Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sudah Divaksinasi Covid-19 Kembali Tertular, Ini Penjelasan Kementerian Kesehatan

Kamis, 11 Maret 2021 | 16:44 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, menegaskan bahwa vaksin Covid-19 baru bisa optimal untuk membentuk antibodi setelah 28 hari penyuntikan dosis kedua. Itu artinya, vaksin membutuhkan waktu cukup panjang untuk bekerja dengan baik di dalam tubuh penerima vaksin.

“Kita tahu vaksin akan optimal, ada antibodi, kalau sesudah 28 hari penyuntikan dosis kedua,” kata dr. Siti Nadia atau biasa disapa sebagai dr. Nadia saat dihubungi Beritasatu, Kamis (11/3/2021).

Nadia mengatakan seseorang yang sudah menerima vaksin masih sangat dimungkinkan untuk tertular Covid-19 karena vaksin memang tidak bisa mencegah penularan.

“Vaksin tidak mencegah kita tertular tetapi dia mencegah kita menjadi sakit karena pada saat kita terpapar atau tertular virus Covid-19 sudah ada antibodi atau kekebalan terhadap virus tersebut yang akan melawan,” kata Nadia.

Nadia mengingatkan bahwa masa penularan virus corona berlangsung 1-14 hari. Gejala rata-rata dirasakan 5-6 hari setelah seseorang tertular virus. Oleh karena itu, dia mengatakan seseorang yang sudah divaksin masih sangat mungkin tertular jika penularan terjadi saat seseorang belum mencapai 28 hari setelah menerima suntikan kedua.

“Maka sangat mungkin dia tertular atau belum 28 hari setelah pemberian dosis kedua, sangat memungkinkan orang akan sakit apalagi jika setelah vaksin tidak disiplin untuk protokol kesehatan 3M,” kata Nadia, merujuk kepada slogan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Nadia menambahkan efikasi vaksin CoronaVac buatan Sinovac masih sekitar 65%, artinya masih ada kemungkinan 35% orang yang divaksin berisiko kembali tertular virus corona. Dia mendorong agar masyarakat yang sudah menerima vaksin tetap disiplin dalam menerapkan standar protokol kesehatan, termasuk sebisa mungkin menghindari kerumunan.

Sebelumnya, anggota Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), RA Adaninggar juga menyatakan hal sama bahwa seseorang yang telah divaksinasi Covid-19 masih bisa kembali terinfeksi karena vaksin terbukti hanya 65% mampu mencegah penularan.

“Vaksin Sinovac belum terbukti mencegah penularan, tapi tujuannya untuk mengurangi risiko Covid-19 bergejala berat dan kematian," kata Adaninggar kepada Beritasatu.com, Rabu (10/3/2021).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sukseskan Vaksinasi, Ribuan Relawan Jokowi Gelar Temu Nasional

Hingga kini vaksinasi Covid-19 berjalan lancar dan tak ada kendala.

KESEHATAN | 11 Maret 2021

Kemhub: Pekan Depan, Ojol hingga Pilot Akan Divaksinasi Covid-19

Budi Karya Sumadi mengatakan akan segera dilakukan vaksinasi bagi para pelaku atau pekerja di sektor transportasi, seperti pilot, nakhoda, masinis, dll.

KESEHATAN | 11 Maret 2021

Dukung Seruan Presiden Jokowi, CSC Imbau Masyarakat Simpan Tali Pusat di Indonesia

Sesuai pesan Presiden Jokowi untuk mencintai produk dalam negeri, kini saatnya menjalani terapi stem cell di negara tercinta.

KESEHATAN | 11 Maret 2021

Cegah Bahaya Glaukoma Agar Tidak Jadi Kebutaan Parmanen

Glaukoma merupakan penyebab kebutaan kedua terbanyak setelah katarak di seluruh dunia maupun di Indonesia.

KESEHATAN | 11 Maret 2021

Halodoc Buka Pos Layanan Vaksinasi Drive Thru Kedua di Cengkareng

Halodoc kembali membuka layanan vaksinasi drive thru kedua di Cengkareng setelah sebelumnya dibuka di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat.

KESEHATAN | 11 Maret 2021

Euromedica Jawab Tantangan Perawatan Kecantikan di Tengah Pandemi

Euromedica menjadi klinik estetika pertama yang telah melakukan vaksin di Indonesia.

KESEHATAN | 10 Maret 2021

Satgas Ingatkan Peningkatan Kasus Positif Covid-19 Saat Liburan

Satgas Covid-19 mengingatkan bahwa kenaikan kasus Covid-19 secara signifikan baik dari jumlah kasus aktif maupun penambahan kasus terjadi pada masa liburan.

KESEHATAN | 10 Maret 2021

Update Vaksinasi: Warga yang Disuntik Dosis I Bertambah 237.672

Petugas publik yang sudah divaksin dosis pertama 1.682.896 orang atau 9,7% dari target.

KESEHATAN | 10 Maret 2021

Terawan Kembangkan Vaksin Nusantara dari Sel Dedintrik Sejak 2015

Terawan Agus Putranto mengungkapkan bahwa pengembangan vaksin berbasis sel dedintrik telah dilakukannya pada tahun 2015, sebelum terjadinya pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 10 Maret 2021

Bandara Soetta Perketat Pemeriksaan Antisipasi Varian Covid-19 B117

Seluruh penumpang dari luar negeri wajib menjalani swab polymerase chain reaction (PCR) begitu tiba di Indonesia.

KESEHATAN | 10 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS