Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Insentif Nakes Belum Cair, IDI Minta Pemerintah Perbaiki Regulasi

Senin, 1 Maret 2021 | 21:38 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Menjelang satu tahun hidup bersama Covid-19, Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Adib Khumaidi mengatakan, insentif tenaga kesehatan (nakes) masih ada yang belum cair hingga saat ini karena terkendala regulasi. Pasalnya, IDI bersama organisasi profesi lain telah bertemu pihak Kementerian Kesehatan (Kemkes) untuk membahas insentif nakes yang belum cair.

“Kita sudah ketemu dengan Kementerian Kesehatan, ada problem-problem yang terjadi di lapangan. Saya kira perlu ada suatu perbaikan dalam hal regulasi,” kata Adib pada konferensi pers tentang Jelang 1 Tahun Pandemi Covid -19 di Indonesia secara virtual, Senin (1/3/2021).

Adib menyebutkan, insentif nakes saat ini ada yang diberikan melalui fasilitas kesehatan (faskes) dan ada melalui pemerintah daerah (Pemda). Selain itu, ada pula perbedaan insentif bagi nakes yang masih pendidikan spesialis dan bekerja di rumah sakit rujukan Covid-19. Sebab, insentif untuk nakes itu akan menggunakan skema by name dan by address.

“Ini saya kira perlu ada regulasi yang tegas yang menyatakan, jika itu melalui faskes atau melalui pemerintah daerah, maka harus ada ketegasan. Siapa yang berhak menerima,” ucapnya.

Selanjutnya, Adib menyebutkan, ada beberapa kasus terkait insentif yang perlu dikaji kembali karena ada beberapa persoalan di lapangan. Salah satunya, tidak tercantum insentif untuk unsur nonkesehatan yang membantu pelayanan kesehatan penanganan Covid-19. Pasalnya, dalam Permenkes Nomor 477 Tahun 2020 hanya mengatur tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan.

“Ini menjadi satu perhatian buat kita, supaya kalau kita bicarakan yang berhak mendapatkan insentif yang melakukan pelayanan, maka tentu juga melibatkan unsur nonkesehatan. Karena di situ ada peran sertanya. Apakah itu bicara bagian cleaning service atau berkaitan dengan laundry dan sebagainnya. Saya kira itu membantu dalam pelayanan Covid-19,” ucapnya.

Sementara terkait dengan santunan, Adib mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kemkes untuk meningkatkan upaya santunan. “Selama ini, IDI pro aktif untuk menghubungi keluarga, sehingga penghargaan dari negara bisa diterima oleh keluarga dari nakes,” ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pakar Farmasi UI Dorong Pemantauan Vaksin untuk Cegah Reaksi Alergi

Prof Retnosari Andradjati mendorong adanya pemantauan keselamatan vaksin (vaccine safety surveillance) selama masa pengenalan vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

IDI Sebut Prokes 5M Jadi Strategi Kalahkan Covid-19

Masyarakat juga harus menjaga lingkungan dengan fokus terhadap ventilasi, durasi, dan jarak.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

IDI: Masih Terlalu Dini Nyatakan Vaksin Mampu Turunkan Kasus Covid-19

Masih terlalu dini menyatakan vaksin mampu menurunkan kasus baru.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

Tips Kulit Tetap Sehat, Jangan Salah Pilih Sabun Mandi

Penggunaan sabun mandi yang tepat juga menjadi salah satu cara penting dalam perawatan kulit tubuh.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

Kasus Covid-19 Turun, IDI: Tetap Waspada karena Gelombang Pertama Belum Usai

Penurunan kasus ini tidak dapat disimpulkan dampak dari pelaksanaan vaksinasi.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

IDI: Perilaku Masyarakat Jadi Kunci Pengendalian Covid-19

Angka Covid-19 dunia sudah mulai turun, sementara Indonesia kalau pun turun, tidak terlalu drastis.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

Update Covid-19: Tambah 6.680, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.341.314

Kasus harian Covid-19 di Indonesia pada Senin (1/3/2021) berjumlah 6.680. Total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia menjadi 1.341.314.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

Wamenkes: Kehadiran Good Doctor Bantu Masyarakat

Good DOctor membantu masyarakat menjalani pengobatan secara digital.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo Donorkan Plasma Konvalesen

Ada 15 kriteria inkluasi donor plasma konvalesen, antara lain berusia antara 18 sampai 60 tahun dan berat badan minimal 55 kg.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

IDI Sambut Baik Kehadiran Aplikasi Good Doctor

Kehadiran aplikasi Good Doctor dinilai memperkuat pelayanan kesehatan di Indonesia.

KESEHATAN | 1 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS