengadakan webinar kesehatan mengenai dampak negatif menggunakan popok menggumpal. Melalui webinar ini, Makuku menjelaskan bahwa popok yang ideal adalah popok yang tidak menggumpal dan menggunakan bahan 100% SAP (super absorbent polymer) sehingga tidak menimbulkan ruam pada kulit sensitif bayi.

“Popok menggumpal adalah sumber permasalahan penyebab iritasi pada kulit bayi. Jika popok mudah menggumpal, maka akan terjadi osmosis balik sehingga menjadi lembab dan akhirnya akan menyebabkan ruam pada anak. Atas latar belakang itulah Makuku membuat webinar kesehatan seputar pemilihan popok anti gumpal sehingga meningkatkan kesadaran orang tua dalam memilih popok,“ kata CEO Makuku Indonesia, Jason Lee.

Fokus pada masalah kesehatan kulit pada bayi di Indonesia itu pula yang menjadi salah satu alasan Makuku menghadirkan popok dengan struktur baru, yakni 100% SAP sehingga menghindari masalah kulit pada bayi. “Makuku Air Diapers hadir di Indonesia dengan struktur baru yakni 100% SAP sehingga tidak menggumpal sehingga lebih nyaman dan tidak bocor, hal ini tentu menjaga kulit bayi sensitif tetap terjaga,” tambah Jason.

Webinar Makuku ini juga dihadiri oleh Munira Agile, seorang mom influencer yang sangat memperhatikan kesehatan kulit bayinya. Bagi Munira, permasalahan kulit sensitif pada bayi dan memilih popok yang tepat merupakan hal yang penting untuk diketahui oleh orang tua lainnya.

Webinar yang diadakan oleh Makuku terhadap dampak negatif popok menggumpal pada kesehatan si kecil sangat menarik karena memberikan edukasi kepada orang tua di Indonesia mengenai popok antigumpal dan memiliki daya serap yang bagus ternyata berdampak besar bagi kesehatan kulit anak,” kata Munira.

Makuku juga menghadirkan dr Rae Fernandez, SpA untuk membahas lebih dalam mengapa ruam popok pada anak mudah terjadi akibat penggunaan popok yang menggumpal. “Sebagian besar bayi yang memakai popok pernah mengalami ruam popok. Ruam ini umumnya tidak berbahaya. Meski demikian, ruam popok dapat mengganggu kenyamanan sehingga bayi cenderung menjadi lebih rewel. Pada kasus tertentu, ruam popok membutuhkan penanganan dari dokter,” jelas Rae Fernandez.

Ruam popok disebabkan oleh berbagai hal, tetapi umumnya terjadi akibat paparan urine dan tinja yang terkumpul di dalam popok. Ruam popok juga dapat terjadi akibat popok yang terlalu menggumpal, infeksi bakteri, atau penyakit kulit, seperti dermatitis seboroik atau dermatitis atopik.

“Untuk itulah penting diketahui bagaimana memilih popok yang tepat sehingga dapat mencegah dampak negatif yang timbul seperti kulit sensitif pada bayi. Popok yang direkomendasikan adalah popok yang menggunakan bahan 100% SAP sehingga tidak menimbulkan ruam pada kulit sensitif bayi,” tutup Rae Fernandez.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Makuku Air Diapers yang bahan 100% SAP, para orang tua dapat mengunjungi www.makuku.co.id.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 Naik, Satgas: PPKM Skala Mikro Kembali Diperkuat

Mengantisipasi kasus Covid-19 yang terus naik, Satgas Covid-19, mendorong pemda memperkuat penerapan PPKM skala mikro pada tingkat kelurahan dan desa.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Satgas Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Naik Signifikan di 3 Provinsi

Satgas Covid-19 mengungkap penyebab meningkatnya kasus Covid-19 di tiga provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten dibandingkan dengan provinsi lainnya.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Cek Varian Omicron, Satgas: Pemeriksaan WGS Dilakukan Acak

Guna mendeteksi varian baru termasuk Omicron pada kasus Covid-19 dilakukan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) secara random.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Indonesia Kembali Terima Hampir 3 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Pemerintah Indonesia kembali menerima vaksin Covid-19 dengan jumlah hampir tiga juta dosis yang berasal dari donasi Pemerintah Jerman dan Swedia.

KESEHATAN | 26 November 2020

Kasus Covid-19 Melonjak, Forum Pemred Dorong Konferensi Pers Dilakukan Virtual

Mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Forum Pemred mengimbau agar kegiatan konferensi pers dilakukan secara daring atau online.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Update Covid-19: Kasus Harian 9.905, Jakarta Sumbang 4.558 Kasus Baru

Hari ini Kementerian Kesehatan melaporkan penambahan 9.905 kasus baru Covid-19 dengan penambahan terbanyak dari DKI Jakarta yang mencapai 4.558 kasus baru

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap Capai 127.164.526 Suntikan

Untuk vaksinasi Covid-19 dosis lengkap telah mencapai 127.164.526 suntikan atau sebesar 61% dari target sasaran vaksinasi

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Ini Cara Mengakses Layanan Telemedisin Bagi Pasien Omicron

Pasien Covid-19 varian Omicron dapat memperoleh layanan telemedisin isolasi mandiri dengan prosedur berikut.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Update Covid-19: Naik 22%, Kasus Harian Dekati 10.000

Hari ini, Jumat (28/1/2022), kasus harian Covid-19 di Indonesia, naik 22% dari kemarin, Kamis (27/1/2022), menjadi 9.905 kasus

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Jokowi: Pemerintah Sudah Siap Hadapi Lonjakan Omicron

Jokowi mengatakan pemerintah sudah melakukan banyak persiapan untuk menghadapi lonjakan varian baru Covid-19, Omicron.

KESEHATAN | 28 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
Bitcoin Cs Masih Terjebak Fase Bearish, Bagaimana Proyeksi ke Depan?

Bitcoin Cs Masih Terjebak Fase Bearish, Bagaimana Proyeksi ke Depan?

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings