Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menkes Mengkritisi Testing Covid-19 di Indonesia

Sabtu, 23 Januari 2021 | 00:00 WIB
Oleh : Dina Manafe / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengkritisi sistem pemeriksaan (testing) Covid-19 di Indonesia. Sistem pemeriksaan selama ini tidak tepat sasaran dan salah secara epidemiologi.

Menkes mengatakan, 3T atau testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan) dan treatmen (perawatan atau isolasi) tidak diterapkan secara disiplin. Ia ibaratkan 3T ini seperti menambal ban yang bocor. Jumlah orang yang dites PCR semakin banyak, tetapi kasus konfirmasi positif masih terus meningkat.

“Cara testingnya salah. Tesnya banyak, tapi kok (kasus) naik terus. Habis yang dites orang kaya saya. Setiap kali ke Presiden dites, barusan saya di-swab. Seminggu bisa lima kali di-swab kalau masuk istana. Emang benar begitu,” kata Menkes dikutip dari acara “Vaksin dan Kita” yang diselenggarakan Komite Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Jawa Barat yang ditayangkan kanal YouTube PRMN SuCi, Jumat (22/1/2021).

Menurut Menkes, pemeriksaan yang benar adalah testing secara epidemiologi, artinya untuk kepentingan tracing atau penemuan kontak erat. Bukan testing yang dilakukan mandiri. Jadi yang dilakukan pemeriksaan adalah mereka yang suspect atau dicurigai memiliki kontak erat dengan kasus positif, bukan orang yang akan bepergian, menghadiri acara tertentu atau akan bertemu Presiden.

Menurutnya, dengan model testing seperti ini bisa saja cepat memenuhi standar testing yang disarankan WHO di sebuah negara, yaitu 1 per 1000 penduduk per minggu. Tetapi masalahnya, testing seperti ini tidak ada gunanya. Jumlah kasus terus bertambah meski jumlah testing memenuhi standar WHO.

“Tidak ada gunanya secara epidemiologi. Hal-hal seperti ini yang perlu diberesin. Sebagian ada di tempat saya,” kata Menkes.

Selain testing, menurut Menkes, tracing atau pelacakan kasus juga harus diperbaiki. Di luar negeri, dari satu kasus positif akan dilacak 30 orang yang kontak erat dengannya. Di Indonesia jauh di bawah itu, rata-rata 2, dan beberapa provinsi baru 4 orang yang dilacak dari satu kasus positif.

“Yang 4 itu sudah termasuk yang bagus. Yang lainnya biasanya cuma 2. Jadi kita memang membuat strategi tracing yang harus diperbaiki,” kata Menkes.

Menkes mengatakan, persoalan testing dan tracing ini sudah berlangsung lama, namun belum sempat diatasi karena saat ini pihaknya fokus pada pelaksanaan vaksinasi dan mengatasi kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 yang penuh di sejumlah rumah sakit.

Untuk memperbaiki proses dan cakupan tracing, ada beberapa opsi yang akan diambil Kemkes. Salah satunya memanfaatkan sekitar 16.000 Babinsa di bawah TNI dan 36.000 Bhabinkamtibmas di seluruh Indonesia. Totalnya ada 52.000 yang sudah dibayar pemerintah untuk dimanfaatkan tenaganya. Menkes telah berkoordinasi dengan Kapolri dan Kepala Staf Angkatan Darat.

Kemudian merekrut lagi tenaga baru sejumlah orang di 10.000 lebih puskesmas sampai ke desa-desa. Petugas ini akan dilatih untuk bisa melakukan tracing. Opsi lainnya, Menkes berkoordinasi dengan Mendagri untuk mengerahkan aparat Linmas dan Satpol PP.

“Kita punya beberapa opsi, tetapi finalisasinya akan kita diskusikan dengan teman teman,” kata Menkes.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Apresiasi Prestasi, LG Beri LG PuriCare Wearable Air Purifier Pada Atlet Indonesia Kelas Dunia

Sama seperti generasi pendahulunya, “masker canggih” ini tetap mempertahankan HEPA filter seperti generasi pendahulunya.

KESEHATAN | 28 September 2021

PPKM Boleh Diperlonggar, Tetapi yang Ini Jangan Kendur Ya!

Pemerintah telah memperlonggar PPKM, namun untuk hal-hal tertentu mematuhi protokol kesehatan jangan sampai kendur.

KESEHATAN | 28 September 2021

Menkes: Presiden Minta Implementasi PTM Terbatas Dikaji Kembali

Menkes pun membantah kabar terkait banyaknya klaster sekolah yang muncul saat dilaksanakan kembali PTM terbatas.

KESEHATAN | 27 September 2021

Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemerintah Percepat Vaksinasi Lansia

Pemerintah memercepat vaksinasi Covid-19 terutama pada kelompok lansia yang memiliki risiko mortalitas lebih tinggi.

KESEHATAN | 27 September 2021

Biskuat Ajak Orang Tua Dukung Pengembangan Kekuatan Anak

Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan setiap anak.

KESEHATAN | 27 September 2021

Wiku: Hidup Bersama Covid-19 Telah Diatur dalam Inmendagri

Wiku Adisasmito mengatakan, hidup bersama dengan Covid-19 telah diatur dalam pedomanan operasional tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri)

KESEHATAN | 27 September 2021

Tindakan Penyelamatan Pertama Gawat Darurat Atasi Resiko Kematian

Serangan jantung butuh penanganan cepat, tidak boleh ada delay waktu dalam memberi tindakan karena dapat membahayakan pasien atau korban.

KESEHATAN | 27 September 2021

Angka Reproduksi Efektif Covid-19 Bali Masih di Atas 1

Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan angka reproduktif efektif Covid-19 mengalami penurunan. Namun, hanya Bali di atas 1,01.

KESEHATAN | 27 September 2021

Pemerintah Perketat Kedatangan WNA dari Negara Potensi Penularan Tinggi

Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah tetap melakukan pengetatan kedatangan bagi WNA yang datang dari negara yang memiliki potensi penularan tinggi

KESEHATAN | 27 September 2021

Luhut Sebut Rata-rata Testing Covid-19 Sudah 170.000 Orang

Rata-rata testing Covid-19 di Tanah Air sudah mencapai 170.000 orang per hari.

KESEHATAN | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# SBY


# PKI



TERKINI
Kerja Sama Migo-StarVision Dilanjutkan untuk Film Indonesia

Kerja Sama Migo-StarVision Dilanjutkan untuk Film Indonesia

HIBURAN | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings