Logo BeritaSatu

Ini Sanksi bagi Warga yang Nekat Mudik

Kamis, 6 Mei 2021 | 20:40 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyatakan, terdapat sanksi bagi masyarakat yang masih nekat melakukan perjalanan selama masa peniadaan mudik 6-17 Mei 2021.

Wiku mengatakan, aparat akan menahan kendaraan dari masyarakat yang bepergian tanpa surat negatif Covid-19 maupun surat izin pelaku perjalanan.

“Penahanan kendaraan selama masa larangan mudik oleh Polri bagi kendaraan travel gelap atau pelat hitam,” kata Wiku dalam keterangan pers terkait perkembangan situasi Covid-19 dari kantor presiden, Kamis (6/5/2021).

Wiku mengatakan, mobil angkutan barang yang dipakai untuk mudik juga tidak akan luput dari sanksi. Polri akan menyita mobil tersebut dan memberkan sanksi denda kepada pemiliknya, termasuk dikeluarkan dari jadwal pelayanan.

Sedangkan, perusahaan angkutan umum dan badan usaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) yang melanggar akan mendapatkan sanksi larangan beroperasi selama periode Idul Fitri mengacu pada peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13/2021.

“Untuk penumpang akan diberikan sanksi berupa pengembalian ke wilayah asal perjalanan. Bagi siapa pun yang berani melanggar kebijakan ini maka harus siap dengan konsekuensinya,” kata Wiku.

Wiku menambahkan, Satgas sampai saat ini sudah menerima banyak laporan dan temuan di lapangan tentang penumpukan masyarakat yang memakai transportasi umum, telantar di penyekatan karena tidak memenuhi syarat perjalanan. Penumpukan itu menimbulkan kerumunan dan beberapa orang terlihat tidak memakai masker.

“Mohon kerja sama perusahaan para angkutan umum untuk mengembalikan lagi para penumpang ke tempat asal perjalanan dan bagi petugas perjalanan mohon tidak segan-segan menindaklanjuti pelanggaran dengan hukum berlaku,” kata Wiku.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anies Beri Sinyal Bakal Duet dengan AHY di Pilpres 2024

Anies Baswedan memberikan sinyal maju menjadi capres dan bakal berduet dengan  Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

NEWS | 7 Oktober 2022

Tembok Sekolah Roboh, 490 Siswa MTsN 19 Diliburkan

Usai peristiwa tembok sekolah yang roboh dan menewaskan 3 siswa, sebanyak 490 siswa MTsN 19 Jakarta diliburkan sementara.

NEWS | 7 Oktober 2022

Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Dirut LIB Belum Ditahan

Enam tersangka tragedi Kanjuruhan pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, belum ditahan, termasuk Dirut Liga Indonesia Baru (LIB) Ahmad Hadian Lukita.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kapolda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadli Imran menyempatkan menggelar doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan saat menggelar laga persahabatan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Ini Kronologi Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh dan Menimpa 3 Siswa hingga Tewas

Saksi mata mengisahkan kronologi tembok MTsN 19 Jakarta roboh. Saksi mata mengatakan kejadian banjir begitu cepat.

NEWS | 7 Oktober 2022

Imbas Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh, Pembelajaran Berlangsung Jarak Jauh

Proses belajar mengajar MTsN 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan diberlakukan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) setelah tembok MTsN 19 roboh.

NEWS | 7 Oktober 2022

MTsN 19 Jakarta Masih Dipasangi Garis Polisi

Garis Polisi masih terpasang di MtsN 19 Jakarta usai tembok sekolah roboh dan mengakibatkan tiga siswa meninggal dunia. 

NEWS | 7 Oktober 2022

Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh karena Tak Mampu Tahan Volume Banjir

Tembok MtsN 19 Jakarta di Pondok Labu, roboh diduga karena fondasi bangunan tidak mampu menahan volume air saat banjir.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kondisi Terkini MTsN 19 Jakarta yang Tembok Sekolahnya Roboh

Begini kondisi terkini MTsN 19 Jakarta di Pondok Labu yang tembok sekolahnya roboh dan meninggal tiga siswa hingga meninggal dunia. 

NEWS | 7 Oktober 2022

37 Tewas, Korban Penembakan Massal Thailand Dikunjungi Raja dan PM

Raja Maha Vajiralongkorn dan Perdana Menteri (PM) pada hari Jumat (7/10/2022) ini akan mengunjungi para penyintas dari penembakan massal di Thailand.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Cara Merawat Kulit dan Mencegah Jerawat di Wajah

Ini Cara Merawat Kulit dan Mencegah Jerawat di Wajah

LIFESTYLE | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings