Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Covid-19 Disebut Penyakit 1.000 Wajah

Senin, 2 Agustus 2021 | 17:41 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.comCovid-19 disebut sebagai penyakit 1.000 wajah. Kepala Satgas Covid-19 RSPAD Gatot Subroto, I Wayan Agus mengatakan pandemi Covid-19 memiliki karakter berbeda dengan kasus SARS dan MERS yang terjadi sejak awal 2000-an.

Ditegaskan, Covid-19 menjadi lebih berbahaya karena penularannya antarmanusia. Berbeda dengan SARS dan MERS yang penularannya dari hewan ke manusia. Wayan mengatakan sifat mutasi Covid-19 lebih cepat, tingkat penularan lebih cepat, sehingga korban meninggal lebih banyak.

Wayan menyampaikan itu dalam pelatihan asisten tenaga kesehatan (Nakes) yang digelar oleh DPP PDI Perjuangan (PDIP) dari Gedung Sekolah Partai, di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (2/8/2021).

Wayan menceritakan pengalaman pihaknya bersentuhan di lapangan dengan kasus-kasus Covid-19. Sejumlah ciri khas awal penderita Covid-19 antara lain seperti sesak napas, batuk, dan demam. Namun ketika penyakit terus berlanjut, akan memunculkan berbagai macam penyakit ikutan.

Wayan menambahkan semua sistem organ tubuh manusia bisa diserang oleh Covid-19. Kalau di otak bisa menyebabkan stroke dan kejang. Covid-19 juga dapat menyebabkan mata merah.

“Inilah klinis Covid yang kadang sangat sulit dideteksi. Tak sekedar di paru atau pernapasan. Itu makanya kami di lapangan menyebutnya penyakit 1.000 wajah. Karena foto rontgen bisa jadi apa saja, penyakit penyertanya juga muncul. Kita ibarat meraba wajah dalam gelap. Bisa dari sisi mana saja karena memunculkan berbagai masalah yang bisa muncul. Itu masalah klinis yang dihadapi,” kata Wayan.

Menurut Wayan, Covid-19 juga berbeda dengan pandemi cacar, yang penyakitnya mudah dilihat. Covid-19 memiliki karakter klinis yang bervariasi. Selain itu, covid memiliki banyak varian, berbeda dengan cacar. Untuk catatan, vaksin cacar ditemukan 1700-an, tetapi pandemi bisa diatasi setelah hampir 200 tahun kemudian.

Wayan mengatakan sampai saat ini, angka positivity rate Indonesia berada pada angka 19,1%, sedangkan standar WHO bahwa pandemi terkendali apabila angkanya 5%.

“Maka ini masih sangat mengkhawatirkan di Indonesia. Secara epidemiologi, status kita masih merah. Walau tingkat kepenuhan ruang perawatan sudah berkurang,” kata Wayan.

Namun yang jelas, pihaknya menyimpulkan bahwa proses menangani pandemi Covid-19 akan dinamis dan takkan selesai dalam 1-2 tahun.

“Kesimpulannya Covid sangat dinamis, dan terus bermutasi. Vaksin kita harapkan menjadi game changer yang membuatnya end game. Yang jelas, kita dituntut selalu belajar bagaimana menangani Covid ini bersama-sama,” demikian Wayan.

Sementara itu, dr. Meta Melviana yang berpengalaman menangani pasien Covid-19 mengatakan pihaknya mengapresiasi inisiasi PDIP melaksanakan pelatihan nakes. Dengan pelatihan ini, pihaknya berharap para asisten nakes memiliki kompetensi.

“Diharapkan asisten nakes memiliki kompetensi pengetahuan, kompetensi keterampilan, kompetensi sikap, dan kompetensi kemampuan bekerja dalam tim,” kata Meta.

Meta juga menceritakan berbagai pengalamannya menyembuhkan para pasien Covid yang dirawatnya. Satu yang menarik adalah ketika Meta menyebut mayoritas pasiennya sembuh, tetapi ada juga yang meninggal. Pasien yang wafat ini karena kondisinya semakin memburuk, tetapi menolak untuk dirawat di rumah sakit.

“Jika memang semakin memburuk, harus dibawa dan dirawat di rumah sakit. Pasien saya yang meninggal itu yang menolak untuk dibawa dan dirawat di rumah sakit,” kata Meta.

Meta juga mengaku pernah terpapar covid-19. Satu yang dialami oleh Meta, dirinya mengalami kondisi makin parah karena mengalami stres. Sebab saat terkena Covid-19, dirinya masih tetap harus melayani pasien yang dirawatnya, dan sibuk mengalihkannya kepada para rekan dokternya.

Akhirnya, imun tubuhnya makin menurun. Situasi berubah ketika Meta akhirnya mematikan semua alat komunikasi dan berusaha meningkatkan imun tubuhnya lewat mental yang lebih kuat.

“Jadi bagi yang kena Covid, tak boleh sampai stres supaya imunnya menguat dan bisa sembuh. Tentu saja ada komorbid dan berat badan berlebihan juga mempengaruhi proses penyembuhan,” kata Meta.

Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning mengatakan bahwa pelatihan asisten nakes ini mengatakan berbagi pengalaman tersebut akan sangat bermanfaat bagi para peserta pelatihan. Sebab para peserta akan diintegrasikan dengan Satgas Covid-19 di wilayahnya masing-masing. Para peserta nantinya akan bertugas di lapangan.

“Sehingga para peserta pelatihan ini mendapat pengalaman dan tips dalam menghadapi penderita Covid. Gizinya bagaimana, kalau darurat, obatnya bagaimana. Ini saling berbagi pengalaman,” kata Ribka.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan usai pelatihan ini, peserta akan dibuatkan pusat komunikasi untuk terus saling berbagi pengalaman dalam melakukan tindakan di lapangan.

“Meski pelatihan ini dilakukan oleh PDI Perjuangan, tapi rekrutmennya terbuka. Karena yang penting itu kerja kemanusiaan. Kita harus bersama-sama sebagai warga bangsa. Ini juga yang jadi pesan Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Hasto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PII Dorong Insinyur Bantu Kembangkan Teknologi Dunia Kesehatan

Persatuan Insinyur Indonesia atau PII mendorong para insinyur untuk membantu mengembangkan teknologi dalam dunia kesehatan.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pemerintah Dapat Izinkan Kegiatan Besar, Asalkan Patuhi Syarat

Pemerintah dapat memberi izin penyelenggaraan kegiatan besar dengan kewajiban mengikuti sejumlah pedoman yang ditetapkan.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pemerintah Pertegas Vaksinasi Booster Hanya untuk Tenaga Kesehatan

Pemerintah menegaskan vaksin booster hanya diberikan untuk nakes untuk melindungi mereka dalam menjalankan tugasnya di tengah pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 25 September 2021

Wakil Ketua MPR Hadiri Vaksinasi di Ponpes Buntet Cirebon

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menyaksikan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan terhadap santri dan warga sekitar di lingkungan pondok pesantren Buntet, Cirebon.

KESEHATAN | 25 September 2021

Laju Penularan Covid-19 Melandai, PBNU: Masyarakat Tak Boleh Lengah

PBNU meminta masyarakat tak lengah menerapkan protokol kesehatan kendati angka laju penularan menunjukkan tanda-tanda melandai dalam beberapa pekan terakhir

KESEHATAN | 25 September 2021

LPEI Salurkan Tabung Oksigen untuk RS Soetarto Yogyakarta

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) komitmen membantu fasilitas kesehatan dalam menangani pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pentingnya Melakukan Premarital Check Up Sebelum Menikah

Premarital check up atau pemeriksaan kesehatan pranikah, dilakukan minimal enam bulan sebelum dilangsungkannya hari pernikahan.

KESEHATAN | 25 September 2021



Angkie Yudistia: Vaksinasi Disabilitas Jabar Jadi Percontohan Nasional

Pelaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas di wilayah Jabar bisa menjadi percontohan vaksinasi untuk disabilitas tingkat nasional

KESEHATAN | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Timnas Brasil


# Kripto


# Pembakaran Mimbar Masjid



TERKINI
Prancis Akan Gandakan Sumbangan Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

Prancis Akan Gandakan Sumbangan Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

DUNIA | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings