Menkes: Jangan Lengah
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (0)   |   COMPOSITE 5963 (12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1394 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (0)   |   IDX30 472 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1239 (6)   |   IDXBUMN20 360 (0)   |   IDXCYCLIC 737 (2)   |   IDXENERGY 746 (-6)   |   IDXESGL 129 (0)   |   IDXFINANCE 1324 (4)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1286 (-9)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 958 (5)   |   IDXINFRA 869 (-1)   |   IDXMESBUMN 102 (0)   |   IDXNONCYC 738 (1)   |   IDXPROPERT 882 (-5)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 333 (-0)   |   IDXTECHNO 3164 (165)   |   IDXTRANS 1044 (-7)   |   IDXV30 126 (0)   |   INFOBANK15 955 (2)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (0)   |   ISSI 176 (0)   |   JII 579 (-0)   |   JII70 205 (0)   |   KOMPAS100 1132 (2)   |   LQ45 888 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (0)   |   PEFINDO25 295 (-0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 293 (0)   |   SRI-KEHATI 341 (0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menkes: Jangan Lengah

Jumat, 23 April 2021 | 15:34 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan Indonesia sudah berhasil menurunkan kasus Covid-19 lewat program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan vaksinasi.

Meskipun dinilai sukses, Menkes meminta pemerintah daerah jangan lengah dan tidak terburu-buru melonggarkan PPKM Mikro. Apalagi setelah melihat pengalaman lonjakan kasus Covid-19 di India.

Menkes mengatakan, India juga mengalami penurunan kasus cukup drastis sejak September 2020 karena adanya program vaksinasi massal dan pembatasan kegiatan. Namun, angka kasus tiba-tiba naik pesat setelah dilakukan pelonggaran terlalu cepat, termasuk diizinkannya festival keagamaan dan kampanye pemilu.

“Tugas kita bersama agar jangan mengulangi seperti terjadi di India. Lebih baik kita waspada sejak awal. Rumusnya sama, terapkan saja PPKM Mikro yang sudah terbukti bagus dan tidak usah terburu-buru melonggarkan dari standar PPKM Mikro sebelumnya,” kata Budi dalam media gathering Perkembangan Perekonomian Terkini serta Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Jumat (23/4/2021).

Menkes mengingatkan terjadi tren peningkatan kasus sejak liburan Paskah dua minggu lalu. Dia menyebut kenaikannya baru sedikit, tetapi semua pihak harus berhati-hati dalam melihat tren tersebut.

“Teman-teman bisa merasakan sendiri saat PPKM mikro bagaimana mobilitas di jalan. Kalau sudah berbeda, kita tahu itu sudah berlebihan. PPKM mikro sudah melonggar,” ujarnya.

Menkes mengatakan, tren kenaikan kasus Covid-19 terlihat di rumah sakit (RS) pemerintah di Sumatera sejak April lalu terutama setelah liburan Paskah. Meskipun kenaikan masih relatif kecil, tapi harus menjadi kewaspadaan bersama agar protokol kesehatan tidak kendur.

Berdasarkan data 22 April 2021, Menkes menyebut kasus konfirmasi di Indonesia setelah liburan Paskah yaitu sekitar 2,67% dengan jumlah kasus harian per 2 April 2021 sebanyak 6.243. Menkes mengatakan sejumlah provinsi lain juga menunjukkan tren kenaikan, seperti Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Namun, angka bed occupancy ratio (BOR) masih di bawah atau belum terjadi kekurangan tempat tidur di RS.

Terkait kasus di India, selain pelonggaran protokol kesehatan, Menkes menyatakan penyebab lonjakan kasus karena kecenderungan peningkatan mutasi baru varian yang masuk sebagai variant of concern WHO yaitu B117 (Inggris), B1351 (Afrika Selatan), dan P1 (Brasil).

Selain itu, terjadi kecenderungan peningkatan varian B1617 yang membawa mutasi di dua titik yang diduga dapat membuat virus lebih infeksius atau resisten terhadap vaksin.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkes: 12 dari 129 Penumpang Pesawat Carter Asal India Positif Covid-19

Pihak Imigrasi akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mengantisipasinya melalui jalur penerbangan.

KESEHATAN | 23 April 2021

Belajar dari India, Menkes Minta Waspadai 3 Varian Baru Covid-19

Menkes menjelaskan mutasi varian virus corona terjadi sangat banyak sekali, namun sejauh ini WHO merekomendasikan tiga varian.

KESEHATAN | 23 April 2021

Sering Migrain? Segera Ubah Gaya Hidup Anda!

Penanganan untuk penyakit ini adalah melalui kombinasi perawatan mandiri, obat, serta perubahan gaya hidup.

KESEHATAN | 23 April 2021

Wiku Harap Masyarakat Konsisten Taati Protokol Kesehatan dan Tidak Mudik

Indonesia kasusnya sedang menurun, maka harus tetap dijaga.

KESEHATAN | 23 April 2021

MUI: Menegakkan Protokol Kesehatan Bagian dari Ibadah

Oleh karena itu, Amirsyah menegaskan terkait peniadaan mudik Lebaran tahun ini penting untuk dilakukan.

KESEHATAN | 23 April 2021

MUI Minta Jemaah di Zona Merah Salat Idulfitri di Rumah

Hal ini untuk menghindari kerumunan pada saat salat Idulfitri.

KESEHATAN | 23 April 2021

Rumah Sakit Saat Ini Penuh Pasien Covid-19, Waspada DBD Muncul

Petugas dinas kesehatan provinsi dan kabupaten atau kota wajib memantau dan mengantisipasi layanan malaria atau DBD pada saat pembatasan sosial.

KESEHATAN | 23 April 2021

Kemkes: 127 Penduduk India Eksodus ke Indonesia Naik Pesawat Carter

Namun Kementerian Kesehatan telah melakukan langkah antisipasi dengan mewajibkan mereka menjalani karantina selama 5x24 jam.

KESEHATAN | 23 April 2021

MUI Imbau Jemaah di Zona Merah Salat Tarawih di Rumah

Ini untuk menjaga 3 kewajiban yang harus dilakukan yakni wajib iman, aman, dan imun.

KESEHATAN | 23 April 2021

Cegah Penyebaran Covid-19, MUI: Momentum Ramadan untuk Perkuat Disiplin

MUI mengajak umat muslim untuk menjadikan momentum Ramadan untuk memperkuat disiplin kita terkait dengan pencegahan penyebaran Covid-19.

KESEHATAN | 23 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS