Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Data Belum Cukup, Terlalu Dini Sebut Omicron Mematikan

Rabu, 1 Desember 2021 | 07:05 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman, menyatakan, masih terlalu dini menyebut Covid-19 varian Omicron atau B.11529 ini mematikan atau bergejala ringan, karena datanya belum cukup.

Menurutnya, yang sering menjadi ukuran banyak pihak adalah kecepatan dalam menular dan kemudahan dalam menginfeksi. “Data dari Afrika Selatan dalam waktu relatif singkat yakni 3 minggu sudah bisa mendominasi. Sementara berbeda dengan varian Delta yang memerlukan waktu 3 bulan,” katanya.

Oleh karena itu, Omicron diberi label varian yang menjadi perhatian (Variants of Concern) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena penyebarannya cepat di Afrika Selatan dan banyak mutasi yang mengganggu.

Kemudian untuk gejala masih terlalu dini menyatakan ini mematikan, karena kemajuan dari satu infeksi itu perlu waktu 3-4 minggu ke depan. Menghitung varian virus pun ada massa waktu yang tidak bisa dipercepat. Setelah melalui proses itu baru bisa dikatakan gejalanya dan tingkat keparahannya.

"Saya belum bisa menyatakan varian Omicron ini memberikan gejala lebih berat, mematikan atau ringan, karena masih terlalu dini dan datanya belum cukup. Apalagi masalah kematian karena itu adalah indikator akhir kalau bicara kematian 4 minggu berikutnya baru bisa dihitung. Kalau saat ini ada yang menyatakan varian ini tidak parah, belum tentu juga karena ada proses yang harus dilalui," katanya ketika dihubungi Beritasatu.com, Selasa (30/11/2021).

Diakui, potensi bahaya dari Omicron ini ada atau timbul dari data awal yang menunjukkan bahwa varian ini cepat menyebar dan menginfeksi hanya dalam waktu 3 minggu sudah bisa mendominasi setengah dari varian yang bersirkulasi.

"Yang mana bila dilihat pada varian yang saat ini kita tahu dampak dahsyatnya varian Delta. Itu varian mencapai 50 % dominasi varian yang bersirkulasi yang diperlukan waktu 3 bulan," urai panel ahli WHO tersebut.

Dikatakan, dengan kecepatan Omicron yang mengalahkan Delta, maka memberikan pesan bahwa Omicron potensi memiliki angka reproduksi yang jauh lebih tinggi dari Delta. Selain itu juga diperkuat dengan angka test positivity rate di satu wilayah yang bisa meningkat tajam dalam waktu kurang dari 3 minggu. Misal dari 1% bisa menjadi 30% karena varian baru.

"Jadi terkait dinyatakannya varian Omicron ini berpotensi menurunkan efikasi vaksin, hal ini yang masih harus menunggu data validnya sekitar 4 minggu ke depan lagi," pungkas Dicky.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 Naik, Satgas: PPKM Skala Mikro Kembali Diperkuat

Mengantisipasi kasus Covid-19 yang terus naik, Satgas Covid-19, mendorong pemda memperkuat penerapan PPKM skala mikro pada tingkat kelurahan dan desa.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Satgas Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Naik Signifikan di 3 Provinsi

Satgas Covid-19 mengungkap penyebab meningkatnya kasus Covid-19 di tiga provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten dibandingkan dengan provinsi lainnya.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Cek Varian Omicron, Satgas: Pemeriksaan WGS Dilakukan Acak

Guna mendeteksi varian baru termasuk Omicron pada kasus Covid-19 dilakukan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) secara random.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Indonesia Kembali Terima Hampir 3 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Pemerintah Indonesia kembali menerima vaksin Covid-19 dengan jumlah hampir tiga juta dosis yang berasal dari donasi Pemerintah Jerman dan Swedia.

KESEHATAN | 26 November 2020

Kasus Covid-19 Melonjak, Forum Pemred Dorong Konferensi Pers Dilakukan Virtual

Mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Forum Pemred mengimbau agar kegiatan konferensi pers dilakukan secara daring atau online.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Update Covid-19: Kasus Harian 9.905, Jakarta Sumbang 4.558 Kasus Baru

Hari ini Kementerian Kesehatan melaporkan penambahan 9.905 kasus baru Covid-19 dengan penambahan terbanyak dari DKI Jakarta yang mencapai 4.558 kasus baru

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap Capai 127.164.526 Suntikan

Untuk vaksinasi Covid-19 dosis lengkap telah mencapai 127.164.526 suntikan atau sebesar 61% dari target sasaran vaksinasi

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Ini Cara Mengakses Layanan Telemedisin Bagi Pasien Omicron

Pasien Covid-19 varian Omicron dapat memperoleh layanan telemedisin isolasi mandiri dengan prosedur berikut.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Update Covid-19: Naik 22%, Kasus Harian Dekati 10.000

Hari ini, Jumat (28/1/2022), kasus harian Covid-19 di Indonesia, naik 22% dari kemarin, Kamis (27/1/2022), menjadi 9.905 kasus

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Jokowi: Pemerintah Sudah Siap Hadapi Lonjakan Omicron

Jokowi mengatakan pemerintah sudah melakukan banyak persiapan untuk menghadapi lonjakan varian baru Covid-19, Omicron.

KESEHATAN | 28 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
Tiga Prajurit Gugur di Papua, Wapres: TNI Jangan Emosi

Tiga Prajurit Gugur di Papua, Wapres: TNI Jangan Emosi

NASIONAL | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings