Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Covid-19 Melonjak, Ketersediaan Tempat Tidur RS Makin Menipis

Jumat, 22 Januari 2021 | 20:47 WIB
Oleh : Dina Manafe / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Jumlah kasus positif Covid-19 kembali meningkat pada Jumat (22/1) sebanyak 13.632 dari sehari sebelumnya 11.703. Penambahan ini menyebabkan total kasus di Indonesia mencapai 965.283. Lonjakan ini berdampak pada menipisnya ketersediaan tempat tidur di rumah sakit (RS).

Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemkes, Abdul Kadir, mengatakan, RS yang melayani pasien Covid-19 sebanyak 2.979 RS per 21 Januari 2021. Dari RS itu, sebanyak 81.032 tempat tidur dialokasikan untuk perawatan pasien Covid-19 baik itu tempat tidur intensive care unit (ICU) maupun isolasi.

Jika dibandingkan jumlah pasien Covid-19 yang saat ini dirawat di RS sebanyak 52.719, maka secara nasional keterpakaian tempat tidur di RS atau bed occupancy rate (BOR) untuk pasien Covid-19 rata-rata 64,83% per 21 Januari 2021. Namun, bila dilihat per provinsi, kabupaten dan kota, maka beberapa daerah BOR-nya bahkan sudah mencapai 80% hingga 90%.

“Sebagai contoh rumah sakit di DKI Jakarta tersisa 63 tempat tidur. Artinya secara umum ini sudah mengkhawatirkan karena perkembangan pasiennya begitu banyak setiap hari, sehingga ada kemungkinan tidak akan tertampung,” kata Kadir pada dialog produktif yang diselenggarakan oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Jumat (22/1/2021).

Kadir mengatakan, dengan penambahan kasus aktif, maka ketersediaan tempat tidur saat ini mengkhawatirkan. Begitu ada lonjakan kasus, kemungkinan pasien tidak tertampung. Hal ini berdampak pada tingginya angka kematian dan penularan termasuk pada tenaga kesehatan.

Kadir kembali mengingatkan bahwa Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melalui Surat Edaran Nomor 11 tahun 2021 telah meminta seluruh RS baik itu milik pemerintah, pemerintah daerah atau RSUD, RS BUMN, TNI/Polri dan RS swasta untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur isolasi 30% hingga 40%, dan ICU 25%. Hal ini terutama untuk daerah yang memasuki zona merah penyebaran Covid-19.

Menurut Kadir, RS tidak diminta untuk membangun gedung atau sarana baru, tetapi hanya mengonversi tempat tidur yang sudah ada. Tempat tidur yang selama ini lebih banyak untuk pasien umum atau non Covid-19 dikonversi untuk pasien Covid-19.

Mengonversi tempat tidur ini menurut Kadir bukan berarti mengesampingkan layanan pasien non-Covid-19. Terutama untuk pasien yang memiliki komorbid, seperti penyakit jantung, diabetes melitus, dan penyakti katastropik lainnya tetap diberikan pelayanan oleh RS. “Tetapi kalau misalnya ada operasi atau tindakan yang tidak urgen atau bisa ditunda, maka kita minta RS untuk tunda terlebih dahulu selama itu tidak membahayakan keselamatan jiwa atau kecacatan pada pasien,” kata Kadir.

Kadir mengatakan, penambahan atau konversi tempat tidur itu akan berimplikasi terhadap keberadaan atau kecukupan SDM kesehatan. Hal ini juga membuat komposisi tenaga kesehatan di RS berubah. SDM kesehatan yang tadinya bekerja di ruang rawat biasa berubah tugas menjadi di ICU untuk pasien Covid-19.

Karena itu, Menkes juga mengeluarkan SE untuk memberikan relaksasi kepada semua tenaga kesehatan yang baru tamat pendidikan, tapi belum bisa melakukan pekerjaan sebagai seorang perawat karena tidak mempunyai surat tanda registrasi (STR) atau surat izin praktik. Mereka bisa diberdayakan tanpa mempunyai STR.

Tenaga yang langsung direkrut ini dipastikan memiliki kompetensi merawat pasien Covid-19. Karena menurut Kadir, sebelum terjun ke lapangan, mereka dilatih menangani penyakit Covid-19. Mereka juga diberikan pengetahuan bagaimana pencegahan dan pengendalian Covid-19, menggunakan alat pelindung diri (APD), dan lainnya. Saat di lapangan, mereka tidak bekerja sendiri melainkan pendampingan dari perawat senior maupun dokter.

Selain peningkatan tempat tidur dan SDM kesehatan, Kemkes juga meminta RS untuk memastikan persediaan logistik seperti obat-obatan, APD, reagen minimal untuk tiga bulan ke depan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menkes: Presiden Minta Implementasi PTM Terbatas Dikaji Kembali

Menkes pun membantah kabar terkait banyaknya klaster sekolah yang muncul saat dilaksanakan kembali PTM terbatas.

KESEHATAN | 27 September 2021

Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemerintah Percepat Vaksinasi Lansia

Pemerintah memercepat vaksinasi Covid-19 terutama pada kelompok lansia yang memiliki risiko mortalitas lebih tinggi.

KESEHATAN | 27 September 2021

Biskuat Ajak Orang Tua Dukung Pengembangan Kekuatan Anak

Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan setiap anak.

KESEHATAN | 27 September 2021

Wiku: Hidup Bersama Covid-19 Telah Diatur dalam Inmendagri

Wiku Adisasmito mengatakan, hidup bersama dengan Covid-19 telah diatur dalam pedomanan operasional tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri)

KESEHATAN | 27 September 2021

Penyelamatan Pertama Gawat Darurat Atasi Resiko Tinggi Kematian

Serangan jantung butuh penanganan cepat, tidak boleh ada delay waktu dalam memberi tindakan karena dapat membahayakan pasien atau korban.

KESEHATAN | 27 September 2021

Angka Reproduksi Efektif Covid-19 Bali Masih di Atas 1

Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan angka reproduktif efektif Covid-19 mengalami penurunan. Namun, hanya Bali di atas 1,01.

KESEHATAN | 27 September 2021

Pemerintah Perketat Kedatangan WNA dari Negara Potensi Penularan Tinggi

Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah tetap melakukan pengetatan kedatangan bagi WNA yang datang dari negara yang memiliki potensi penularan tinggi

KESEHATAN | 27 September 2021

Luhut Sebut Rata-rata Testing Covid-19 Sudah 170.000 Orang

Rata-rata testing Covid-19 di Tanah Air sudah mencapai 170.000 orang per hari.

KESEHATAN | 27 September 2021

Wilayah Luar Jawa-Bali Sumbang 62,84% Kasus Aktif Covid-19

PPKM level empat di luar Jawa-Bali masih akan berlaku sampai dengan minggu depan.

KESEHATAN | 27 September 2021

Menkes Akui Banyak Hoax Terkait Klaster Covid di Sekolah

Budi Gunadi Sadikin mengakui, akhir-akhir ini banyak beredar hoax atau berita bohong terkait klaster Covid-19 di sekola

KESEHATAN | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# SBY


# PKI



TERKINI
Siang Ini Rupiah Turun di Tengah Bervariasinya Mata Uang Asia

Siang Ini Rupiah Turun di Tengah Bervariasinya Mata Uang Asia

EKONOMI | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings