Percepat Vaksinasi, Kemkes Tambah 80.000 Vaksinator
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

Percepat Vaksinasi, Kemkes Tambah 80.000 Vaksinator

Rabu, 27 Januari 2021 | 23:53 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Jokowi menyatakan pemerintah akan mengebut program vaksinasi Covid-19 untuk mengejar ketertinggalan akibat dihantam double disruption. Untuk itu, Jokowi meminta Menteri Kesehatan (Menkes) dan jajarannya untuk bisa melakukan vaksinasi terhadap 900.000 hingga 1 juta orang per hari. Untuk mempercepat capaian vaksinasi, Kementerian Kesehatan (Kemkes) membuat berbagai terobosan, di antaranya menambah vaksinator.

Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Kemkes, Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, untuk menjangkau lebih banyak sasaran, jumlah vaksinator memang harus ditambah. Saat ini, vaksinator di 34 provinsi berjumlah sebanyak 31.000. Kemkes akan menaikkan jumlah ini menjadi 80.000 hingga Maret 2021 mendatang. Satu vaksinator minimal memvaksinasi 20 orang sasaran per hari.

“Kita perlu orang yang bisa melaksanakan vaksinasi. Vaksinator ini adalah tenaga kesehatan, tetapi bukan orang baru. Artinya, mereka sudah pernah dilatih menjadi vaksinator,” kata Nadia kepada Suara Pembaruan, Rabu (27/1/2021).

Nadia mengatakan, dengan peningkatan sumber daya untuk vaksinasi maka pihaknya optimistis target 900.000 hingga 1 juta orang divaksinasi per hari sebagaimana permintaan Jokowi bisa direalisasikan.

Selain vaksinator, jumlah fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) yang melaksanakan vaksinasi juga akan ditingkatkan. Menurut Nadia, total fasyankes di Indonesia kurang lebih sebanyak 3.000, tetapi baru 2.800 yang baru terlibat atau ditunjuk untuk melaksanakan vaksinasi.

Tidak hanya jumlahnya yang ditingkatkan, tetapi waktu pelayanan dari fasyankes ini juga ditambah. Dengan waktu pelayanan yang ditambah, satu vaksinator bisa memvaksinasi 40 sasaran per hari.

“Sekarang ini satu vaksinator menyuntik 20 orang, belum sampai 40 orang. Bukan hanya soal vaksinatornya capek, tetapi yang juga kita jaga adalah penumpukan sasaran setelah mereka divaksinasi harus menunggu 30 menit,” kata Nadia.

Nadia juga mengatakan, target yang dimaksudkan tersebut sebetulnya adalah target untuk vaksinasi periode kedua yang waktu pelaksanaannya pada April 2021 hingga Maret 2022. Target tersebut tidak untuk pelaksanaan vaksinasi tahap pertama bagi tenaga kesehatan yang sedang berlangsung saat ini.

Diketahui, pemerintah menargetkan sebanyak 181,5 juta penduduk akan divaksinasi. Vaksinasi dilaksanakan dalam dua periode.

Periode pertama dengan waktu pelaksanaan Januari hingga April 2021 menyasar 40,3 juta orang yang terdiri dari tenaga kesehatan, petugas publik, dan lansia. Periode kedua dengan waktu pelaksanaan April 2021 sampai Maret 2022 menyasar 141 juta lebih orang.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bio Farma Distribusikan 1,8 Juta Dosis Vaksin Tahap Dua untuk 900.000 Nakes

Diestimasikan, vaksin tersebut akan tiba pada 28 Januari 2021.

KESEHATAN | 27 Januari 2021

Melebihi Rata-rata Nasional, Tingkat Keterisian RS di Jakarta dan Banten di Atas 80%

Keterpakaian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Indonesia per hari ini berada pada angka 63,66%.

KESEHATAN | 27 Januari 2021

RS di Zona Hijau Diminta Tambah Tempat Tidur Covid-19

Beberapa RSUD, BUMN maupun RS swasta telah menambah kapasitas seperti Siloam Hospitals Group.

KESEHATAN | 27 Januari 2021

Penerima Vaksinasi Covid-19 Sebut Tidak Ada Efek Samping Serius

Para penerima vaksin Covid-19 mengungkapkan tidak ada efek samping serius yang dirasakan usai divaksinasi, baik pada dosis pertama maupun kedua.

KESEHATAN | 27 Januari 2021

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah 11.948, Ini Sebarannya

Dari sebarannya, Jawa Barat menjadi provinsi penyumbang terbanyak yakni sebanyak 3.198 diikuti DKI Jakarta sebanyak 1.836

KESEHATAN | 27 Januari 2021

Kasus Sembuh dan Meninggal Covid-19 Catat Rekor Baru

Dengan penambahan ini maka total kasus sembuh Covid-19 di Indonesia mencapai 31.330.

KESEHATAN | 27 Januari 2021

Menkes Tegaskan Vaksin Covid-19 Telah Teruji dan Minim Efek Samping

Menkes Budi Gunadi Sadikin menerangkan pembentukan antibodi memerlukan waktu selepas pemberian dosis kedua vaksin

KESEHATAN | 27 Januari 2021

Dokter Abdul Sudah Tidak Gemetaran Saat Suntikkan Vaksin Covid-19 ke Jokowi

Menurut Abdul Muthalib, ia sudah merasa lebih tenang melakukan penyuntikan dosis kedua kepada Jokowi karena ia sudah terbiasa melakukan penyuntikan vaksin.

KESEHATAN | 27 Januari 2021

Ini Alasan Jokowi Pakai Jaket dan Singlet Saat Vaksinasi Dosis Kedua

Presiden mengenakan kaus singlet untuk memudahkan penyuntikan saja.

KESEHATAN | 27 Januari 2021

Ketua IDI Ajak Tenaga Kesehatan Tidak Khawatir Divaksin

Efek samping dari vaksin sangat minimal. Hanya terasa pegal-pegal di area suntikan dan akan hilang selama 5 jam.

KESEHATAN | 27 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS