Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Survei John Hopkins Sebut 34% Masyarakat Menolak Divaksin, Ini Respons Kemenkes

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 09:09 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Survei terbaru John Hopkins menyebutkan 34% orang Indonesia menolak divaksinasi Covid-19. Beberapa alasan karena cemas tentang efek samping serta menunggu apakah vaksin aman untuk tubuh seseorang. Merespons hal tersebut, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hasil survei tersebut menjadi masukan bagi pihaknya untuk perbaikan kebijakan.

Pasalnya, Kemenkes juga telah menerima banyak survei yang terkait dengan vaksinasi yang dilakukan lembaga lain.

“Pada prinsipnya, kita melihat secara umum survei ini mengatakan masih ada masyarakat yang ragu-ragu dan tidak mau divaksin. Nanti ini tentunya menjadi tugas kita adalah mengejar dulu percepatan vaksinasi,” kata Nadia saat dihubungi Beritasatu.com, Sabtu (16/10/2021).

Nadia menuturkan, masyarakat masih menolak atau belum siap vaksin Covid-19 ini akan diberi edukasi dengan contoh nyata. Dalam hal ini, Kemenkes fokus mempercepat vaksinasi terhadap masyarakat yang mau divaksin, dengan begitu ada contoh bagi orang lain didekatnya. Saat ini, kata Nadia, animo masyarakat yang bersedia divaksin lebih tinggi daripada kelompok yang menolak.

Nadia menuturkan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes juga melakukan survei serupa dan mendapatkan masih ada sekitar 7% masyarakat menolak dan ragu-ragu untuk divaksin Covid-19.

“Ada survei dilakukan oleh Badan Litbangkes Kemenkes kurang lebih angka sama, tetapi tidak sebesar hasil survei lembaga lain. Angka sudah lebih menurun bagi menolak atau ragu-ragu di bawah 10%, yakni pada kisaran 7%,” paparnya.

Dikatakan Nadia, segala upaya dilakukan Kemenkes. Sebab, sejak ada program vaksinasi Covid-19 telah muncul gerakan anti vaksin atau penolakan dari masyarakat yang ragu-ragu.

Selanjutnya, Nadia mengatakan, cakupan vaksinasi kelompok rentan seperti lansia masih rendah. Untuk itu, Kemenkes saat ini telah mengajak berbagai pihak seperti tokoh agama dan pihak swasta untuk mendorong percepatan vaksinasi kelompok lansia. Salah satunya dengan mendorong kepala desa dan kelurahan untuk melakukan pendataan kelompok lansia di wilayahnya masing-masing melakukan vaksinasi dengan pengaturan.

“Dipastikan semua di data, kemudian dilakukan vaksinasi door to door atau kami mengajak pihak swasta dalam pelaksanaan vaksinasi terhadap lansia. Biasa saja swasta memberikan sesuatu kepada para lansia untuk memotivasi mereka bisa divaksin,” ucapnya.

Selain itu, Nadia mengatakan, pihaknya juga mendorong pemerintah daerah (pemda). Pasalnya, pada penurunan level penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 dan 2 selain mempertimbangkan indikator PPKM yang sudah ada juga harus dibarengi dengan indikator capaian vaksinasi termasukan untuk kelompok rentan seperti lansia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Produsen Vaksin Berlomba Siapkan Cara Hadapi Omicron

Para produsen pembuat vaksin Covid-19 telah mengatakan, mereka siap untuk memperbarui suntikan virus corona mereka untuk menargetkan varian baru.

KESEHATAN | 28 November 2021

Indonesia Terima 134.500 Dosis Vaksin Novavax

Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin Covid-19 tahap 135 dengan total 134.500 dosis vaksin Covovax, pada Sabtu (27/11/2021) malam

KESEHATAN | 27 November 2021

Perangi Stunting di Jaktim, FFI Sumbang Dua Ton Susu

PT Frisian Flag Indonesia (FFI) turut berpartisipasi mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting di wilayah Jakarta Timur (Jaktim).

KESEHATAN | 27 November 2021

Cegah Malnutrisi, Regal Springs Kampanyekan Ikan Tilapi

Regal Springs Indonesia menggelar kampanye makan Ikan Tilapia dalam rangka peringatan Hari Ikan Nasional yang jatuh setiap tanggal 21 November.

KESEHATAN | 27 November 2021

Indonesia Masuk 5 Negara dengan Penurunan Covid-19 Terbesar

Indonesia masuk dalam daftar lima negara dengan penurunan kasus Covid-19 terbesar

KESEHATAN | 27 November 2021

Konsumsi Herbal Tingkatkan Imunitas Tubuh, Cek Penjelasannya

Mengonsumsi herbal yang mengandung imunomodulator dapat dijadikan pilihan praktis menjaga imunitas tubuh.

KESEHATAN | 27 November 2021

Sindrom Stunting Dapat Terjadi Secara Berulang

Menurut IDAI, sindrom stunting bisa berulang, mulai dari neonate, dua tahun, usia sekolah (school age), pubertas, sampai dewasa.

KESEHATAN | 27 November 2021

Update Covid-19: Gaspol, Vaksinasi Dosis Lengkap 93.666.839

Hari ini vaksinasi dosis lengkap (dosis kedua) mencapai 93.666.839

KESEHATAN | 27 November 2021

Resistensi Antimikroba Jadi Pembunuh Nomor 1 di 2050

Selain ancaman pandemi Covid-19 terkait dengan penyakit zoonosis, hal penting lainnya yang juga perlu diwaspadai terkait resistensi antimikroba.

KESEHATAN | 27 November 2021

Ini yang Baru Diketahui Pakar tentang Varian Omicron

Varian ini memiliki jumlah mutasi yang tinggi, sekitar 50 secara keseluruhan.

KESEHATAN | 27 November 2021


TAG POPULER

# UFO


# Ezra Walian


# Varian Covid-19


# Ralf Rangnick


# Aliran Dana Teroris



TERKINI
Kucurkan Rp 1,19 T, TMT Pemegang Saham Mayoritas ABM

Kucurkan Rp 1,19 T, TMT Pemegang Saham Mayoritas ABM

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings