Jokowi: Masa Politikus dan Lawyer Ngurus Vaksin Nusantara
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (0)   |   COMPOSITE 5963 (12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1394 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (0)   |   IDX30 472 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1239 (6)   |   IDXBUMN20 360 (0)   |   IDXCYCLIC 737 (2)   |   IDXENERGY 746 (-6)   |   IDXESGL 129 (0)   |   IDXFINANCE 1324 (4)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1286 (-9)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 958 (5)   |   IDXINFRA 869 (-1)   |   IDXMESBUMN 102 (0)   |   IDXNONCYC 738 (1)   |   IDXPROPERT 882 (-5)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 333 (-0)   |   IDXTECHNO 3164 (165)   |   IDXTRANS 1044 (-7)   |   IDXV30 126 (0)   |   INFOBANK15 955 (2)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (0)   |   ISSI 176 (0)   |   JII 579 (-0)   |   JII70 205 (0)   |   KOMPAS100 1132 (2)   |   LQ45 888 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (0)   |   PEFINDO25 295 (-0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 293 (0)   |   SRI-KEHATI 341 (0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jokowi: Masa Politikus dan Lawyer Ngurus Vaksin Nusantara

Selasa, 20 April 2021 | 17:21 WIB
Oleh : Joanito de Soajoao / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara mengenai vaksin Nusantara yang belakangan ini diperdebatkan publik. Perdebatan mengenai vaksin Nusantara seharusnya dilakukan secara ilmiah dan tidak perlu melibatkan politisi dan lawyer.

"Kok ramai sih? Sudahlah. Ini kan urusan ilmiah, biarlah sesuai dengan mekanisme ilmiah. Mestinya perdebatannya itu perdebatan ilmiah, ini masa politikus ngurusin vaksin, lawyer ngurusin vaksin, apa urusannya?" kata Jokowi di Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Presiden Jokowi menegaskan dirnya mendukung riset vaksin untuk menghentikan pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Jokowi meminta segala kegaduhan terkait pengembangan vaksin, termasuk vaksin Nusantara, dihentikan.

"Saya dukung riset. Ini kan penelitian. Siapa pun silakan untuk membuat vaksin sendiri, tetapi progres yang saat ini kelihatan adalah salah satunya vaksin Merah Putih, meskipun mungkin baru 2022 selesai," ujarnya.

Dalam riset vaksin, lanjut Jokowi, ada tahapan-tahapan ketat yang mesti ditaati.

"Ya, itu kan ada tahapan-tahapannya, diikuti saja. Ini ramai banget. Ada yang dukung BPOM-lah, ada yang dukung Pak Terawan-lah. Pemerintah akan selalu mendukung siapa pun yang melakukan riset, pengembangan, dan penelitian terkait upaya memutus mata rantai Covid-19," kata Jokowi.





Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Tembus 11 Juta

Sementara jumlah warga yang sudah mendapat suntikan pertama dan kedua vaksin Covid-19 sebanyak 6.117.082 orang.

KESEHATAN | 20 April 2021

Update Covid-19: Tambah 5.549, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.614.849

Kasus sembuh bertambah 6.728 sehingga total menjadi 1.468.142 dan kasus meninggal bertambah 210 menjadi total 43.777.

KESEHATAN | 20 April 2021

Kotak Dingin Vaksin Covid-19 Technoplast Diminati Negara Afrika dan Amerika Latin

Technoplast juga sudah berhasil membuat IVC untuk vaksin Astrazeneca yang memerlukan suhu minus 20 derajat celcius, serta kotak untuk vaksin Pfizer.

KESEHATAN | 20 April 2021

DPR Dorong Peneliti Vaksin Covid-19 dalam Negeri Terus Berkreasi

Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena, mengatakan salah satu yang mereka dorong adalah penelitian Vaksin Nusantara.

POLITIK | 20 April 2021

Lapor ke Presiden, Kadin: 17.387 Perusahaan Daftar Vaksinasi Gotong Royong

Vaksin yang akan digunakan adalah Sinopharm dan Sputnik.

KESEHATAN | 20 April 2021

Komisi IX DPR Apresiasi Kesepakatan Kemkes, TNI AD, dan BPOM Soal Vaksin Nusantara

Bagi Komisi IX, hal ini adalah sebuah langkah maju dan baik demi melanjutkan penelitian sel dendritik lewat Vaksin Nusantara.

POLITIK | 20 April 2021

DPR Berharap Lonjakan Kasus Covid-19 di India Tidak Terjadi di Indonesia

Kasus di India harus menjadi cermin kita bersama.

KESEHATAN | 20 April 2021

Vaksin Covid-19 dengan Sel Dendritik Tidak Perlu Izin Edar BPOM

Penelitian bersifat autologus, yang hanya dipergunakan untuk diri pasien sendiri sehingga tidak dapat dikomersialkan.

KESEHATAN | 20 April 2021

Cegah Covid-19 dari Pekerja Migran, Doni Monardo Minta Kepri Bentuk Satgas Khusus

Untuk mencegah Covid-19 dari PMI, Doni Monardo meminta pemerintah daerah setempat membentuk organisasi khusus lintas batas atau satgas kepulangan.

KESEHATAN | 19 April 2021

Kemkes: Usulan Santunan Kematian Nakes Terbanyak dari Jawa Timur

Kemkes mencatat provinsi yang paling banyak melaporkan tenaga kesehatan (nakes) yang meninggal karena Covid-19 adalah Jawa Timur.

KESEHATAN | 19 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS