Setelah 2 Bulan, 48% Penyintas Covid-19 Alami Masalah Jantung
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Setelah 2 Bulan, 48% Penyintas Covid-19 Alami Masalah Jantung

Senin, 22 Februari 2021 | 14:24 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Sekitar 48% para penyintas Covid-19 alami masalah jantung. Gangguan pada jantung itu terjadi rata-rata dua bulan setelah pasien meninggalkan rumah sakit. Selain serangan jantung, penyintas Covid-19 bisa mengalami radang otot jantung, atau aliran darah yang tidak memadai.

Seperti dilaporkan Reuters, Minggu (21/2), para peneliti menemukan tanda-tanda cedera jantung pada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dapat menjadi pendahulu dari masalah jantung yang bertahan lebih lama.

Peneliti mempelajari 148 orang yang selamat dari Covid-19 parah yang memiliki tingkat troponin tinggi. Troponin adalah protein yang dilepaskan saat jantung terluka. Kondisi ratusan penyintas itu dipelajari saat mereka dirawat di rumah sakit.

“Rata-rata dua bulan setelah penyintas meninggalkan rumah sakit, deteksi magnetic resonance imaging (MRI) masih menunjukkan beberapa jenis masalah jantung pada 48% pasien, termasuk serangan jantung, radang otot jantung, aliran darah yang tidak memadai, atau kombinasi dari masalah tersebut,” para peneliti melaporkan dalam European Heart Journal.

Di antara pasien dengan serangan jantung atau aliran darah jantung yang tidak memadai, dua pertiga tidak memiliki riwayat penyakit koroner.

“Pada akhirnya, kami tidak dapat secara pasti membangun hubungan antara kelainan yang terdeteksi pada pemindaian resonansi magnetik kardiovaskular dan infeksi Covid-19 akut,” kata para penulis.

Tetapi tingginya prevalensi kelainan menunjukkan kemungkinan adanya hubungan".

Dr. Matthew Toomey, direktur ICU jantung di Rumah Sakit Mount Sinai Morningside di New York City yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mencatat: "Kami tidak memiliki manfaat dari tindak lanjut jangka panjang untuk melihat apa yang akan berkembang,” ujarnya.

Meskipun demikian, Toomey menambahkan bahwa dia optimis bahwa sebagian besar pasien tidak akan berakhir dengan gagal jantung.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Obat Asma Inhaler Cegah Dampak Penyakit Covid-19

Hasil studi menemukan bahwa obat asma inhaler ternyata dapat mencegah dampak penyakit akibat infeksi Covid-19.

KESEHATAN | 22 Februari 2021

Komisi IX: Jangan Anggap Remeh Hasil Survei 41% Masyarakat Tolak Divaksin

Berdasarkan survei tersebut, Saleh menilai apa yang disosialisasikan pemerintah selama ini belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat.

KESEHATAN | 22 Februari 2021

50.000 Pekerja Jaringan Telekomunikasi Siap Terima Vaksin Covid-19

Petugas yang terlibat langsung dalam pelayanan internet kepada masyarakat hendaknya mendapat prioritas vaksinasi Covid-19.

KESEHATAN | 22 Februari 2021

Gunakan Tes Antigen, Pakar: Pemerintah Harus Siapkan Strategi Hadapi Lonjakan Kasus Positif Covid-19

Kalau antigen ini digunakan, temuan kasus bisa tiga kali lipat besarnya.

KESEHATAN | 22 Februari 2021

Pakar: Rapid Antigen Lebih Mungkin Berikan Hasil Tes yang Error

Penggunaan rapid antigen ini membutuhkan ketelatenan dari para petugas.

KESEHATAN | 22 Februari 2021

Herbalife Nutrition Kembali Dukung Kampanye Pekan Sarapan Nasional

Pesan 2021 hadir untuk kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga asupan nutrisi seimbang melalui sarapan sehat di pagi hari.

KESEHATAN | 22 Februari 2021

IAKMI: Vaksin Nusantara Berisiko untuk Vaksinasi Covid-19

Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra mengatakan, kehadiran vaksin Nusantara sangat berisiko

KESEHATAN | 21 Februari 2021

Kemkes Klaim Belum Ada Keluhan KIPI Gejala Berat Usai Divaksin Covid-19

Siti Nadia Tarmizi mengatakan, sejauh ini belum ditemukan KIPI gejala berat pada program vaksinasi Covid-19 tahap I dan tahap II.

KESEHATAN | 21 Februari 2021

Nucleus Farma Kembangkan Obat Kanker Berbahan Alami

Nucleus Farma bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kimia LIPI-Puspiptek, akademisi dan praktisi untuk menemukan senyawa aktif sebagai antikanker.

KESEHATAN | 21 Februari 2021

Kabar Baik, Vaksin Pfizer Bisa Disimpan di Suhu Lebih Tinggi

Saat ini vaksin Pfizer harus disimpan di suhu -80 sampai -60 derajat Celsius

KESEHATAN | 21 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS