Insentif Petugas Contact Tracer Covid-19 Cair Hari Ini
Logo BeritaSatu

Insentif Petugas Contact Tracer Covid-19 Cair Hari Ini

Selasa, 9 Maret 2021 | 15:12 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM

Jakarta, Beritasatu.com – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menindaklanjuti keluhan petugas contact tracer terhadap hak insentif sesuai kontrak kerja. Keterlambatan pengiriman insentif disebabkan beberapa faktor.

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, yang juga mendukung Satgas Penanganan Covid-19, Prasinta Dewi menyampaikan insentif telah ditransfer kepada petugas contact tracer di wilayah Aceh, Kalimantan Selatan dan Papua. Sedangkan untuk tujuh provinsi lain akan ditransfer pada hari ini. Prasinta menginformasikan beberapa faktor menjadi kendala dalam proses transfer kepada rekening petugas.

Ia mengatakan empat faktor yang memperlambat transfer insentif antara lain, masih adanya dobel rekening dan dobel nama. Pihaknya ingin memastikan tidak terjadi kesalahan dalam pengiriman insentif sehingga proses verifikasi dibutuhkan sebelum transfer insentif dilakukan.

“Faktor lain yang memperlambat terkait dengan adanya bank lain selain BRI dan adanya rekening yang salah,” ujar Prasinta di Graha BNPB, Jakarta, pada Selasa (9/3/2021).

Sementara itu, Koordinator Subbidang Koordinasi Umum Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 dr. Aqsha Azhary Nur juga menginformasikan tiga provinsi di Aceh, Kalimantan Selatan dan Papua untuk pengguna rekening BRI konvensional telah ditransfer oleh Satgas Penanganan Covid-19 kemarin (8/3).

“Untuk pengguna rekening BRI nonkonvensional atau di luar bank BRI cair hari ini (9/3/2021),” tulis dr Aqsha melalui pesan digital.

Dokter Aqsha menambahkan, untuk tujuh provinsi lain, petugas contact tracer yang memiliki rekening BRI konvensional cair hari ini (9/3).

“Hal tersebut karena lebih dari 95 persen para relawan contact tracer menggunakan rekening BRI, tapi kalau untuk yang rekening BRI non-konvensional atau di luar bank BRI akan cair besok (10/3/2021),” tulisnya.

Selanjutnya mengenai rekapitulasi alokasi anggaran petugas contact tracer untuk bulan Januari 2021 sebesar Rp 33,43 miliar. Anggaran ini diperuntukkan untuk mereka yang berada di 10 provinsi, yaitu Provinsi Aceh, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Papua, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Jawa Barat, Bali dan Sulawesi Selatan.

Prasinta menyampaikan bahwa pada Kamis (4/3/2021), transfer anggaran sudah dilakukan dan menunggu verifikasi akhir sebelum dilakukan transfer kepada sebanyak 6.000 petugas contact tracer. Verifikasi diterima pada hari ini dan akan dilanjutkan kepada transfer insentif melalui rekening para petugas.

Sebelumnya, Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K Ginting menyampaikan bahwa pembayaran insentif mereka dibayarkan bersumber dari anggaran negara melalui Kementerian Keuangan.

Alexander menegaskan bahwa BNPB yang membantu Satgas Penanganan Covid-19 berupaya tepat waktu untuk transfer insentif.

“Laporan keuangan proses anggaran untuk insentif juga sudah berada dalam tahap penghitungan dan input ke Bank BRI,” ujarnya.

Dalam penanganan pandemi di seluruh Indonesia, Satgas Penanganan Covid-19 mengerahkan lebih dari 6.000 petugas. Jumlah ini tersebar di wilayah baik di tingkat desa, kabupaten dan kota hingga di provinsi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPOM: Efikasi Vaksin Astrazeneca 62%

Pemberian vaksin Astrazeneca dilakukan dua dosis dengan interval empat hingga 12 minggu.

KESEHATAN | 9 Maret 2021

Kunjungi Bio Farma, BPOM Tinjau Keamanan Vaksin Astrazeneca

Vaksin Astrazeneca harus disimpan di suhu 2 hingga 8 derajat Celcius.

KESEHATAN | 9 Maret 2021

Astrazeneca Klaim Vaksinnya Memiliki Kemanjuran 76% Tangkal Covid-19

Vaksin mengurangi penularan virus pada orang tanpa gejala secara signifikan hingga dua pertiga.

KESEHATAN | 9 Maret 2021

Libatkan 4.000 Relawan, Uji Klinis Vaksin Anhui Digelar di DKI dan Bandung

Target relawan kelompok umur 18 tahun ke atas (termasuk untuk usia diatas 59 tahun).

KESEHATAN | 9 Maret 2021

Pemerintah Gandeng TNI-Polri dalam Vaksinasi, Sahroni: Sangat Dibutuhkan

Menurut Sahroni, pelibatan TNI dan Polri memang diperlukan untuk membantu Indonesia mempercepat tercapainya herd immunity.

KESEHATAN | 9 Maret 2021

Indonesia Negara Asia Pertama Terima Vaksin Skema Covax

Sewhan mengaku senang atas kedatangan dosis pertama vaksin Covid-19-19 Astrazeneca di Indonesia melalui Covax.

KESEHATAN | 9 Maret 2021

Kejar Target Herd Immunity, Kecepatan Vaksinasi Covid-19 Terus Ditingkatkan

Menko Airlangga Hartarto berharap pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bisa tuntas pada akhir 2021.

KESEHATAN | 9 Maret 2021

Doni Monardo: Tantangan Terbesar di Awal Penanganan Pandemi Covid-19 Adalah Masalah Data

Setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata data perlengkapan medis di Indonesia tidak tercatat secara lengkap.

KESEHATAN | 9 Maret 2021

BNPB: Indonesia Sempat Alami Keterbatasan PCR

Diakui dukungan terbesar adalah dari dunia usaha dalam proses mendatangkan alat pengetesan spesimen Covid-19 ini.

KESEHATAN | 9 Maret 2021

Begini Caranya agar Perawat Tidak Tertular Covid-19

Mariya mengungkapkan banyak laporan dokter yang menyampaikan keluhan perawat khawatir tertular Covid-19.

KESEHATAN | 9 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS