Ini Tantangan Program JKN-KIS di Mata Dirut Baru
Logo BeritaSatu

Ini Tantangan Program JKN-KIS di Mata Dirut Baru

Sabtu, 6 Maret 2021 | 17:30 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mencermati berbagai tantangan penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia (JKN-KIS) yang harus ditindaklanjuti bersama. Di antaranya, pentingnya memastikan keseimbangan antara manfaat dan iuran JKN. Pada awal implementasi program JKN, terjadi ketidakseimbangan antara manfaat JKN yang komprehensif dengan besaran iuran yang ditetapkan.

"Ketidakseimbangan tersebut akan berdampak pada kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS. Jika terdapat keseimbangan, maka akan mudah memastikan kuantitas dan kualitas dari layanan di fasilitas kesehatan,” kaya Ghufron dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/3/2021).

Tantangan lainnya adalah perlunya peta jalan integrasi sistem dan basis data antar instansi pemangku kepentingan Program JKN. Hal tersebut diharapkan akan mempercepat cakupan kepesertaan Program JKN-KIS dan efektifitas sumber daya untuk mengoptimalkan proses pendaftaran, pengumpulan iuran, dan penjaminan pelayanan kesehatan.

“Peran instansi terkait termasuk Pemerintah Daerah yang terintegrasi serta sesuai dengan target yang ditetapkan. Ini juga sesuai dengan yang diharapkan oleh WHO, bahwa setiap manusia harus memiliki akses terhadap jaminan kesehatan atau universal health coverage, dimana setiap individu, kapanpun, dimanapun, memiliki akses jaminan kesehatan tanpa kesulitan finansial,” kata Ghufron.

Ghufron juga menyoroti perlunya reshaping manfaat JKN berbasis kebutuhan dasar kesehatan dan kelas rawat inap JKN. Selain itu, perlunya pentahapan dalam perubahan sistem pembayaran kepada fasilitas kesehatan. Hal ini harus diantisipasi khususnya oleh fasilitas kesehatan.

“Terlebih adanya perubahan epidemiologi pascapandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 mengubah sendi kehidupan termasuk pola penyakit dan pola pengobatan. Ini juga harus diantisipasi BPJS Kesehatan dan bagi seluruh pemangku kepentingan JKN. Bisa saja, kunjungan pelayanan kesehatan akan kembali meningkat pascapandemi sehingga biaya pelayanan kesehatan akan kembali tinggi, untuk itu perlu diperkuat langkah-langkah promotif dan preventif,” kata Ghufron.

Di tahun ke-7 program JKN-KIS, Ghufron mengatakan program ini juga telah memberikan banyak pembelajaran bagi pengelolaan jaminan sosial di Indonesia. “Program JKN-KIS berkontribusi pada berbagai sektor di indonesia seperti pencegahan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan usia harapan hidup. Angka tersebut diharapkan terus meningkat, sehingga cita-cita dari penyelenggaraan jaminan sosial di Indonesia dapat terwujud,” kata Ghufron.

Selain itu, kehadiran Program JKN-KIS juga menjadi pembelajaran negara lain dalam penyelenggaraan program jaminan kesehatan. Selain aktif dalam organisasi jaminan sosial tingkat dunia, berbagai negara juga sering melakukan penelitian, kerjasama strategis, dan tujuan pembelajaran negara-negara seperti Bangladesh, Turki, Kamboja, India, dan Aljazair yang hendak menerapkan sistem jaminan sosial.

Ghufron menambahkan, BPJS Kesehatan juga menjadi tambang data jaminan kesehatan lewat ekosistem digital yang dibangun dan terus disempurnakan. Lebih jauh data yang dihasilkan dari ekosistem digital ini dimanfaatkan untuk kebutuhan studi maupun perumusan kebijakan hingga ke tingkat pemerintah daerah, dengan diluncurkan Data Sampel dan Dashboard JKN.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Update Covid-19: Tambah 5.767, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.373.836

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian kasus Covid-19 di Indonesia hari ini, Sabtu (6/3/2021) sebanyak 5.767. Total kasus di Indonesia jadi 1.373.836.

KESEHATAN | 6 Maret 2021

Kepala BNPB Tinjau Kesiapan KBM di Perguruan Tinggi Kemhub

Doni Monardo bersama Menhub Budi Karya Sumadi meninjau kesiapan KBM secara tatap muka di salah satu perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Perhubungan.

KESEHATAN | 6 Maret 2021

Penuhi Asupan Vitamin E untuk Rawat Kulit Sehat

Banyak manfaat vitamin E yang sudah terbukti, di antaranya menjaga kelembapan kulit dan berfungsi sebagai antioksidan dalam melawan radikal bebas.

KESEHATAN | 6 Maret 2021

Cegah Virus B117, Epidemiolog Minta Pemerintah Investigasi Kasus Covid-19

Pemerintah harus segera melakukan investigasi kasus walaupun pasien sudah sembuh.

KESEHATAN | 6 Maret 2021

Divaksinasi Covid-19, Emil Salim: Enggak Terasa Apa-apa

Menurut Emil, keseluruhan proses vaksinasi berlangsung dengan cepat sekali.

KESEHATAN | 6 Maret 2021

Halau Virus B117 dari Inggris, Pakar: Perketat Tracing bagi Pelaku Perjalanan Internasional

Semua pelaku perjalanan yang terinfeksi Covid-19 harus ditelusuri menggunakan metode whole genome sequencing untuk memastikan virus.

KESEHATAN | 6 Maret 2021

Berumur 99 Tahun, Siti Rumende Jadi Penerima Vaksin Covid-19 Tertua

Tahun ini, usianya akan genap menginjak 100 tahun atau satu abad.

KESEHATAN | 6 Maret 2021

Vaksinasi Covid-19 di Asia Pasifik, Indonesia Peringkat Kelima

Rasio vaksinasi Covid-19 penduduk Indonesia mencapai 1,24 per 100 penduduk.

KESEHATAN | 6 Maret 2021

Dengan Kecepatan Vaksinasi Covid-19 Sekarang, Indonesia Butuh 6 Tahun untuk Capai Herd Immunity

Berdasarkan perhitungan Beritasatu.com, dengan kecepatan sekarang, butuh waktu 2.238 hari atau sekitar 6 tahun untuk mencapai herd immunity.

KESEHATAN | 6 Maret 2021

Menkes Tinjau Vaksinasi 3.000 Lansia di Manado

Merujuk data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, jumlah sasaran yang mendaftar untuk mengikuti vaksinasi di Unsrat sebanyak 8.000 orang.

KESEHATAN | 6 Maret 2021


TAG POPULER

# Sepeda Motor Masuk Tol


# Pemerasan Wali Kota


# KRI Nanggala


# Universitas Nusa Mandiri


# Larangan Mudik



TERKINI

Satgas Tak Anjurkan WNI Pulang ke Indonesia pada Masa Pandemi

KESEHATAN | 33 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS