Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penderita Asma Wajib Tahu Hal Ini Agar Terhindar dari Covid-19

Kamis, 6 Mei 2021 | 23:30 WIB
Oleh : Indah Handayani / BW

Jakarta, Berisatu.com – Mereka yang terjangkit Covid-19 umumnya memiliki gejala kesulitan untuk bernapas. Hal ini patut diwaspadai pula oleh para penderita asma. Untuk itu, para penderita asma wajib mengetahui beberapa hal agar terhindar dari paparan Covid-19. Apa sajakah itu?

Dokter spesialis dari Siloam Hospitals Surabaya Isnin Anang Marhana mengatakan, pada penyakit asma, lokasi penyakitnya adalah di bronkokonstriksi pada saluran napas, terutama di saluran napas kecil dengan gejalanya adalah sesak dengan pola yang khas misalkan pada malam hari atau pagi hari.

“Hal tersebut akan makin diperberat apabila terpapar virus corona dimana lokasi penyakit adalah di jaringan paru. Tentu saja memperberat gejala sesak napasnya,” ungkapnya dalam keterangan pers diterima Kamis (6/5/2021).

Pada penderita asma, lanjut dokter Isnin, kondisi untuk terjangkit Covid-19 dan bergejala tentu tetap ada kemungkinannya. Namun, tetapi bila sudah menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan melakukan manajemen pengobatan asma yang tepat, maka seseorang dapat berharap untuk menekan angka kesakitan akibat asma dan Covid-19.

“Tentu apabila kondisinya ada indikasi rawat inap ya harus dirawat di rumah sakit. Namun apabila kondisinya ringan dan tidak diperlukan untuk rawat inap maka bisa melakukan isolasi mandiri di rumah," tuturnya.

Hidup Sehat
Untuk itu, Isnin menyarankan para penderita asma di pandemi ini adalah tetap menjalankan pola hidup sehat, seimbang antara istirahat dan olahraga, pola nutrisinya dijaga, makanan-makanan yang dulunya ada riwayat alergi sementara kurangi atau hindari, obat-obatan yang disarankan oleh dokter jangan lupa dikonsumsi sesuai anjuran dokter, terutama obat-obatan inhaler.

“Karena obat-obatan inhaler selain berfungsi sebagai reliever juga berfungsi sebagai controller, yaitu mengontrol supaya kita tidak mudah terkena serangan asma akut," jelas Isnin.

Isnin menjelaskan, asma merupakan jenis penyakit jangka panjang atau kronis di saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas. Selain sulit bernapas akibat sesak di rongga dada, penderita asma juga bisa mengalami gejala lain seperti nyeri dan batuk. Asma bisa diderita oleh semua golongan usia, baik itu balita, muda, dewasa, atau orang tua.

European Respiratory Society 2021 menyatakan, asma adalah penyakit tidak menular yang terdapat pada 339 juta populasi di seluruh dunia. Faktor polusi lingkungan, perubahan iklim dengan temperatur global yang berfluktuasi, berkontribusi langsung pada kesehatan penderita asma.

Data Kementerian Kesehatan menjelaskan, angka prevalensi kasus penyakit tidak menular (PTM) selama 2013-2018 meningkat sampai 34 persen di Indonesia. Sebagai contoh alergi, diabetes, rematik, depresi, hipertensi, stroke, paru-paru basah, dan asma.

Penyebab
Dari sekian banyak kasus PTM yang paling banyak diidap masyarakat adalah asma. Data menunjukkan, 4,5 persen penduduk Indonesia menderita asma. Jumlah kumulatif kasus asma sekitar 11.179.032 penderita.

Meskipun penyebab pasti asma belum diketahui secara jelas, Isnin menambahkan, beberapa hal yang kerap memicu timbulnya asma, seperti asap rokok, debu, bulu binatang, aktivitas fisik, udara dingin, infeksi virus, atau bahkan terpapar zat kimia.

Asma merupakan penyakit yang bakatnya memang diturunkan. Bukan hanya bakat asmanya saja, tetapi bakat alerginya, karena titik pangkal dari penyakit ini adalah hipersensitivitas. Penyakit ini tidak dapat ditularkan melalui kuman, virus, atau bakteri karena penyakit ini bukan penyakit infeksi.

Lebih lanjut Isnin menjelaskan, asma dapat disembuhkan melalui cara dikontrol dengan terapi asma. Istilah disembuhkan dalam penyakit asma dikenal dengan istilah kontrol, dapat terkontrol.

Karena target dari terapi asma adalah mencapai status asma yang terkontrol, maksudnya adalah pasien dapat mengontrol gejala asma melalui cara menemukan obat-obatan yang pas untuk bisa mengontrol gejala asma, sekaligus mengenali kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan hipersensitivitas itu kambuh.

Kondisi-kondisi yang dapat memicu timbulnya sesak dan alergi misalnya saat lingkungan sekitar berhawa dingin, lingkungan yang berdebu, atau makan makanan tertentu yang dapat memicu alergi.

“Untuk itu, pentingnya kontrol teratur ke dokter spesialis paru guna mengetahui terapi apa yang terbaik untuk penderita asma perlu dilakukan,” tutup dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dosis Ketiga Vaksin Moderna Tingkatkan Antibodi Terhadap Varian Covid-19

Dosis ketiga dari vaksin Covid-19 Moderna saat ini meningkatkan kekebalan terhadap varian Covid-19 dari Brasil dan Afrika Selatan.

KESEHATAN | 6 Mei 2021

Angka Kematian Covid-19 Meningkat, Angka Kesembuhan Menurun

Pada angka kasus kematian meningkat 3,7% dan angka kesembuhan mengalami penurunan cukup besar yaitu 17,1 % dari minggu sebelumnya.

KESEHATAN | 6 Mei 2021

SLP Berhasil Perbaiki Status Gizi Anak Usia Sekolah

School Lunch Program (SLP) berhasil menurunkan prevalensi anemia dan memperbaiki status gizi, serta meningkatkan daya konsentrasi anak-anak usia sekolah.

KESEHATAN | 6 Mei 2021

Varian Baru Covid-19 Bisa Turunkan Efektivitas Vaksin dan Akurasi PCR

Hal itu menjadi dasar perlunya adaptasi terhadap berbagai kebijakan mobilitas termasuk perjalanan luar negeri.

KESEHATAN | 6 Mei 2021

Ini Sanksi bagi Warga yang Nekat Mudik

Wiku Adisasmito menyatakan, terdapat sanksi bagi masyarakat yang masih nekat melakukan perjalanan selama masa peniadaan mudik 6-17 Mei 2021.

KESEHATAN | 6 Mei 2021

Satgas: Harga Vaksin Gotong Royong Masih Digodok Kemkes

Wiku Adisasmito mengatakan Kementerian Kesehatan (Kemkes) juga masih menggodok harga vaksin Gotong Royong tersebut.

KESEHATAN | 6 Mei 2021

Dijuluki Mutan Ganda, Varian Covid-19 Asal India Memang Sangat Menular

Varian Covid-19 asal India yang dijuluki “mutan ganda” dituding menyebabkan penularan yang sangat cepat.

KESEHATAN | 6 Mei 2021

Kerumunan Pemudik di Sultra, Satgas Daerah Diminta Ambil Tindakan Tegas

Wiku Adisasmito meminta Satgas di daerah menindak tegas masyarakat yang masih nekat melakukan mudik di daerah.

KESEHATAN | 6 Mei 2021

Tips Merawat Tubuh dengan Olahraga selama Pandemi

Olahraga menjadi salah satu kegiatan favorit yang banyak dilakukan baik kaum pria maupun wanita selama berada di rumah.

KESEHATAN | 6 Mei 2021

Anies Sekali Lagi Ingatkan Potensi Tertular Covid-19 Karena Bepergian Bersama

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengingatkan warga Jakarta untuk tidak bepergian bersama-sama khususnya pada masa liburan.

KESEHATAN | 6 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS