Logo BeritaSatu

Kasus Harian Covid-19 Masih Terus Naik, Satgas: Dampak Libur Idulfitri

Jumat, 11 Juni 2021 | 14:43 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Kasus harian Covid-19 terus menunjukkan angka kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Pada Kamis (11/6/2021), kasus harian mencapai 8.892 atau naik dibanding Rabu (9/6/2021) sebanyak 7.725, dan pada Selasa (8/6/2021) sebanyak 6.294 kasus.

Menanggapi hal ini, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, kenaikan kasus terjadi karena dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya adalah efek dari libur Idulfitri 2021.

“Kenaikan kasus terjadi bisa karena banyak faktor, salah satunya bisa karena adanya efek libur Idulfitri kemarin,” kata Wiku saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (11/6/2021).

Meski begitu, kata Wiku, kenaikan kasus kali ini lebih terkendali jika dibandingkan pascalibur Idulfitri tahun 2020. Hal ini karena persiapan penerapan kebijakan lebih optimal. “Kita bisa lihat persiapan kebijakannya juga lebih optimal,” ujarnya.

Menurut Wiku, untuk pengendalian kasus saat ini, maka posko perlu meningkatkan optimalisasi operasional serta perlu adanya kerja sama pemerintah daerah di setiap tingkatan wilayah administrasi.

Sebelumya, Wiku menjelasn perbandingan peningkatan kasus 3 minggu pasca-Idulfitri tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu terdapat perbedaan yang signifikan. Di mana perkembangan kasus tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu.

Menurut Wiku, kenaikan kasus Covid-19 di tingkat provinsi pada tahun ini tidak sebesar tahun lalu. Tahun lalu, pascalibur Idulfitri terjadi kenaikan kasus di tingkat provinsi hingga hingga 500%. Namun tahun ini kenaikan paling tinggi sebesar 120%.

Kendati demikian, Wiku menyebutkan, tidak bisa hanya melihat keadaan di tingkat provinsi saja tetapi perlu memperhatikan keadaan di tingkat kabupaten/ kota. Pasalnya, kenaikan di beberapa kabupaten/kota terjadi secara signifikan.

“Kabupaten/kota ini yang berkontribusi besar dalam naiknya kasus di masing-masing provinsi ini,” ucapnya pada konferensi pers tentang “Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia”, Rabu (9/6/2021).

Sebagaimana diketahui, perbandingan kenaikan kasus Covid-19 dalam 3 minggu pasca-Idulfitri tahun 2020 lalu terjadi kenaikan 80,5%, sedangkan tahun 2021 ini kenaikannya hanya sebesar 53,4%. Adapun kenaikan pada Idulfitri 2020 dikontribusikan oleh 5 provinsi yakni Jawa Timur naik 535%, Sulawesi Selatan naik 293%, Kalimantan Selatan naik 113,8%, Jawa Tengah naik 44,2%, dan DKI Jakarta naik 38,4%.

Sementara pada Idulfitri tahun ini, kenaikan kasus hingga 53,4% dikontribusi oleh 5 provinsi yakni Jawa Tengah sebesar 120%, Kepulauan Riau naik 82%, Sumatera Barat naik 73%, DKI Jakarta 63%, dan Jawa Barat naik 23%.

Daerah dengan Kontribusi Kasus Tertinggi Covid-19

Berikut ini rincian kabupaten/kota dengan kontribusi kasus tertinggi per provinsi. Pertama, Jawa Tengah kasus dikontribusikan oleh Kudus 7594%, Jepara naik 685%, Sragen naik 338%, Kota Semarang naik 193%, dan Semarang naik 94%.

Kedua, Kepulauan Riau, kasus dikontribusikan oleh Kota Batam naik 257%, Karimun naik 116%, Natuna naik 100%, Bintang naik 81%, dan Kota Tanjung Pinang naik 13.

Ketiga, Sumatera Barat, kasus dikontribusikan oleh Pasaman Barat naik 157%, Agam naik 151%, Solok naik 128%, Dharmasraya naik 125%, dan Kota Padang naik 75%.

Keempat, DKI Jakarta kasus dikontribusikan oleh Jakarta Selatan naik 92%, Jakarta Timur naik 67%, Jakarta Pusat naik 57%, Jakarta Utara naik 43%, dan Jakarta Barat naik 42%.

Kelima, Jawa Barat kasus dikontribusikan oleh Ciamis naik 700%, Bandung naik 261%, Cianjur naik 188%, Karawang naik 152%, dan Cirebon naik 115%.

“25 kabupaten/ kota ini merupakan kabupaten/ kota dengan penyumbang tertinggi dari kenaikan kasus Covid-19 selama 3 minggu terakhir secara nasional,” ucap Wiku.

Wiku mengatakan, dari data tersebut menunjukkan bahwa untuk melihat kondisi secara detail maka harus melihat keadaan di tingkat kabupaten/ kota.

“Jangan sampai terlambat hingga situasinya menjadi kritis dan tidak terkendali. Mohon kepada seluruh bupati dan wali kota dari seluruh kabupaten/kota ini untuk segera memperbaiki penanganan Covid-19 di daerahnya masing-masing,” ucapnya.

Menurut Wiku, dengan kenaikan yang sangat signifikan, yakni di atas 100% harus segera ditindaklanjuti agar tidak menjadi permasalahan berkepanjangan dan memperparah kenaikan kasus secara nasional.

“Fokus penanganannya adalah dengan menurunkan kasus segera mungkin dan menekan tidak terjadi penularan karena apabila di kabupaten/ kota ini menurun maka kasus nasional akan menurun pula secara signifikan,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPOM Diminta Laporkan Penyebar Hoax Galon Guna Ulang

BPOM diminta untuk bersikap tegas terhadap orang-orang yang telah menyebarkan isu yang tidak benar terkait galon guna ulang.

KESEHATAN | 11 Juni 2021

Warga Kudus Meninggal di Asrama Haji Donohudan Bertambah

Jumlah warga Kudus yang meninggal saat menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, karena terpapar Covid-19 bertambah menjadi dua orang.

KESEHATAN | 11 Juni 2021

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Pelabuhan Tanjung Emas

Presiden Jokowi didampingi Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meninjau pelaksanaan vaksinasi massal kepada 1.000 orang di Pelabuhan Tanjung Emas

KESEHATAN | 11 Juni 2021

Menlu: Angka Covid-19 Turun Drastis di Negara yang Mayoritas Warganya Telah Divaksin

Retno mencontohkan Inggris telah mampu menurunkan angka kasus harian menjadi sekitar 5.000 dari sebelumnya 60.000 kasus.

KESEHATAN | 10 Juni 2021

Besok, 1 Juta Vaksin Sinopharm Tiba untuk Vaksinasi Gotong Royong

Sebanyak 1 juta dosis vaksin Sinopharm untuk vaksinasi gotong royong besok tiba di Indonesia.

KESEHATAN | 10 Juni 2021

Malam Ini, 1.540.800 Vaksin Astrazeneca Tiba di Indonesia

Vaksin Covid-19 Astazeneca datang melalui jalur multilateral Covax Facility sebanyak 1.540.800 dosis, Kamis (10/6/2021) malam.

KESEHATAN | 10 Juni 2021

Masyarakat Diminta Menahan Diri untuk Lakukan Perjalanan Saat Libur Panjang

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono meminta masyarakat Indonesia untuk bisa menahan diri tidak melakukan perjalanan libur panjang.

KESEHATAN | 10 Juni 2021

Lelah dengan Pandemi Membuat Masyarakat Kudus dan Bangkalan Abai Protokol Kesehatan

Banyak masyarakat yang sudah lelah dengan situasi pandemi Covid-19. Alhasil terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kudus, Jawa Tengah, dan Bangkalan, Jawa Timur.

KESEHATAN | 10 Juni 2021

Dipelopori Moeldoko, Obat untuk Pasien Covid-19 Mulai Didistribusikan

Ivermectin, obat yang digunakan untuk pasien Covid-19 mulai didistribusikan ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas di Kudus.

KESEHATAN | 10 Juni 2021

Satgas Covid-19: Jabar Provinsi dengan Tingkat Keterisian Ranjang Tertinggi

Jawa Barat menjadi provinsi dengan BOR tertinggi yang mencapai 63,6%.

KESEHATAN | 10 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS