Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemenkes Tetapkan Harga Tes PCR Rp 275.000-Rp 300.000

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:07 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menetapkan harga swab tes Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19 sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Rp 275.000 untuk Jawa-Bali dan Rp 300.000 untuk luar Jawa-Bali.

“Dari hasil evaluasi kami sepakati bahwa batas tarif tertinggi pemeriksaan real time PCR diturunkan menjadi Rp 275.000 untuk daerah Pulau Jawa dan Bali serta senilai Rp 300.000 untuk luar Jawa-Bali,” ucap Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir dalam konferensi pers terkait “Penetapan Harga Terbaru Swab RT-PCR” secara daring, Rabu (27/10/2021).

Untuk itu, Kadir mengimbau semua fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit (RS), laboratorium, dan fasilitas pemeriksaan lainnya yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) dapat mematuhi batasan tarif tertinggi swab tes PCR tersebut.

Selain itu, hasil pemeriksaan swab tes PCR dengan menggunakan besaran tarif tertinggi tersebut dikeluarkan dengan durasi maksimal 1x24 jam dari pengambilan swab pada pemeriksaan real time PCR.

“Kami meminta kepada Dinas Kesehatan Daerah, Provinsi dan Dinas Kesehatan Daerah/Kabupaten dan Kota untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan pelaksanaan batas tarif tertinggi untuk pemeriksaan real time PCR sesuai kewenangan masing-masing,” ucapnya.

Ia juga menegaskan, evaluasi batas tertinggi swab tes PCR akan ditinjau ulang secara berkala sesuai dengan kebutuhan. Sebelumnya, batasan tarif tertinggi PCR telah ditetapkan melalui Surat Edaran (SE) Dirjen Pelayanan Kesehatan Nomor HK0202/1/3713/2020 pada 5 Oktober 2020.

Menurutnya, SE telah berlaku hampir satu tahun yang lalu sudah saatnya dilakukan evaluasi oleh Kemenkes bersama Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Evaluasi yang dilakukan melalui perhitungan biaya pengambilan dan pemeriksaan real time PCR terdiri dari beberapa komponen yaitu jasa pelayanan atau sumber daya manusia (SDM), komponen reagen dan habis pakai, komponen biaya administrasi, over head dan komponen biaya lainnya yang kita sesuaikan dengan kondisi saat ini,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Daerah Diimbau Percepat Vaksinasi Covid-19

Pemerintah daerah diminta lakukan percepatan vaksinasi Covid-19.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Keganasan Omicron Tak Perlu Dikhawatirkan

Masyarakat diminta tak mengkhawatirkan keganasan Omicron yang merebak dalam beberapa waktu terakhir, tetapi lebih fokus untuk mewaspadai tingkat penyebarannya.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

DPR: Waspada Omicron Hindari Keramaian apabila Kurang Sehat

Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena mengingatkan masyarakat yang sedang dalam kondisi kurang sehat agar menghindari keramaian.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Update Covid-19: Waspada, Kasus Positif Naik Lagi  

Waspada, kasus baru atau kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia naik lagi hari ini.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Hadapi Omicron, DPR Ingatkan Perkuat Rumah Sakit

Menghadapi berbagai varian virus covid-19 termasuk Omicron, DPR mengingatkan pemerintah untuk terus memperkuat rumah sakit. 

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Ini Jurus Ampuh Atasi Varian Omicron Menurut Gus Nabil

Anggota DPR dari Fraksi PDIP, M.Nabil Haroen, membeberkan jurus ampuh mengatasi varian baru Covid-19, Omicron. Salah satunya disiplin menerapkan prokes.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Ini Dampak Negatif Popok Menggumpal untuk Kesehatan Bayi

Menggunakan popok bayi yang menggumpal ternyata berpengaruh negatif terhadap anak.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Vaksinolog: Jangan Panik Hadapi Omicron

Dalam menyikapi adanya varian baru Covid-19 seperti Delta dan Omicron butuh kewaspadaan, bukan kepanikan.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Kemenkes Gencarkan Sosialisasi Vaksinasi Covid-19

Kemenkes bersama berbagai pihak melakukan sosialisasi untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa pandemi Covid-19 belum selesai.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Cegah Omicron, Masa Karantina WNA dan WNI Jadi 10 Hari

Demi mencegah masuknya varian omicron, masa karantina bagi WNA dan WNI ditambah menjadi 10 hari dari sebelumnya 7 hari.

KESEHATAN | 2 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Vaksin Sinovac


# Reuni 212


# BWF World Tour


# Sri Mulyani



TERKINI
Gara-gara Warisan, 5 Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi

Gara-gara Warisan, 5 Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi

MEGAPOLITAN | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings