Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

IDAI: 1.800 Anak Indonesia Meninggal Akibat Covid-19

Minggu, 26 September 2021 | 19:44 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) Aman Pulungan mengatakan bahwa, hingga September 2021, data anak yang meninggal dunia akibat Covid-19 sudah mencapai 1.800 orang. Sedangkan yang positif Covid-19 ada sekitar 260.000 kasus.

Aman menyebutkan, jumlah ini terus mengalami peningkatan, bahkan pada data akhir Juni -September 2021, rata- rata 100 anak Indonesia meninggal per minggu.

“Kami tidak mengkritisi apapun level PPKM atau penilaiannya tetapi kita mesti melihat bahwa minggu 20 Agustus 2021, anak masih ada yang meninggal dan kasus masih bertambah. Ini kan kita harus hati-hati jadinya,” kata Aman pada konferensi pers “Update Kajian IDAI Terkait Covid-19 pada Anak: Pembelajaran Tatap Muka, serta Publika Data Riset IDAI mengenai Covid-19 pada Anak Selama 2020,” secara virtual Minggu, (26/9/2021).

Aman menuturkan, ada anak hingga September 2021 ini akan menjadi riset selanjutnya. Pasalnya, IDAI telah melakukan riset hingga akhir 2020. Adapun data riset IDAI tentang anak terkonfirmasi dan meninggal akibat Covid-19 dilakukan sejak Maret -Desember 2020 telah dipublikasi pada jurnal terakreditasi internasional dan sudah terpublikasi di jurnal QI.

Data tersebut berdasarkan laporan kasus Covid-19 pada anak yang dirawat oleh dokter anak yang tergabung dalam IDAI selama Maret-Desember 2020, tercatat ada 37.706 kasus anak terkonfirmasi positif Covid-19.

Aman menegaskan, hasil penelitian IDAI tersebut dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Frontiers in Pediatrics yang terbit 23 September 2021 lalu. “Penelitian ini adalah gambaran data terbesar pertama kasus Covid anak di Indonesia pada gelombang pertama Covid. Angka kematian yang cukup tinggi adalah hal yang harus dicegah dengan deteksi dini dan tata laksana yang cepat dan tepat,” kata Aman.

Berdasarkan data tersebut, diantara anak-anak terkonfirmasi Covid-19 yang ditangani oleh dokter anak, angka kematian tertinggi pada anak usia 10-18 tahun sebanyak 26%, diikuti 1-5 tahun sebanyak 23%, 29 hari- kurang dari 12 bulan sebanyak 23%, 0-28 hari sebanyak 15%, dan 6- kurang dari 10 tahun 13%.

Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI, Hikari Ambara Sjakti menambahkan, berdasarkan laporan tersebut, diperoleh Case Fatality Rate (CFR) Covid-19 pada anak di Indonesia yakni 522 kematian dari 35.506 kasus suspek ditemukan CFR 1.4%, dan 177 kematian dari 37.706 kasus terkonfirmasi ditemukan CFR 0.46%.

“Penyebab kematian anak akibat Covid-19 terbanyak dikarenakan faktor gagal napas, sepsis / syok sepsis, serta penyakit bawaan atau komorbid,” ucap Hikari

Dikatakannya, komorbid terbanyak pada anak Covid-19 yang meninggal adalah malnutrisi dan keganasan, disusul penyakit jantung bawaan, kelainan genetik, tuberkulosis (TBC), penyakit ginjal kronik, celebral palsy, dan autoimun.

Ketua Satuan Tugas Covid-19 IDAI, Yogi Prawira menyebutkan, 62 anak meninggal tanpa komorbid, disebabkan gagal napas dan sepsis / syok sepsis terjadi pada kondisi Covid-19 yang berat, sehingga pemantauan kondisi, serta tatalaksana secara dini dan tepat sangat penting untuk mencegah terjadinya dua kondisi tersebut.

Adapun data laporan riset IDAI tersebut juga menjabarkan distribusi regional kasus Covid-19 pada anak, terdapat 10 daerah di Indonesia dengan kasus anak terkonfirmasi Covid-19 terbanyak yakni, Jawa Barat, Riau, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, DIY, dan Papua.

Selain itu, ada 7 daerah dengan kasus kematian anak terkonfirmasi Covid-19 terbanyak, yaitu, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan.

“Tidak meratanya deteksi kasus ini terjadi karena fasilitas tes PCR dan fasilitas kesehatan yang berbeda, kapasitas testing PCR saat itu di Indonesia masih rendah dan anak bukan populasi prioritas untuk tes,” papar Ketua Bidang Ilmiah Pengurus Pusat IDAI,. Antonius H. Pudjiadi.

Laporan hasil riset IDAI tersebut juga menyebutkan bahwa CFR Covid anak di Indonesia ini jauh lebih tinggi dibanding di negara lain seperti Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa, kemungkinan karena kapasitas pemeriksaan atau testing yang rendah sehingga banyak kasus yang tidak terdeteksi.

IDAI menegaskan, data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada waktu yang sama mendapatkan 77.254 kasus anak terkonfirmasi Covid-19 dari total kasus 671.778, yaitu sekitar 11.5%. Perbedaan jumlah ini terjadi karena di penelitian ini yang terdata hanyalah kasus yang ditangani oleh dokter anak. Sedangkan Kemenkes juga memasukkan data dari anak yang tidak bergejala dan hasil telusur kontak.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Garda Pemuda Nasdem Telah Distribusikan 15.219 Dosis Vaksin ke Warga Jabodetabek

Sentra Vaksinasi PSP Bervaksin telah mendistribusikan atau menyuntikkan 15.219 vaksin Covid-19 dosis satu dan dua kepada masyarakat Jabodetabek.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Airlangga: Kondisi Covid-19 Membaik Hampir di Seluruh Indonesia

kasus aktif Covid-19 di Indonesia tercatat sekitar 0,5 persen dari total kasus atau berada di bawah rata-rata global.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

PPKM Diperlonggar, Ini Penyesuaian Aktivitas Masyarakat Terbaru

Koordinator PPKM Jawa dan Bali, Luhut Binsar Panjaitan menyatakan terdapat sejumlah pelonggaran aktivitas masyarakat pada PPKM periode saat ini.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Pemerintah Terus Evaluasi Penentuan Level PPKM

Pemerintah terus melakukan evaluasi dalam pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Direncanakan Tahun Depan, Pemerintah Susun Aturan Booster Vaksin Covid-19

Peraturan pemberian booster vaksinasi Covid-19 yang akan dimulai tahun depan tengah disiapkan pemerintah.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

WNI yang Divaksin Sinovac Bisa Umrah, Syaratnya Tambah Karantina 5 Hari

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi yang baru Tawfiq bin Fawzan al-Rabiah bersedia membantu.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Akhir Tahun, Vaksinasi Lengkap Diperkirakan Sentuh 122 Juta

Menkes memperkirakan pada akhir tahun ini untuk vaksinasi Covid-19 dosis kedua atau vaksinasi lengkap bisa menyentuh angka 122 juta orang.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Hindari Gelombang Ketiga Covid-19, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin

Pemerintah meminta masyarakat terus berdisiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan demi menjaga diri terhindar dari virus corona.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Ini Strategi Pemerintah Ubah Pandemi Covid Jadi Endemi

Strategi yang dilakukan pemerintah adalah mengakselerasi terus vaksinasi dan penyediaan obat-obatan antivirus Covid-19.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Update Covid-19: Tambah 626, Kasus Positif di Indonesia Capai 4.235.384

Untuk kasus meninggal dunia hari ini bertambah 47 orang sehingga total kematian akibat Covid-19 menjadi 142.999 orang.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021


TAG POPULER

# Jembatan Gantung


# Merah Putih


# Piala Thomas


# Luhut Pandjaitan


# Kasus Covid-19



TERKINI
Persiapan Tersisa 8 Bulan, Wagub DKI Optimistis Formula E Berjalan Lancar

Persiapan Tersisa 8 Bulan, Wagub DKI Optimistis Formula E Berjalan Lancar

MEGAPOLITAN | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings