Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sering Migrain? Segera Ubah Gaya Hidup Anda!

Jumat, 23 April 2021 | 14:37 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / IDS

Jambi, Beritasatu.com - Penyakit migrain tidak bisa dianggap sebelah mata karena bisa menganggu aktivitas sehari-hari. Maka dari itu Siloam Hospitals Jambi memberikan edukasi kepada masyarakat luas untuk penanganannya.

Dokter Spesialis Saraf dari Siloam Hospitals Jambi, dr Harly MT Lumbantoruan, SpS mengatakan, berbagai faktor dapat menyebabkan migrain, baik genetik maupun lingkungan. Migrain adalah sakit kepala yang terasa berdenyut dan biasanya terjadi pada satu sisi kepala saja.

"Penanganan untuk penyakit ini adalah melalui kombinasi perawatan mandiri, obat, serta perubahan gaya hidup," ungkap dr. Harly dalam keterangannya yang diterima Beritasatu.com pada Jumat (23/4/2021).

Migrain merupakan penyakit saraf yang dapat menimbulkan gejala, seperti mual, muntah, serta sensitif terhadap cahaya atau suara. Serangan migrain dengan rasa nyeri yang mengganggu dapat berlangsung selama beberapa jam atau beberapa hari.

Meski penyebabnya masih belum bisa dipastikan, lanjut dia, tetapi migrain juga bisa terjadi karena beberapa faktor. Di antaranya, terjadi perubahan hormon pada wanita, pola diet, konsumsi makanan tertentu (kafein dan alkohol), asap rokok, bau yang menyengat, stres dan depresi, serta kelelahan.

"Sementara keluhan migrain kerap diikuti dengan tubuh berkeringat, di sebagian orang yang terkena merasakan badannya dingin atau bahkan panas, adanya sakit perut atau diare serta sulit berkonsentrasi," tutur Harly

Migrain sangat sering terjadi ketika masa pubertas. Gejalanya terbagi dalam empat tahapan, meski tidak semua orang mengalami semua tahap tersebut. Tahap-tahap itu adalah:

1. Prodromal
Tahapan ini biasanya muncul satu atau dua hari sebelum serangan migrain. Gejala yang terjadi pada tahap ini berupa suasana hati yang mudah berubah, adanya keinginan untuk mengonsumsi makanan tertentu, leher menjadi kaku, menjadi sering menguap, mengalami sembelit, sering buang air kecil, dan merasa haus.

2. Aura
Tahapan ini biasanya terjadi sebelum atau selama serangan migrain. Gejalanya berupa gangguan penglihatan, seperti misalnya pandangan kabur. Selain itu, pengidap juga mengalami gangguan sensorik, verbal, dan motorik. Setiap gejala akan terjadi secara perlahan, dan bisa bertahan antara 20–60 menit.

3. Serangan sakit kepala
Tahapan ini dapat berlangsung antara 4 hingga 72 jam. Beberapa gejala yang muncul yaitu sakit kepala hanya pada satu sisi, kepala terasa seperti berdenyut atau kesemutan, pening, mual, muntah, dan menjadi sensitif pada suara, bau, cahaya, atau sentuhan.

4. Resolusi
Tahap terakhir ini muncul setelah migrain. Biasanya, resolusi terjadi sekitar 24 jam setelah serangan migrain. Gejala yang terjadi berupa perubahan suasana hati, kelelahan, sakit kepala ringan, kelelahan, dan hipersensitif terhadap suara maupun cahaya.

Dilihat dari jenis serangannya, migrain terbagi menjadi tiga. Pertama, migrain tanpa aura. Sakit kepala ini terjadi secara mendadak tanpa diawali dengan gejala apapun. Jenis migrain ini paling banyak terjadi, dan terkadang serupa dengan gangguan kesehatan sinusitis.

Kedua, migrain dengan aura. Migrain yang terjadi dengan aura diawali dengan gejala tahapan aura sebelum akhirnya terjadi sakit kepala muncul.

Ketiga, migrain dengan aura, tetapi tanpa sakit kepala. Kondisi ini dikenal dengan istilah silent migraine, diawali dengan semua gejala migrain, tetapi tidak disertai dengan sakit kepala.

Diagnosis migrain, menurut Harly didapatkan oleh dokter umum atau dokter spesialis saraf setelah mengetahui riwayat penyakit pengidap beserta keluarga, juga gejala yang muncul.

"Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, biasanya termasuk pemeriksaan kondisi saraf. Untuk memastikan bahwa migrain bukan terjadi karena kondisi lain, turut dilakukan beberapa jenis pemeriksaan lanjutan, yaitu tes darah, olah pindai CT scan dan fungsi lumbal," tutup Harly.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wiku Harap Masyarakat Konsisten Taati Protokol Kesehatan dan Tidak Mudik

Indonesia kasusnya sedang menurun, maka harus tetap dijaga.

KESEHATAN | 23 April 2021

MUI: Menegakkan Protokol Kesehatan Bagian dari Ibadah

Oleh karena itu, Amirsyah menegaskan terkait peniadaan mudik Lebaran tahun ini penting untuk dilakukan.

KESEHATAN | 23 April 2021

MUI Minta Jemaah di Zona Merah Salat Idulfitri di Rumah

Hal ini untuk menghindari kerumunan pada saat salat Idulfitri.

KESEHATAN | 23 April 2021

Rumah Sakit Saat Ini Penuh Pasien Covid-19, Waspada DBD Muncul

Petugas dinas kesehatan provinsi dan kabupaten atau kota wajib memantau dan mengantisipasi layanan malaria atau DBD pada saat pembatasan sosial.

KESEHATAN | 23 April 2021

Kemkes: 127 Penduduk India Eksodus ke Indonesia Naik Pesawat Carter

Namun Kementerian Kesehatan telah melakukan langkah antisipasi dengan mewajibkan mereka menjalani karantina selama 5x24 jam.

KESEHATAN | 23 April 2021

MUI Imbau Jemaah di Zona Merah Salat Tarawih di Rumah

Ini untuk menjaga 3 kewajiban yang harus dilakukan yakni wajib iman, aman, dan imun.

KESEHATAN | 23 April 2021

Cegah Penyebaran Covid-19, MUI: Momentum Ramadan untuk Perkuat Disiplin

MUI mengajak umat muslim untuk menjadikan momentum Ramadan untuk memperkuat disiplin kita terkait dengan pencegahan penyebaran Covid-19.

KESEHATAN | 23 April 2021

Larangan Mudik untuk Hindari Peningkatan Kasus Covid-19

"Seperti sudah beberapa kali kami sampaikan bahwa dalam libur panjang selama ini selalu diikuti dengan peningkatan kasus sejak tahun lalu," kata Wiku.

KESEHATAN | 23 April 2021

Guru Besar FKUI Minta WNA Masuk Indonesia Harus Karantina dengan Protokol Ketat

Tjandra mencontohkan Singapura yang membuat kebijakan menutup penerbangan dari sebagian negara Eropa pada pertengahan Desember 2020.

KESEHATAN | 23 April 2021

Tips Aman Penderita Jantung Jalankan Puasa

Ibadah puasa Ramadan wajib dilaksanakan tidak terkecuali bagi penderita penyakit kronis, salah satunya penyakit jantung. Namun untuk penderita penyakit kronis tetap diperlukan aturan yang tepat dan aman agar dapat merasa nyaman dalam menjalankan ibadah puasa.

KESEHATAN | 23 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS