Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Doni Monardo Ulang Tahun, Antara Angan Jalan-jalan dan Titik Nol Corona

Selasa, 11 Mei 2021 | 20:01 WIB
Oleh : JAS

Jakarta, Beritasatu.com - “Surga-surga kebahagiaan” Doni Monardo, telah tiba sore itu, 10 Mei 2021. Mereka yang hadir adalah Santi Ariviani, istri tercinta. Lalu putri sulung, Azzianti Riani Monardo bersama suaminya, Kapten (Inf) Mochammad Arief Wibisono serta dua cucu kesayangan. Tampak pula si bungsu Azel (Adelwin Azel Monardo). Sedangkan, putra kedua, Alka (Reizalka Dwika Monardo) absen, karena masih mengikuti pendidikan militer di Magelang.

Adalah Korpsri Kolonel Czi Budi Irawan yang mengatur jadwal rutin sedemikian rupa, sehingga sore hari selepas jam kantor, tidak lagi diisi kegiatan dinas Satgas Penanganan Covid-19 ataupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Lalu, Budi membebaskan agenda hingga malam khusus hanya bagi "surga-surga nyata" Doni.

“Awal-awal pandemi, tahun lalu, Pak Doni terkadang hanya tidur tiga-empat jam saja. Selebihnya berkutat dengan urusan kebencanaan dan pengendalian Covid-19. Keadaan itu sudah berlangsung setahun lebih, sejak ia memutuskan tidur di kantor,” kata Egy Massadiah, Tenaga Ahli BNPB mengomentari totalitas Doni.

Ditambahkannya, beberapa pekan terakhir, Doni Monardo bahkan dijuluki pejabat paling cerewet, karena pernyataannya yang mengalir deras setiap hari di media massa, terkait larangan mudik. Doni bersedia tidak populer dan siap di-bully netizen gara-gara ketegasan sikapnya mengamankan instruksi presiden tentang larangan mudik 2021. Kata Doni, tak apa cerewet agar korban Covid tidak berderet.

Awak di lantai 10 Graha BNPB yang setia menemani, memahami, betapa kehadiran orang-orang tercinta di hari ulang tahunnya akan terasa istimewa. Alhasil, sore menjelang berbuka puasa hingga malam hari, acara dibuat semiprivat. Tentu dengan protokol kesehatan ketat. Syukuran diisi kipas lilin pengganti tiup lilin, potong kue, berdoa masing-masing di dalam hati. Menjadi spesial karena yang berulang tahun hanya ditemani keluarga inti.

Angan Jalan-jalan
Usai berbuka puasa, Doni mengambil wudu dan menjalankan Solat Magrib. Kembali ke ruang Multy Media di lantai 10, tak jauh dari ruang kerjanya, untuk melanjutkan makan. “Sebentar lagi kan ayah pensiun, berarti sudah bebas dong?” ucap Santi kepada suaminya, yang duduk di sebelah.

Doni tidak segera menjawab, dan tekun mengunyah menu nasi kuning dan palubasa yang disajikan awak lantai 10. Ia hanya tersenyum.

“Waaah… asyik. Jadi kita bisa jalan-jalan yaaa…. Sudah lama sekali tidak jalan-jalan,” sergah Santi dengan semringah. Sebuah angan-angan bisa berjalan-jalan yang dirindukan.

Ada harapan membuncah dari narasi dan ekspresi Santi. Tulang rusuk Doni Monardo yang begitu setia dan sabar mendampinginya. Termasuk, merelakan suami tidur di kantor demi keberhasilan tugas menjadi panglima perang melawan pandemi. Demi tugas kemanusiaan penanggulangan bencana.

Meski tak terucap dalam kalimat, tumpukan perasaan yang ada di dasar hati Santi sejatinya bisa setebal novel. Tentang bagaimana kecemasan hatinya mendengar berita suaminya nyaris celaka saat helikopter yang dinaikinya gagal terbang di Tahuna, Januari 2020. Tentang bagaimana hatinya laksana disayat sembilu, demi mengetahui suaminya pulang bukan untuk berbagi waktu, tetapi terpaksa pulang karena terpapar Covid-19.

Jika Anda mengira Doni Monardo adalah pria tangguh, pejabat yang tak kenal lelah (meminjam istilah Menko PMK, Prof Muhadjir Effendy—pen), maka sejatinya, perempuan bernama Santi, jauh lebih tangguh.

Bayangkan, sekitar 30 tahun, bersuamikan Doni yang anggota Kopassus. Menempuh medan penugasan mulai dari Timor Timur, Aceh, sampai tugas menjadi “tameng hidup” bagi kepala negara. Semua penugasan yang bertaruh nyawa. Setiap hari, melepas kepergian suami ke tempat kerja dengan iringan doa semoga selamat kembali ke pelukannya.

Suasana pun mencair ketika awak lantai 10 menayangkan video pendek ucapan ulang tahun untuk sang komandan. Semua gembira. Semua tertawa. Sudah tidak ada gurat sedih di wajah Santi. Yang terjadi kemudian berubah menjadi wajah haru, ketika melihat suaminya menimang-nimang cucu kedua, Zahra (Azzahra Rania Wibisono).

Meski usianya baru 10 bulan, tetapi Zahra “tak bisa diam”. Tangannya sangat gesit menyambar apa saja yang ada di dekatnya. Termasuk ketika Doni lengah dan tangan Zahra menyambar piring kecil hingga terjatuh ke lantai, “praang…..”.

Bunyi keras yang mengagetkan. Kaget yang disusul pecah tawa kegelian melihat tingkah Zahra yang meronta-ronta tak bisa diam di gendongan Doni Monardo.

Begitulah. Doni melalui jam demi jam di hari ulang tahunnya dengan hati yang mekar. Di antara sekian banyak kue, bunga ulang tahun kiriman kolega, serta pernak-pernik hadiah, bisa dipastikan, kado istimewa tak lain dan tak bukan adalah hadirnya istri, anak, menantu, dan cucu.

Titik Nol Corona
Akan halnya Egy, yang rajin mencatat aktivitas Doni dan kemudian menjadikannya buku. Tahun lalu (2020), Egy menghadiahi Doni Monardo dua judul buku sekaligus: Secangkir Kopi di Bawah Pohon dan Sepiring Sukun di Pinggir Kali. Dua buku dengan satu tagline: Kiprah Doni Monardo Menjaga Alam.

Sedangkan di ulang tahun yang kemarin (2021), Egy menghadiahi satu judul buku terbarunya: Titik Nol Corona, Doni Monardo di Pusaran Wabah. Buku setebal 430 halaman berukuran B-5 itu, berisi tak kurang dari 60 judul tulisan. Lebih menarik lagi karena Menko PMK, Muhadjir Effendy menulis secara khusus kata pengantar untuk buku ini.

Menko Muhadjir banyak bercerita bagaimana ia bersama Doni Monardo berjibaku mengendalikan pagebluk. Dalam banyak perjalanan dan kunjungan kerja bersama Doni itu pula, Muhadjir memuji ketangguhan fisik Doni. Tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi Doni dipuji mampu menjaga pikiran tetap fokus pada program.

Masih banyak sepak terjang Doni Monardo setahun terakhir yang tak tertangkap kamera media massa mainstream, tetapi ditangkap dengan baik oleh Egy.

Doni pun menerima kado buku dari Egy dengan senyum mengembang.

Selamat ulang tahun, Datuk Doni Monardo. Tetap Sehat. Tetap Semangat. “Salam cerewet”….



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mudik Tidak Mudik Covid-19 Tetap Ada, Relawan: Itu Mindset Salah!

Masih banyak pola pikir (mindset) yang salah di masyarakat sehingga bisa memicu peningkatan angka penularan kasus Covid-19.

KESEHATAN | 11 Mei 2021

Masyarakat Jadi Ujung Tombak Penyelesaian Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 adalah masalah kesehatan masyarakat, sehingga artinya ujung tombak penyelesaiannya juga harus datang dari masyarakat

KESEHATAN | 11 Mei 2021

Meskipun Hasil Tes Usap Negatif, Mudik Tetap Sangat Berisiko

Tim Koordinator Relawan Edukator Covid-19, Fajri Adda’i mengatakan, hasil swab antigen negatif tidak menjamin seseorang tak tertular Covid-19

KESEHATAN | 11 Mei 2021

Epidemiolog Sebut Data 61% Pemudik Positif Covid-19 Kemungkinan Salah

Itu datanya pasti ngaco. Orang yang masuk rumah sakit angka positivity rate atau rasio kasus positif dari surveillance sekitar 10-20 %, tidak mungkin 61%.

KESEHATAN | 11 Mei 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 75.416

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Selasa (11/5/2021), jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 75.416.

KESEHATAN | 11 Mei 2021

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Indonesia Capai 13,6 Juta

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama sampai Selasa (11/5/2021), mencapai lebih dari 13,6 juta.

KESEHATAN | 11 Mei 2021

Update Covid-19: Tambah 5.021, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.723.596

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia, Selasa (11/5/2021), sebanyak 5.021. Total kasus positif di Indonesia menjadi 1.723.596.

KESEHATAN | 11 Mei 2021

Pemda Diminta Perketat Pengawasan Mobilitas dan Kerumunan Warga

Wiku Adisasmito meminta pemerintah daerah (Pemda) memperketat pengawasan mobilitas dan kerumunan di daerah.

KESEHATAN | 11 Mei 2021

Hadapi Lonjakan Arus Balik, Tes Acak Covid-19 Akan Diperbanyak

Salah satu cara menghadapinya adalah dengan memperbanyak tes acak atau random testing kepada para pemudik.

KESEHATAN | 11 Mei 2021

Satgas Covid-19: Hati-hati, Indonesia Bisa Seperti India

Satgas Covid-19 meminta masyarakat berhati-hati dan waspada karena potensi kasus Covid-19 di Indonesia bisa seperti India, apabila masyarakat memaksakan mudik.

KESEHATAN | 11 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS